728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 24 Agustus 2017

    #Warta : Yess! Polisi Ciduk SARACEN, Penyebar Konten SARA Berdasarkan Pesanan Bernilai Jutaan Rupiah!

    Ini benar-benar angin segar bagi saya dan kawan-kawan! Setiap ada berita penangkapan RAKYAT BIASA yang memiliki hobi dan profesi menyebarkan berita, poster, meme, dan lain-lain yang menyerang Presiden Jokowi dan pemerintahan, adalah seperti tarikan napas lega.

    Saya tahu, ada begitu banyak rakyat pendukung Jokowi, seperti saya dan kawan-kawan, yang merasa terpanggil untuk ikut membantu negara dan bangsa ini dari pembodohan masal oleh sekelompok orang yang menjadikan kebohongan sebagai komoditi yang bisa diperjual belikan. Dengan cara mengklarifikasikan setiap berita kebohongan yang kami temukan tentang apa saja yang berhubungan dengan tokoh-tokoh baik seperti para ulama, pejabat, dan juga kinerja pemerintahan.

    Dan Saracen adalah kelompok yang cukup kami kenal sebagai penggerak semua kekejaman di dunia maya. Buat saya sendiri, Saracan seperti momok yang menakutkan karena kelompok ini disinyalir adalah kelompok yang mendukung kubu sebelah. Jujur saja, saya baru mengetahui sekarang, setelah membaca berita ini,, bahwa Saracen adalah sekelompok orang yang memperjual belikan ujaran kebencian berkonten SARA dengan nilai jutaan rupiah.

    Sekali saya mengunjungi website mereka. Tapi tidak berani membuka-buka karena yang terbayang dalam kepala saya adalah sekelompok pintar yang jahat yang mungkin saja bisa melihat siapa-siapa yang sudah mengunjungi website mereka. Di sebsitenya memang terlihat banyak postingan-postingannya yang berkonten SARA dan berita-berita yang tidak sesuai dengan kebenarannya, Sekarang saya paham, rupanya postingan-postingan itu adalah contoh berita yang bisa dilihat oleh para calon pelanggannya, dengan tema dan isu yang berda-beda. “Untuk itu banyak sekali pencemaran nama baik, yaitu kepada pejabat publik, tokoh masyarakat, dan sebagainya,” kata Susatyo. Hingga kini, masih didalami siapa saja yang memesan konten atau berita untuk diunggah di grup maupun situs Saracen.

    Sementara itu, Kepala Subdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, para pelaku menyiapkan proposal untuk disebar kepada pihak pemesan.”Dalam satu proposal yang kami temukan, itu kurang lebih setiap proposal nilainya puluhan juta (rupiah),” kata Irwan. Bahkan, anggota grup tersebut sudah menyiapkan konten yang akan mereka publikasikan. Konten tersebut baru akan diunggah jika ada pemesan yang membayar.

    Mereka memilki ribuan akun untuk memposting meme atau tulisan berbau ujaran kebencian dan SARA. “Dalam kesehariannya mereka memproduksi yang akan mereka tawarkan,” kata Irwan. Dalam kasus ini, polisi telah menangkap tersangka berinisial JAS (32), MFT (43), dan SRN (32).



    Penyebaran informasi bohong atau hoax provokatif terus menggempur eksistensi keberagaman SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), bahkan sudah mengarah pada upaya merusak sendi-sendi harmoni bangsa. Adapun barang bukti yang telah diamankan oleh kepolisian, adalah 50 simcard berbagai operator, 5 Hardisk CPU dan 1 HD Laptop, 4 Handphone, 5 Flashdisk, dan 2 memory card. Barang bukti yang disita dari SRN meliputi 1 HP Lenovo, 1 Memory Card, 5 Simcard, dan 1 flash disk.Barang bukti yang disita dari SRN meliputi, 1 Laptop + Hardisk, 1 HP Asus ZR3, 1 HP Nokia, 3 Simcard, dan 1 Memory Card.

    Dikarenakan tindakan kejahatan yang dilakukannya, MFT dipersangkakan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau hatespeech dengan konten SARA sebagaimana dimaksud dalam pasal 45A ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan atau pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.

    SRN dipersangkakan melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau hatespeech dengan konten SARA sebagaimana dimaksud dalam pasal 45A ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan atau pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara;

    JAS dipersangkakan melakukan tindak pidana illegal akses sebagaimana dimaksud dalam pasal 46 ayat 2 jo pasal 30 ayat 2 dan atau pasal 46 ayat 1 jo pasal 30 ayat 1 UU ITE nomor 11 tahun 2008 dengan ancaman 7 tahun penjara.Saat ini penyidik masih terus mendalami berbagai akun email, akun facebook, para admin dalam jaringan group SARACEN yang masih aktif melakukan ujaran kebencian. Dengan adanya pengungkapan kasus ini menunjukkan bahwa terdapat kelompok-kelompok yang provokatif dan intoleran sehingga masyarakat perlu waspada dan berinternet secara merdeka dan bermartabat untuk mencegah disintegrasi bangsa. Kebijakan dalam bermedia sosial baik mengakses maupun mengunggah harus diperhatikan secara cermat, kebebasan yang dimiliki haruslah bertanggung jawab dan dapat dipertanggung jawabkan.

    Saya berharap, dengan ditangkapnya kelompok ini, maka mati pula group-group anti pemerintahan, anti Jokowi dan anti Pancasila dan NKRI di jagat maya. Seperti group facebook Prabowo for NKRI yang isinya mengagungkan Prabowo dan menfitnah, menghujat, dan melecehkan simbol negara. Juga akun facebook dan fanpage dari Annisa Madaniyah yang sebegitu kencangnya menyerang Jokowi.

    Saya sama sekali tidak melihat adanya masalah kalau orang mau mendukung bahkan mengagungkan Prabowo atau Rizieq Shihab misalnya. Silahkan saja, itu sah kok. Tapi jangan disertai dengan cara membuat fitnah-fitnah terhadap lawan politik yang mereka dukung, yang bisa memperbodoh rakyat yang tidak tahu apa-apa. Jangan membuat anak-anak muda menjadi depresi seperti si Ringgo Abdillah karena terlalu sering dijejali oleh berita-beruta bohong.

    Dan diatas itu semua, saya sama sekali tidak bisa memahami jika ada seorang Warga Negara Indonesia dengan tega tidak peduli akan nasib bangsa. Kalau mereka benci dengan Indonesia, kan bisa mudah saja pindah ke negara tetangga atau ke Suriah sekalian. Jangan jadi orang munafik, berkoar benci pada Jokowi, pada Indonesia tapi kaki masih berdiri di tanah Ibu Pertiwi. Itu namanya orang tidak tahu diri!

    Bravo Pak Polisi semua. Terima kasih untuk kerja keras bapak-bapak semua.


    Penulis : Erika Ebener   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Yess! Polisi Ciduk SARACEN, Penyebar Konten SARA Berdasarkan Pesanan Bernilai Jutaan Rupiah! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top