728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 28 Agustus 2017

    #Warta : Dewan Penasehat Saracen Sama Dengan Solidaritas Menangkan Prabowo (SMP), Kebetulan??

    Dalam politik, kebetulan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Kebetulan adalah sesuatu yang tidak disengaja dan tidak ada modus apapun, padahal dalam politik semua dibuat dengan sengaja dan ada modusnya. Apalagi kalau berbicara tentang strategi politik, kesengajaan dibuat seolah-olah adalah sesuatu yang kebetulan.

    Ada kadang tokoh politik yang lagaknya seperti saling tidak kenal, tetapi di balik layar mereka sangat akrab. Ada juga partai politik yang sepertinya telah sepakat mendukung salah satu pasangan calon, tetapi ternyata di belakang malah bermanuver lain. Tidak ada yang kebetulan, yang ada malah kemunafikan.

    Itulah mengapa dalam Pilkada Jakarta yang memenangkan pasangan Anies-Sandi tidak ada yang kebetulan. Anies-Sandi tidak menang kebetulan tetapi menggunakan segala cara, mulai dari yang halal sampai yang dihalalkan meski mencederai logika dan nurani. Bahkan tidaklah kebetulan kalau ada aksi bagi sembako pagi hari jelang pencoblosan.

    Kalau dalam berpolitik kita melihat bahwa sesuatu hanyalah kebetulan, maka kita akan ditertawakan dan hanya jadi lelucon bagi yang lain. Karena dalam berpolitik selalu ada benang merah yang bisa dikaitkan dan akhirnya ketemu sebuah kesimpulan. Hanya perlu mencari jejak digitalnya saja.

    Itulah mengapa bagi saya tidaklah begitu sulit menemukan siapakah Mayjen Purn Ampi Tanudjiwa. Dalam tulisan saya mengorek siapa Mayjen Ampi kita dapat temukan benang merah mengapa Saracen ini tidak lain dan bukan memang sebuah kelompok penyebar fitnah yang motifnya adalah politik. Bahkan tidak heran kalau akhirnya muncul isu PKI di dalamnya.

    Mayjen Ampi sangat dekat dengan Mayjen Kivlan Zein yang sering berhalusinasi tentang kebangkitan PKI, Mayjen Ampi juga adalah dewan penasehat salah satu relawan Prabowo di Pilpres 2014 bernama Solidaritas Menangkan Prabowo (SMP).

    Menariknya, kebetulan atau memang sengaja, Mayjen Ampi dan Eggi Sudjana sama-sama adalah dewan penasehat di Saracen dan juga SMP. Meski dua-duanya masih mengelak bahwa mereka tidak terlibat, tetapi kedekatan mereka saat Pilpres 2014 tidak bisa dibantah. Ada satu orang lagi yang juga pernah berkerja sama sebagai relawan Prabowo di SMP yang namanya juga muncul di Saracen.

    Ya, Rijal yang saat menjadi relawan Prabowo adalah ketua umu SMP, kini masuk namanya dalam susunan dewan pakar Saracen. Mungkin saja, Rijal ini sudah naik kelas menjadi pakar berita hoax dan menyebarkan ujaran kebencian sehingga menjadi seorang supervisi dalam menularkan kepakarannya tersebut.

    https://twitter.com/MurtadhaOne/status/901718160486760448

    Hal ini tentu saja membuktikan bahwa Saracen bukanlah grup sembarangan. Mereka adalah grup yang disiapkan untuk melakukan serangan media sosial jelang Pilpres 2019. Hal ini sudah dimulai dengan melakukan serangan awal di Pilkada Jakarta. Isu menarik kasus Ahok dengan Jokowi dilakukan berkali-kali dan bahkan ada upaya makar.

    Entah Saracen terlibat atau tidak, tetapi dekatnya Mayjen Ampi dengan Mayjen Kivlan bisa saja Saracen terlibat. Tetapi semuanya harus menunggu hasil telusuran kepolisian. Kala terbukti berarti memang jelas bahwa Saracen adalah sebuah mesin politik untuk Pilpres 2019.

    Mayjen Ampi sendiri tidak membantah mengenal Eggy Sudjana dan bahkan juga mengenal Rijal. Wajar, karena mereka pernah sama berkolaborasi untuk memenangkan Prabowo sebagai capres 2014. Dan kini, nama mereka sepertinya akan dilibatkan lagi, walau secara resmi belum dibentuk.

    Jasriadi selaku Ketua Saracen juga mengakui bahwa susunan organisasi ini adalah hasil pembicaraan via Facebook yang nantinya akan segera diresmikan. Buat apalagi kalau bukan untuk Pilpres 2019. Tetapi mungkin akan dimulai lagi juga aksi-aksinya di Pilkada serentak 2018.

    Terbongkarnya kelompok Saracen ini tentu saja menjadi peringatan dan warning bagi siapa saja yang akan menggunakan isu fitnah dan ujaran kebencian jelang Pilpres 2019. Kalau Saracen yang diduga adalah mesin poltiik Prabowo untuk 2019, berhasil diusut tuntas sampai kepara pemesannya, maka bisa dijamin akan memberikan efek jera untuk lawan-lawan politik Jokowi.

    Kalau berhasil ditelusuri sampai kepada pemesan Saracen, maka akan dengan sangat mudah menelanjangi para lawan politik Jokowi. Kalau benar ini adalah kumpulan orang-orang yang menentang Jokowi, maka pemesan tidak akan jauh dari 4 nama partai politik, yaitu Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.

    Semoga polisi bisa usut kasus ini sampai tuntas, dan jerat juga grup-grup yang dipakai lawan politik Jokowi untuk menyebar berita hoax dan ucapan kebencian. Karena benar, sekali lagi, kata Jokowi, bahwa berita fitnah kalau sudah terorganisir dengan rapi akan menimbulkan efek yang sangat mengerikan. Salah satunya seperti yang kita saksikan bersama di Pilkada Jakarta.

    Mayjen Ampi, Eggy Sudjana, dan Rijal harus segera dimintai keterangan dan kalau perlu segera ditahan. Supaya yang lain bisa berpikir ulang bermain fitnah, SARA, dan kebencian di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Karena hal itu hanya akan memecah belah NKRI.

    Salam Bukan Kebetulan.



    Penulis :  Palti Hutabarat     Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Dewan Penasehat Saracen Sama Dengan Solidaritas Menangkan Prabowo (SMP), Kebetulan?? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top