728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 31 Agustus 2017

    #Warta : Jawaban Telak Istana Kenapa Belum Perkarakan Jonru yang Menghina Presiden Jokowi

    Acara ILC yang diselenggarakan oleh stasiun TV One pada Selasa malam (29/8/2017) menyisakan banyak pertanyaan dan diskusi lanjutan. Selain itu juga kembali membuka kenangan lama Jonru yang menghina presiden Jokowi dengan mengatakan asal usul keluarga Jokowi tidak jelas. Tidak hanya itu Jonru juga membenarkan bahwa dia telah memposting seperti hal tersebut.

    Pengakuan Jonru telah memfitnah presiden berawal dari Akbar Faisal, anggota DPR-RI Fraksi Nasdem membeberkan status Medsos milik Jonru yang berisi kecurigaan terhadap asal usul keluarga presiden. Akbar Faisal sempat emosi dengan ulah tidak terpuji Jonru, karena sebelumnya Jonru mengatakan anti hoax namun faktanya dia sendiri produsen hoax.

    Untuk meyakinkan peserta yang hadir dan penonton, Faisal kemudian mempertanyakan apakah Jonru pernah membuat status tersebut. Jonru tidak bisa mengelak, karena semua orang sudah tahu dan mengakuinya.

    Setelah itu sempat terjadi perdebatan  yang sengit antara antara Faisal dan Jonru. Faisal mengatakan apa yang dilakukan Jonru adalah bentuk penghinaan terhadap presiden. Sedangkan Jonru tidak mengakui atau tidak sadar kalau dia telah menghina presiden.

    Jonru pun sempat memotong pembicaraan Akbar Faisal untuk  membela diri. Faisal kemudian meminta aparat kepolisian untuk menangkap Jonru, namun aktifits Sosmed tersebut menantang balik dengan mengatakan tidak takut.

    Banyak orang yang tidak tahu bahwa Jonru pernah memposting status yang menghina presiden namun setelah menyaksikan ILC jadi tau. Akibatnya banyak yang marah kepada Jonru terutama pendukung Jokowi dan meminta agar Jonru segera ditangkap.

    Selain itu ada juga petisi jebloskan Jonru ke penjara. Salah satu petisi dibuat oleh Hendri Wibowo. Menurut Hendri sepak terjang Jonru sudah semakin mendekati keterlaluan dengan menuduh, mendeskreditkan dan memprovokasi dengan balutan dakwah dan membela kebenaran. Hendri berpandangan Jonru berpotensi memecah belah bangsa dan berbahaya bagi keutuhan NKRI sehingga harus segera dipenjarakan. Petisi tersebut telah didukung oleh 8000an lebih.

    Jonru berkomentar terkait ini. Menurut Jonru isi petisi itu lucu dan bertentangan dengan logika. Jonru percaya bahwa dia akan bebas berekspresi di sosial media dan tidak akan dipenjarakan. Jonru merasah sudah hebat karena banyak folowers atau pertemanan di dunia maya.

    Ucapan Jonru yang mengina presiden lewat medsos ini sebenarnya bisa dipidanakan. Apalagi presiden adalah simbol negara. Pasal yang dapat digunakan adalah pelanggaran Pasal 27 ayat (3) UU ITE berbunyi sebagai berikut:

    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

    dan Pasal 207 KUHP:

    Barang siapa dengan sengaja dimuka umum, dengan lisan atu tulisan menghina kekuasaan yang ada di Negara Indonesia atau sesuatu majelis umum yang ada di sana, dihukum penjara selama-lamnya satu tahun enam bulan.

    Pihak istana juga memiliki bukti yang kuat untuk memperkarakan Jonru yaitu berupa print out postingan dan pengakuan dari Jonru sendiri. Tinggal menunggu restu presiden saja, apakah Jonru akan dikurung atau dibiarkan berkeliaran.

    Namun istana beda pendapat dengan kebanyakan orang yang ingin Jonru segera dipenjarakan. Teten Masduki Kepala Staf Kantor Presiden menyampaikan bahwa presiden Jokowi tidak akan melaporkan Jonru Ginting ke polisi. Dengan nyelekit namun pahit Teten menyampaikan “Masak Presiden ngurusin Jonru? Masak Presiden nanggepin Jonru?”

    Teten berkeyakinan bahwa ucapan Jonru tidak berpengaruh terhadap kinerja presiden dan keutuhan NKRI. Masyarakat sudah pintar dan bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Apalagi semua orang sudah tahu siapa Jokowi dan siapa Jonru sehingga bawa santai saja.

    Presiden sudah tak ambil pusing terhadap hal-hal sepele dan tidak produktif seperti Jonru Ginting. Apalagi sedang sibuk menjalankan visi mewujudkan Indonesia sebagai negara besar dan mempelopori anak bangsa memiliki mental-mental petarung untuk bersaing di kancah Internasional, sehingga tidak ada waktu bagi presiden untuk ngurusi Jonru yang seunyil.

    Tinggal Jonru lagi yang harus berpikir dan merenung karena telah dimaafkan dan tidak akan diperkarakan oleh presiden. Coba kalau meghujat Prabowo mungkin nasibnya akan beda.

    Sekian!



    Penulis :   Fery Padli     Sumber :   Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Jawaban Telak Istana Kenapa Belum Perkarakan Jonru yang Menghina Presiden Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top