728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 29 Agustus 2017

    #Warta : Akankah Doa Habib Rizieq Supaya Kasus Chat Cabul Disetop Polisi Terkabul?

    Salah satu senjata ampuh polisi adalah peluitnya. Dengan bunyi peluitnya semua motor, baik yang berhijab maupun naked dipaksa setop alias berhenti. Pasalnya ada operasi lalu lintas, pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor.

    Dengan laju kecepatan kasus chat mesum Habib Rizieq yang tidak cepat-cepat amat, akankah kasus ini disetop polisi dengan peluit saktinya? Apalagi, Habib Rizieq melalui kuasa hukumnya, Sugito Atmo Pawiro, pada Rabu 23 Agustus 2017, telah mengajukan permohonan penghentian perkara (SP3) atas kasus beredarnya foto wanita telanjang dan pesan cabul di situs baladacintarizieq. Penyidik Polda Metro Jaya dikabarkan sudah menerima surat permohonan itu.

    Menurut Sugito, melalui viva.co.id, ada dua alasan surat permohonan penghentian penyidikan itu dikirimkan ke penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Alasan pertama, dua alat bukti tidak terpenuhi. Alasan kedua, yang mengupload tidak jelas.

    Sugito berharap disertai doa Rizieq kiranya penyidik cepat merespons pengajuan penghentian penyidikan kasus itu. Terkait dengan hal ini, Sugito mengaku mereka belum ada persiapan untuk menempuh jalur lain apabila permohonan itu ditolak. Tentunya masih menunggu hidayah dan inayah.

    Nah, bagaimana tanggapan Polda Metro Jaya atas permohonan penghentian penyidikan perkara (SP3) ini?

    “Segala kemungkinan bisa terjadi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Senin (28/8/2017) sebagaimana diberitakan detiknews.com. Artinya, kasus tersebut memang mungkin saja berhenti. Penilaian penyidik yang menjadi kuncinya. Penghentian suatu kasus sangat tergantung penilaian penyidik.

    “SP3 itu ada aturannya apakah sudah kedaluwarsa, apakah itu tindak pidana. Semuanya tentang kemungkinan bisa terjadi. Kita lihat saja nanti bagaimna penyidik mengambil sikap,” terang Argo Yuwono selengkapnya.

    Memang sempat beredar berita bahwa penyidik telah memeriksa Habib Rizieq di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Namun, belum dipastikan apakah penyidik akan kembali memeriksa Rizieq atau malah dihentikan. Benar-benar sebuah teka-teki yang membutuhkan studi tebak-tebakan secara masif, terstruktur dan sistematis.

    Teka-teki makin asyik karena menurut Polda Metro Jaya sudah menerima permohonan untuk kasus Habib Rizieq di-SP3. Mengingat, kelanjutan kasus ini tidak semudah pandangan kebanyakan orang. Artinya ada kesulitan-kesulitan tertentu terkait dengan sudut pandang penyidik.

    “Tentunya tidak semudah apa yang kita bayangkan, pasti penyidik punya pandangan lain apa kasusnya itu tindak pidana apa bukan,” jelas Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/8).

    Menjawab teka-teki yang menjadi sudut pandang penyidik tentu tidak gampang. Karena semua sudut pandang punya pertimbangan. Sebenarnya logika apa yang sedang dimainkan?

    Seperti diketahui, saat ini Rizieq masih berstatus tersangka. Tapi, hingga saat ini Rizieq masih memilih untuk bertahan di Arab Saudi. Hal mana untuk kategori ibadah umrah tidak lazim.

    Tinggal berlama-lama di negeri orang bersama keluarga sebagai tamu Allah SWT tentu membutuhkan biaya besar. Hingga tersiar kabar bahwa ketika ada beberapa politisi selfie bersamanya adalah dalam rangka memberi bantuan keuangan supaya ‘Habib’ cabul itu bisa terus memperpanjang doanya di Tanah Suci.

    Belum lama ini Fadli Zon yang dengan bangga menunjukkan kebersamaannya melalui swafoto dengan Rizieq Shihab. Tentu saja jauh-jauh hari sebelumnya Sandiaga Uno hingga Amien Rais dikabarkan ada pertemuan juga. Bahkan kini Eggi Sudjana pun turut kabur ke Tanah Suci setelah tersangkut kasus Saracen. Entah doa apa yang hendak dipanjatkan di sana.

    Pantas menjadi teka-teki juga rasanya, mengapa Tanah Suci sekarang ini menjadi tempat pelarian untuk orang-orang yang berkasus. Jangan-jangan Tanah Suci nanti bisa mendapat julukan baru sebagai Tanah Pelarian Orang Berkasus. Pemerintah Arab Saudi harus mulai hati-hati terkait hal ini. Kalau sampai kadar kesucian tanah suci berkurang gara-gara menampung orang-orang berkasus kan bisa berabe.

    Karena sebelum Eggi Sudjana, Rizieq Shihab yang berkasus sudah begitu lama tinggal di sana. Firza saja barangkali sudah bosan menunggunya. Maklum saja, sejak sebelum ditetapkan sebagai tersangka si Rizieq ini belum sempat diperiksa karena pergi ke Arab.

    Dia diketahui mulai menghilang dari Indonesia sejak dua kali mangkir dalam panggilan pemeriksaan penyidik, saat masih berstatus sebagai saksi dalam kasus chat cabulnya. Bahkan, Polda Metro Jaya sudah menerbitkan surat penangkapan dan juga menetapkan Rizieq sebagai buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Anehnya, Rizieq terus menghabiskan waktunya untuk ibadah, hingga mendapatkan hidayah untuk mengajukan SP3.

    Akankah doa ‘Habib’ cabul Rizieq Shihab dari tanah suci terkabul? Kasusnya nanti disetop berkat SP3 yang diajukan? Masalahnya, ketika kasusnya disetop bagaimana kalau dia kembali ke Indonesia dan banyak aksi angka-angka? Sepertinya ketika Rizieq banyak berdoa di Tanah Suci ada berkah di Tanah Air tercinta Indonesia. Paling tidak udara bumi Nusantara tidak dicemari dengan teriakan-teriakannya.

    Dalam situasi ini, yang perlu dipikirkan oleh kaum beriman adalah doa apakah yang terbaik untuk kasus Rizieq demi Indonesia Tanah Pusaka. Haruskah didoakan supaya Rizieq menghabiskan hidupnya dengan beribadah di Tanah Suci? Atau adakah doa alternatif yang lebih menjawab problem kebangsaan?



    Penulis : Setiyadi RXZ      Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Akankah Doa Habib Rizieq Supaya Kasus Chat Cabul Disetop Polisi Terkabul? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top