728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 19 Agustus 2017

    #Warta : Prabowo Batal Atau Ditolak Jadi Inspektur Upacara?

    Ketua Umum Partai Gerindra,  Subianto batal menjadi inspektur upacara peringatan kemerdekaan Indonesia di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Agustus 2017. Prabowo hanya datang sebagai tamu undangan bersama sejumlah tokoh lain.

    Prabowo seharusnya dijadwalkan menjadi inspektur upacara di Universitas Bung Karno (UBK). Pihak Partai Gerindra juga sebelumnya telah memastikan Prabowo akan memimpin upacara. Namun mendadak jadwal berubah.

    Prabowo datang mengenakan batik warna merah dan celana hitam. Ia mengenakan peci hitam dengan kacamata. Purnawirawan Letnan Jenderal TNI Angkatan Darat itu menyalami para hadirin, termasuk Permadi, dan sejumlah tokoh veteran.

    Sebagai penggantinya, Rektor Universitas Bung Karno, Soenarto Sardiatmadja, yang menjadi inspektur upacara. Upacara dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Detik-detik proklamasi diikuti para mahasiswa dengan khidmat, tepat di depan patung Bung Karno.

    Kehadiran Prabowo di UBK memastikan ia tidak menghadiri upacara kemerdekaan di Istana Negara. Ia diminta oleh putri Sukarno, Rachmawati Sukarnoputri, memimpin upacara kemerdekaan. Namun belum diketahui pasti kenapa Prabowo urung menjadi inspektur upacara.

    Sejumlah tokoh lain yang hadir dalam upacara itu adalah Rachmawati Sukarnoputri, Amien Rais, Permadi, Rizal Ramli, dan sejumlah tokoh veteran. Sampai berita ini ditulis, upacara masih berlangsung.
    Sebelumnya, Prabowo dijadwalkan hadir menjadi inspektur upacara di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat. “Bukan karena tidak diundang Istana, tapi karena memang tidak ada aturannya dalam protokoler Istana untuk mengundang ketua-ketua partai dalam upacara 17 Agustus,” kata anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Muhammad Syafi’i, saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2017.https:// nasional .tempo .co/read/news/2017/08/17/078900699/prabowo-batal-pimpin-upacara-di-universitas-bung-karno

    Gerindra Yakin Tanpa Koalisi Akan Usung Capres

    “Gerindra tidak akan terpengaruh serta akan terus bergerak untuk merebut kemenangan, bergerak merebut hati rakyat juga dengan strategi sendiri yang kami punya,” ungkap Dasco saat.

    Dasco menjelaskan, partai besutan Prabowo Subianto itu telah menyiapkan calon presiden yang tidak kalah memiliki elektabilitas tinggi dibandingkan Jokowi. Oleh karena itu, anggota komisi III DPR RI yakin calon dari Gerindra akan keluar sebagai pemenangnya di Pilpres mendatang.

    “Dengan calon presiden yang elektabilitas terus naik, maka Gerindra pun yakin calon presidennya akan menang,” terangnya.

    Sementara itu, kolega Dasco yakni Desmond J Mahesa menilai, pernyataan Idrus itu tidak tepat dan tidak patut dilontarkan oleh politisi Golkar. Menurutnya, jika mengacu pada presidential threshold tidak ada satu partai yang bisa mengusung calon presiden sehingga bisa dipastikan Jokowi calon tunggal.

    “Jadi kalo bilang 65 persen, Golkar mencarikan lawan Jokowi, salah Golkar itu. Kalau kami yakin (menang) 100 persen, karena enggak ada lawan, calon tunggal. Semua orang sudah dukung Jokowi cuma tinggal Gerindra, mana mungkin Gerindra cukup dengan presidential threshold itu,” katanya.http://www .nkribersatu .com/2017/08/gerindra-optimis-bisa-kalahkan-jokowi.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

    PKS tidak Terlihat Bersama Prabowo di UBK, Apakah?

    “Saudara-saudara, siang hari ini kita juga dihormati oleh kehadiran sahabat baik, kawan-kawan PKS. PKS agaknya lebih dari sahabat, sudah menjadi sekutu,” kata Prabowo yang kemudian disambut tepuk tangan ribuan kader Gerindra.

    Prabowo menjelaskan bedanya sahabat dengan sekutu. Jika sekedar sahabat, masih memungkinkan meninggalkan sahabat.

    “Kalau sekutu rasanya berat ninggalin,” ujar Prabowo.

    Acara tersebut dihadiri petinggi PKS, antara lain Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Sejumlah petinggi Gerindra juga hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum Fadli Zon dan Rachmawati Soekarnoputri.

    “Saudara sekalian, hari ini saya dapat kehormatan diundang di tengah kader Gerindra DKI, khususnya dalam rangka menyongsong mendukung saudara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai cagub dan cawagub kita,” kata Prabowo.

    Hal unik terlihat saat perayaan HUT RI ke-72 yang dihadiri Prabowo dan rekan-rekannya, karena barisan tamu yang menghadiri perayaan itu tidak terlihat seorang pun petinggi atau kader DPP PKS menghadiri acara itu.http://www.suara .com/news/2017/01/08/171752/prabowo-anggap-pks-sekutu-gerindra

    Mungkinkah ketidakhadiran DPP PKS di acara Perayaan HUT RI ke-72 bersama Gerindra pertanda mulainya terjadinya ketidaksinkronan antara Gerindra dan PKS.

    Jawaban selaku makhluk awam yang buta politik seperti kita-kita ini cukup disimpan dalam hati saja ya. Bisa ya dan bisa juga karena PKS hadiri perayaan HUT RI ke-72 di Istana Merdeka bersama Presiden Jokowi. hahaha.


    Penulis  :  Ewin Purba    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Prabowo Batal Atau Ditolak Jadi Inspektur Upacara? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top