728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 29 Agustus 2017

    #Warta : Gerindra Berbohong Sebut Solidaritas Menangkan Prabowo Tidak Ada

    Setelah senyap dan diam, akhirnya Partai Gerindra bersuara terkait tudingan Saracen yang dihubung-hubungkan dengan Gerindra. Gerindra memang sangat terpaksa dikaitkan karena nama dewan penasehat Solidaritas Menangkan Prabowo sama dengan dewan penasehat Saracen. Dalam politik tidak ada namanya kebetulan, semuanya disengaja walau terlihat kebetulan.

    Dalam tulisan saya sebelumnya hal ini sudah saya singgung. Kesamaan ini menurut saya tidak kebetulan, karena nama Eggi Sudjana dan Mayjen Ampi punya nama untuk dipakai sebagai kelompok penyebar berita hoax dan fitnah. Bayangkan saja kalau tidak ada nama dewan penasehat seperti mereka, apa iya Jasriadi bisa dapat pesanan puluhan juta??

    Dalam politik, kebetulan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Kebetulan adalah sesuatu yang tidak disengaja dan tidak ada modus apapun, padahal dalam politik semua dibuat dengan sengaja dan ada modusnya. Apalagi kalau berbicara tentang strategi politik, kesengajaan dibuat seolah-olah adalah sesuatu yang kebetulan.

    Jadi, tidak ada yang salah dengan kesamaan ini, yang salah adalah mereka ini kena tangkap dan akhirnya terungkap semua. Sama seperti koruptor E-KTP, semuanya aman-aman saja tetapi begitu terungkap akhirnya semua jadi serba salah dan serba lupa. Coba saja ditanya, pasti bilangnya pada lupa. Padahal waktu terima uangnya tidak mau silap satu lembar pun.

    Lalu apa tanggapan Gerindra terhadap Saracen ini?? Tentu saja jawabannya normatif dan bahkan menurut saya adalah sebuah kebohongan. Gerindra, melalui Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan tim Solidaritas Menangkan Prabowo tak terdaftar dalam struktur pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat Pilpres 2014.

    Dasco yang mengaku adalah aktif di pemenangannya Pak Prabowo, baik yang memonitor jalur yang terbuka maupun jalur yang tertutup menyebutkan tidak ada namanya SMP. Entah benar atau tidak pernyataan Dasco ini, tetapi saya tertarik untuk menelusurinya. Hasil telusuran saya menyimpulkan bahwa Dasco ini BOHONG, kalau pun tidak BOHONG paling ngakunya LUPA.

    Seperti biasa, hanya dengan mengandalkan mah google, saya menemukan fakta foto berikut ini..
    Ini foto awalnya saja. Untuk menguak kebenaran bahwa Solidaritas Menangkan Prabowo itu ada dan merupakan relawan yang ikut terlibat dalam pemenangan Prabowo, maka saya akan dekatkan foto-foto tersebut. Yang pertama adalah kesahihan bahwa Solidaritas Menangkan Prabowo memang benar hadir dalam acara tersebut.

    Ya, itu adalah Mayjen Ampi yang menjadi dewan penasehat Solidaritas Menangkan Prabowo dan juga menjadi dewan penasehat Saracen yang strukturnya belum dilegalkan. Itu ada lambang Solidaritas Menangkan Prabowo dan juga lambang Koalisi Merah Putih. Kalau belum cukup, maka kita dekatkan lagi beberapa fotonya untuk menemukan kebenaran sahihnya.

    Gerindra bisa saja mengelak dan menyebut mereka ini tidak ada dan tidak tercatat. Tetapi kehadiran mereka dalam acara ini tidak bisa dibantah bahwa mereka bukanlah relawan Prbowo. Kalau Gerindra mengelak, ini sama saja artinya Gerindra sedang menampilkan kebohongan kepada publik.

    Dan tanggal postingannya pun sudah jelas tanggal 17 Juli 2014. Apakah Dasco akan mengelak lagi?? Saya jadi curiga, kalau Dasco ini sebenarnya bukanlah siapa-siapa saat 2014 dan sekarang mengarang indah sok tahu tentang Solidaritas Menangkan Prabowo. Mungkin orang lama di Gerindra akan tertawa mendengar pernyataan Dasco ini.

    Dasco sepertinya kurang koordinasi dalam menanggapi isu ini. Coba saja lihat bagaimana Fadli Zon yang biasanya lantang kini senyap dan tidak mengomentari mengenai Saracen. Karena setiap pernyataan bisa jadi bumerang bagi Gerindra. Mau menyangkal salah, mau mengaku semakin salah. Seperti makan buah simalakama.

    Jadi pilihan terbaik adalah diam dan membiarkan isu ini reda. Kalau bisa menyelamatkan army cyber yang tersedia syukur-syukur, daripada memberikan komentar goblok seperti ini. Sangat memalukan dan tidak ada gunanya. Malah kini jadi bumerang yang semakin menghancurkan Gerindra.

    Saya sendiri sebenarnya berharap Fadli Zon yang mengeluarkan pernyataan terkait Saracen ini. Tetapi memang dasarnya licik dan cerdik, Fadli Zon memilih bungkam dan tidak berkomentar. 

    Padahal sebelumnya paling bangga komentari pertemuan dengan Rizieq Shihab. Lalu mengapa dengan Eggi dia tidak berani komentar?? Dugaan saya sih….. Silahkan berpikir liar.

    Yang pasti, Gerindra benar-benar tersandera oleh isu Saracen ini. Seperti yang saya sampaikan tadi, Saracen jadi buah simalakama bagi Gerindra. Membantah salah, mengaku lebih salah lagi.

    Salam Simalakama.




    Penulis :  Palti Hutabarat    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Gerindra Berbohong Sebut Solidaritas Menangkan Prabowo Tidak Ada Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top