728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 22 Agustus 2017

    #Warta : Kebangkitan Trah Cendana

    Harum Cendana yang  wangi dan khas yang membuat harganya mahal dan dicari karena langka tetapi cendana yang satu ini lain, baunya adalah bau kekuasaan karena telah bercokol selama 30 tahun  dan telah mengakar di bumi Pertiwi ini. Cendana yang satu ini apa lagi kalau bukan  trah cendana yang telah menguasai Indonesia selama 30 tahun lebih, dan sudah menjadi rahasia umum bahwa dengan kekuasaannya keluarga Cendana mempunyai bisnis yang menggurita dan kabarnya gurita Cikeas sih gak ada apa-apanya.

    Gerak-gerik orang-orang dari keluarga Cendana ini memang selalu menarik untuk ditelisik, mereka bagaikan selebriti bagaimana tidak kekuasaan absolute mereka selama 30 tahun membuat mereka menjadi figur-figur yang menarik untuk disimak.

    Yang menarik ternyata kekuasaan yang mereka nikmati selama itu kelihatannya masih belum memuaskan mereka, dengan modal keuangan tidak terbatas hasil dari menguras kekayaan negara ini membuat mereka menjadi sosok-sosok yang powerful dan bisa diperhitungankan. Tentu saja karena uang bisa bicara bung. Kita mulai melihat gerakan-gerakan kearah meraih kekuasaan dari gerak-gerik Tomy Soeharto yang selama Pilkada DKI terlihat mulai aktif bergerak walaupun hanya dilatar belakang. Terendusnya yayasan milik cendana dalam pengucuran dana ke gerombolan pengorganisir demo dengan nomer seri cantik oleh Kepolisian membuktikan bahwa ada kepentingan Cendana  dibalik usaha-usaha penggulingan pemerintahan yang sah dibawah kepemimpinan Bapak Joko Widodo. Beberapa kali tertangkap oleh media berita nasional runtang-runtungnya Tomy dan FPI terlihat mesra, mendadak relijius dan Islami terlihat dalam haul 11 Maret 2017 di Masjid At Tien Taman Mini, disana bahkan Djarot yang saat itu masih Wagub diusir dan diteriaki oleh gerombolan FPI, bayangkan sesame muslim dan didalam rumah ibadah mereka melakukan hal itu. Bela Agama? Kita semua tahulah bahwa yang mereka bela hanya uang semata, uang lagi-lagi uang. Dimana lagi sumber uang kalau bukan merapat ke Cendana, dengan merapat ke Cendana keuangan mereka akan terjamin, nasi bungkus bisa aman dan yang lebih penting lagi, bisa poligami dong.

    Dalam Milad FPI kemarin pun Tomy sebagai putera mahkota cendana hadir dan makin terlihat mesra disana, terlihat bahwa 2019 akan dikondisikan seperti Pilkada DKI Jakarta tentu saja FPI akan menjadi garda terdepan dalam perjuangan mereka. Setelah membidani partai Berkarya, Tomy tentu saja harus mencari centeng yang seram dan ditakuti banyak orang siapa lagi kalau bukan FPI, klopkan. Gaying bersambut, tinggal diatur saja peresmiannya, yang penting cocok harganya bung.

    Bisa jadi Tomy juga gerah dengan polah dan tingkah mantan kakak iparnya yang juga mantan pecatan Jendral itu, dia mungkin juga kesal ngapain juga ngotor sana-ngotot sini untuk menjadi persiden eh Presiden kalau latar belakangnya gelap dan gak laku dijual. Strategi untuk bermain dibelakang layar sudah dimulainya, tidak harus menjadi nomor satu, tetapi membuat orang menjadi nomer satu atau King Maker itu cita-citanya, kekuatan uang memang bisa mengatur semuanya. Dengan membuat Partai tentu saja kekuasaan akan lebih mudah diraih, lihat saja 2019 Golkar dan Gerindra pasti akan gembos, apalagi PKS, nah suara-suara mereka akan lari kemana? Adanya partai alternative tentu saja suatu kesempatan baginya untuk membesarkan partai itu. Karena faktanya dilapangan generasi tua masih banyak dan masih terngiang-ngiang “Enak jamanku tho..” nah membangkitkan romantisme enak jamanku ini menjadi modal mereka untuk kembali kekancah perpolitikan, walaupun terkesan malu-malu kucing, tetapi lihat saja mereka akan menerkam bila ada kesempatan.

    Tentu saja itu hak mereka untuk kembali ke kancah perpolitikan bangsa ini, tetapi yang harus diwaspadai adalah tujuan mereka, apakah benar untuk memakmurkan bangsa ini atau hanya sekedar meraih kekuasaan dan kembali mengeruk kekakayaan dan membagikannya hanya kepada kroni-kroninya. Tentu saja hanya waktu yang menentukan, kita lihat saja pergerakan dibelakang layar mereka, dan selalu waspada akan manuver-manuver mereka, yang perlu diingatkan lagi bahwa mereka mempunyai uang yang tidak terbatas dan sudah terbukti bahwa uang bisa bicara, dan nasi bungkus siap dibagikan kapan saja dimana saja tinggal pesan lauknya aja satu lauk atau dua lauk bisa diatur.

    Selamat pagi. mari minum kopi sambil baca Seword….nyamleng tenan..



    #NKRIhargamati #JOKOWIduaperiode

    #shame on you ɐısʎɐlɐɯ


    Penulis  :   Soedarmedi   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Kebangkitan Trah Cendana Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top