728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 30 Agustus 2017

    #Warta : Saracen Diduga Kubu Gerindra Tercyduk, Saracen Kubu PKS dan Demokrat Kapan??

    Tercyduknya kelompok Saracen memang membuat dunia media sosial menjadi semakin membara menjelang Pilpres 2019. Saling serang dan saling tuduh serta saling klaim terjadi. Dalam dunia media sosial, khususnya twitter, pengelompokan cyber army atau pasukan siber terbagi menurut kubu yang mereka bela.

    Sebenarnya, dari pihak kepolisian belum ada satu pun yang menyebutkan bahwa Saracen terkait dengan Gerindra, tetapi karena media sosial sudah panas duluan sebelum pernyataan polisi nama Gerindra pun dikait-kaitkan. Parahnya, pernyataan Saracen adalah kubu Gerindra malah berasal dari PKS yang adalah teman paling setia Gerindra.
    Fitnah keji kalau Saracen dihubungkan dengan pasukan Cyber PKS. Orang di Saracen memang kami kenal tapi beda partai. Mereka
    Pernyataan Febri kader PKS ini memang menjadi viral karena tanpa sengaja dia malah mengungkapkan orang-orang Gerindra dalam kubu Saracen.Entah benar atau tidak, tetapi pernyataan Febri ini kita pakai saja sebagai sebuah framing kalau Saracen diduga adalah kubu Gerindra.

    Nah, selain Saracen yang diduga adalah cyber armynya Gerindra ada juga cyber army lain. Yang terkenal tentu saja seperti yang disampaikan oleh Febri, cyber army PKS. Cyber army PKS in dibekali stempel halal buatan sendiri. Fungsinya adalah menghalalkan segala sesuatu meski itu fitnah keji. Dan itu sudah terbukti sejak lama.

    Karena itulah, makanya sangat wajar kalau Febri merasa tersindir saat akun menyebut istilah “grup sebelah”. Febri sadar betul bahwa publik sudah tahu bagaimana cara kerjanya cyber army PKS. Itulah mengapa dia begitu sewot saat ada istilah “grup sebelah” disebut penebar hoax. Berikut cuitannya..
    Setelah ‘Saracen’, penebar hoax lain yang harus ditangkap itu geng ‘Grup Sebelah’. Hampir semua hoax di grup WA sumbernya dari kelompok ini.
    Nah, setelah kita tahu ada grup Saracen yang diduga adalah kubu Gerindra dan kita juga diingatkan oleh Febri tentang cyber army PKS yang melegenda, maka kita jangan lupakan yang paling parah dan gencar saat ini melakukan serangan di media sosial, yaitu cyber armynya Demokrat.

    Kalau berbicara cyber armynya Partai Demokrat, mereka-mereka ini sudah ada yang pernah kena cyduk. Tetapi karena hitungannya cuman bulanan, maka mereka direkrut kembali oleh komandan cyber Demokrat, Andi Arief dan Rachland Nashidik. Kenapa saya sebut nama dua orang ini?? Karena dua orang inilah yang sering disebut sebagai pimpinannya cyber army Demokrat.

    Silahkan cek akun twitter El Diablo dan Partai Socmed, maka dua orang ini akan habis diserang oleh mereka. Bukan apa-apa, kedua orang ini memang paling sering melakukan serangan kepada Presiden Jokowi. Yang paling parah menurut saya adalah yang dilakukan Rachland berikut ini…
    Coba bayangkan darimana dasarnya Rachland menyebut Presiden Jokowi adalah produsen tulisan hoax?? Kalau tulisan seorang penulis seword diragukan opininya sangatlah wajar, tetapi kalau lomba pencapaian Jokowi dibuat sebagai penegasan Presiden produsen berita hoax, maka ada yang salah dengan nalar Rachland.

    Rachland harusnya cek dulu apakah tulisan-tulisan di lomba tersebut hoax atau tidak. Jangan buat framing dan penggiringan opini juga bahwa Seword adalah produsen tulisan hoax. Sangat berdasar dan merupakan fitnah keji. Menyebarkan hoax seperti ini apakah memang sudah jadi kerjaan Rachland??

    “Saracen” Partai Demokrat ini memang serba aneh. Seperti terus kebakaran jenggot karena mata dan nalarnya tidak sanggup melihat kesilauan pencapaian Presiden Jokowi yang melampaui ‘presiden’ mereka yang 10 tahun memimpin. Karena itulah mereka saat ini lakukan serangan hoax dan fitnah.
    Tetapi entah kenapa sampai saat ini mereka tidak juga kena cyduk. Apakah karena Presiden Jokowi sedang memainkan strategi politiknya?? Menangkap yang memang terorganisir seperti Saracen, tetapi yang kerja perorangan kalau belum berbahaya tidak dicyduk. Mungkinkah itu juga sebabnya Jonru belum ditangkap hingga sekarang??

    Entahlah strategi apa yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi, tetapi satu hal saya sangat berharap supaya para penyebar fitnah dan hoax yang sudah sangat massif seperti saracen yang diduga kubu Gerindra dan juga cyber army PKS dan Demokrat segera diberantas. Jangan sampai mereka terus bergerilya dan membuat NKRI penuh kebencian dan terpecah belah.

    Semoga setelah Saracen, akan ada “saracen-saracen” lain yang tercyduk.
    Salam Cyduk.





    Penulis : Palti Hutabarat    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Saracen Diduga Kubu Gerindra Tercyduk, Saracen Kubu PKS dan Demokrat Kapan?? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top