728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 20 Agustus 2017

    #Warta : Menggelikan, Gerindra Mewek Bandingkan Countdown Asian Games Dengan Pembangunan Gedung DPR

    Count Down Asian Games yang diselenggarakan kemarin lusa sukses dan terlihat mewah. Berbagai artis dalam dan luar negeri, atraksi 300 drone serta aksi Jokowi memanah turut memeriahkan acara tersebut. Tinggal menunggu setahun lagi sebelum grand opening Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

    Nah, sebenarnya ada beberapa pihak yang nyinyir dengan penyelenggaraan ini. Jujur saya katakan, banyak negara all out dalam melakukan bid, untuk menjadi tuan rumah dalam event besar seperti Piala Dunia, Olimpiade, Formula 1, MotoGP, World Expo, Asian Games dan lain sebagainya. Untuk apa? Tak perlu katakan gengsi atau martabat bangsa yang terangkat bila sukses. Salah satunya adalah exposure negara berskala besar. Nama negara lebih dikenal, dalam jangka panjang efek ini akan terasa.

    Tapi partai Gerindra nyinyir dan menilai acara countdown adalah berlebihan. Di akun twitter resminya Gerindra berkicau, “Bagaimana menurut sahabat acara Countdown 365 hari menjelang Asian Games 2018 yg berlangsung di Monas malam ini? Terlihat sangat mewah.” Dan dilanjutkan dengan kicauan yang lain, “Apakah tidak terlalu berlebihan ditengah kondisi perekonomian yang seperti sekarang ini?”

    Gerindra ini seperti sedang mencari simpati dengan cara yang menurut saya konyol. Mirip seperti Fadli Zon yang mengatakan pembangunan jalan dan tol tidak membawa dampak bagi masyarakat. Memangnya kenapa kalau mewah? Kalau dibuat asal-asalan dan murahan, nama Indonesia juga yang jadi jelek. Masa tuan rumah Asian Games seperti itu kelasnya? Saya yakin Gerindra juga bakal nyinyir bilang pemerintah bikin nama Indonesia jelek.

    Begitukah? Benar-benar kritikan yang tidak pada tempatnya alias terlalu dipaksakan. Bukan hanya itu, kicauan lain dari Gerindra ini yang bikin geleng kepala. “Berteriak ketika DPR mewacanakan pembangunan apartemen baru, dgn alasan kondisi perekonomian. Tetapi banyak yg diam tentang acara malam ini?” Begitulah cuitannya. Ternyata Gerindra ngebet banget dengan pembangunan gedung atau apartemen DPR.

    Saking putus asanya, hingga menyamakan ini dengan acara hitung mundur Asian Games 2018. Jadi menurut Gerindra, pembangunan gedung DPR jauh lebih penting dari Asian Games? Ini lucu sekali. Perhelatan Asian Games akan diliput dunia. Benua Asia adalah benua terluas di dunia. Diliput negara-negara Asia saja akan memberikan exposure yang besar buat Indonesia.

    Jika berhasil menyukseskan Asian Games, nama Indonesia akan terangkat. Ini menyangkut martabat negara. Makanya banyak negara berlomba-lomba ingin jadi tuan rumah event skala besar. Tapi Gerindra malah mewek. Gerindra juga mengatakan untuk sekelas H-365 (acara hitung mundur), ini terlalu berlebihan. Justru kalau kita bikin jajak pendapat atau polling, justru pembangunan gedung DPR yang dinilai berlebihan.

    Alasannya pun sangat berlebihan hingga menyentuh titik lebay. Ada satu orang yang bilang gedung DPR miring 7 derajat. Hanya orang bodoh yang akan percaya dengan isu itu. Kenapa tak sekalian bilang gedungnya miring ke samping biar lebih dramatis? Jika Asian Games akan dilihat dunia, memangnya siapa yang mau lihat gedung DPR?

    Yang lihat pun rakyat Indonesia sendiri, itu pun pasti bakal dicibir karena nama besar DPR yang disandangnya. Memangnya dunia akan meliput dan kagum hingga berteriak histeris melihat pembangunan gedung DPR? Mustahil.

    Jadi statement Gerindra lewat cuitannya di Twitter sebenarnya menggelikan, merembes hingga ke Asian Games. Partai ini sepertinya masih belum sembuh dari sakit hati, mungkin karena presidential threshold 20 persen yang konon membuat Prabowo terancam tak bisa nyapres. Partai ini juga berseberangan dengan pemerintah, jadi wajar statementnya seperti ini. Kritik melulu.

    Sekarang ini rasanya banyak sekali orang nyinyir tanpa alasan, asal nyinyir, pokoknya nyinyir tak peduli meskipun nyinyirannya terlihat bodoh. Prestasi pemerintah dijadikan senjata buat menyerang pemerintah dengan berbagai propaganda dan memulai isu murahan. Contohnya ya count down Asian Games ini. Mengundang dua personil Korea Selatan SNSD, malah dituduh mengundang buat acara HUT 72 RI.

    Siapa yang bikin isu tersebut? 100% kaum sumbu pendek yang iri, dengki, asal tuduh, yang mungkin otaknya perlu disetrum biar lurus kembali. Padahal, kalau ketemu orangnya, dia juga bakal teriak kegirangan bagai orang kesetanan. Munafik. Belum partai sebelah lagi yang nyinyir, membandingkan dengan gedung DPR. Konyol.

    Bagaimana menurut Anda?



    Penulis  :  Xhardy    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Menggelikan, Gerindra Mewek Bandingkan Countdown Asian Games Dengan Pembangunan Gedung DPR Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top