728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 25 Agustus 2017

    #Warta : Ahok Tetap Berkarya, Kita Bagaimana?

    Aneh-aneh saja tingkah mantan Gubernur DKI Basuki Thahaja Purnama ketika berada di Mako Brimob. Diberitakan melalui megapolitan kompas, Ahok sedang membantu seseorang ketika melamar kekasihnya melalui sebuah pesan yang dituliskan didalam bukunya. Sebenarnya pesan tersebut juga merupakan permintaan Andreas (Si pelamar) kepada Ahok agar Ahok mau membantu Andreas melamar kekasihnya yang bernama Muntari.

    Kata-kata yang dituliskan Ahok sebenarnya cukup singkat. Ahok meminta agar seorang perempuan bernama Mentari menerima lamaran Andreas, si pemesan buku.

    “Untuk Mentari, tolong terima lamaran Andreas,” tulis Ahok.

    Melalui @timbtp, foto buku dengan tulisan tangan Ahok itu ditampilkan di Instagram Stories @basukibtp

    Entah kenapa saya ingin sekali mengulas bahasan ini, dalam beberapa tulisan beberapa kali saya menjelaskan bahwa saya sangat suka membuat puisi dan lagu.
    Dalam perjalanan kehidupan saya, secara pribadi saya sering sekali membantu teman ketika mau nembak cewek atau hendak melamar kekasihnya.

    Contoh : Suatu ketika ada teman saya yang bernama edy sedang ada masalah dengan ceweknya, kemudian dia menginginkan saya membuatkan sebuah puisi dan lagu.
    Akhirnya saya tuliskan sebuah lirik dan saya jadikan lagu saat itu
    Berikut liriknya:

    Masihkah
    Tersimpan rasa dihatimu untukku
    Haruskah kau tinggalkan
    Ku dengan yang lain dihidupmu

    Beribu kebaikan
    Tlah kutanamkan
    Dalam hidupmu dan hidupku

    Kau kekasihku
    Kau lah yang membuat kubisa tersenyum
    Kau bidadariku
    Kaulah nyawa dalam hati kecilku

    Dikemudian hari teman saya ini mengalami masalah yang sama akhirnya saya tuliskan sebuah lagu dan puisi yang berjudul cinta suci

    Cintaku
    Kan slalu mencintaimu
    Meski engkau kini buang benci hatiku
    Kasihku
    Tak mampu terhapus ragu
    Walah habis waktu merenggut nyawaku

    Biarkanlah wantu yang menjawab
    Hati ini suci kepadamu
    Walau kutahu kau sudah hempaskan aku
    Cintaku takkan pernah berubah

    Salahkah bila aku slalu menyayangimu
    Bodohkah langkah ini menari untukmu lagi
    Egokah bila aku slalu mengharapkanmu
    Berharap suatu nanti sinarmu kembali

    Maaf bukan berniat sedikit promosi hehehe, tapi saya hendak menceritakan ada peristiwa apa dibalik cerita itu.
    Jujur secara pribadi, menolong teman atau menolong sesama itu merupakan sebuah perasaan yang susah untuk digambarkan. Bisa membantu seseorang atau teman kenikmatannya tidak hanya kenikmatan sekejap semata tapi seolah ada dorongan moral yang membuat kita merasa berguna bagi orang lain. Ada sisi kebanggaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, namun kita akan merasakan itu ketika kita telah melakukan sebuah tindakan yang memiliki manfaat bagi orang lain.

    Untuk kasus Basuki Thahaja Purnama, saya sendiri mendapati ada dua hal yang perlu kita ambil pelajaran.
    1. Kenapa Andreas meminta Ahok membantu dirinya untuk melamar gadis pujaannya? Ada apa? Ada motivasi apa? Ada tujuan apa? Disini perlu kita gali, karena lamaran itu bukan hal main-main, lamaran itu merupakan sebuah tahap awal untuk sebuah pernikahan. Jika Andreas meminta Ahok untuk membantunya melamarkan gadis pujaannya, saya memiliki keyakinan bahwa Muntari ini merupakan sosok yang sangat mengagumi Ahok. Dan Andreas sendiri berharap bahwa dengan memenuhi keinginan Muntari maka lamaran Andreas ke Muntari bisa diterima.
    2. Dari sisi Ahok sendiri. Jujur saya kehabisan kata-kata dengan orang ini ya. Kita semua tahu bahwa orang ini bertipe emosional, sangat keras, sangat tegas. Tapi yang saya heran kenapa dia mampu mengontrol emosinya demi membantu orang lain? Saya benar-benar tidak habis pikir bagaimana cara menyelami pemikiran dan kepribadian pak Ahok ini.
    Ayo kita sama-sama instropeksi diri, seandainya kita merupakan seorang pekerja dan ternyata pulang kerja kita terkena masalah maka biasanya kita emosional, egois dan langsung tidak memikirkan orang lain sama sekali. Atau bisa juga ketika di kantor kita dimarahi oleh atasan kita maka seketika itu juga kita bad mood, egois dan males berhubungan dengan orang lain. Atau bisa juga seandainya kita seorang pebisnis, kebetulan kita sedang gagal dalam menjalankan bisnis maka biasanya keburukan kita akan keluar. Menjadi sosok yang emosional, tidak peduli orang lain dan masih banyak moral-moral buruk yang lainnya.

    Coba kita tengok bapak Basuki Thahaja Purnama
    Ini orang ya, di demo, difitnah, keluarganya diancam dibunuh, sekarang dipenjara. Karya-karyanya seperti Semanggi, RPTRA banyak dikritik orang lain, bahkan ada karyanya yang diakui hasil karya orang lain. Masih saja beliau sempat mengabdikan dirinya ke masyarakat meskipun sekecil mungkin. Bagaimana cara mengapresiasi orang yang satu ini? Cuma satu jawabannya, pelajari dan tiru pemikiran serta jalan hidupnya.

    Semoga bermanfaat
    Terimakasih



    Penulis :  Mukhlas Prima Wardani   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Ahok Tetap Berkarya, Kita Bagaimana? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top