728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 15 Agustus 2017

    #Warta : 35 Ribu Jamaah Tertipu, 500 Milyar Terancam Hilang , Kok Gak Ada Laskar yang Demo?

    Pendiri sekaligus bos alias Direktur Utama  PT First Anugerah Karya Wisata ( First Travel)  Andika Surachman  dan istrinya desainer  spesialis hijab  Anniesa Hasibuan  yang di duga mengelapkan  uang  jamaah umroh  di tangkap pihak yang berwajib.

    Dugaan pengelapan uang  milik setidaknya   35 .000 jamaah umroh sekitar Rp 500 milyar. Ck..ck..ck.. uang yang tidak main-main jumlahnya untuk kategori pengusaha muda yang usahanya melejit dalam waktu yang teramat singkat kurang lebih 5 tahun saja.

    Jumlah fantastis tersebut berdasarkan hitung-hitungan biaya umrah yang ditawarkan antara Rp 14,3  juta dikalikan dengan jumlah jamaah sekitar 35.000 orang.

    Mencermati bisnis pasangan suami istri tersebut, bisnis umroh-nya bisa di bilang sebagai bisnis tipu-tipu atau hoax semata dengan menawarkan biaya yang sangat murah untuk menarik perhatian umat islam yang ingin menunaikan ibadah umrah.  Kenapa hoax? Karena bisnis Andika tersebut  memang  memenuhi tiga syarat suatu perkara disebut hoax.  Yaitu , pertama,  bisnisnya menyesatkan,  kedua  direkayasa dengan sengaja, dan ketiga ybs  menutupi informasi yang sebenarnya.

    Wajar saja sampai ada 70.000 an umat  muslim yang tergiur karena biaya umrah resmi yang  ditetapkan oleh Kementerian Agama berkisar Rp 21 juta – Rp 22 Juta. Saya sendiri  kalau tahu ada biaya umrah semurah itu kemungkinan akan menginformasikan kepada orangtua saya dan sanak family, karena 2 tahun lalu  keluarga saya umroh dengan biaya perorang Rp 22 juta. Jadi biaya yang ditawarkan First Travel memang murah bahkan muriiiihhhh gitu lho.

    Kemungkinan jurus tipu-tipu ala Fisrt Travel ini mengunakan cara kuno yaitu mengunakan uang yang di setor jamaah umroh untuk memberangkatkan sebagian jamaah  yang setor  duluan dengan biaya yang relative sama dengan biaya resmi dari Kementrian Agama.  Bagi jamaah yang setor /daftar duluan alhamdulillah bisa berangkat. Fisrt Travel menepati janjinya. Tetapi bagi jamaah yang daftar dan setor belakangan , ya celaka dua belas karena tidak berangkat .  Habis uangnya sudah digunakan untuk memberangkatkan jamaah yang duluan.

    Ngerinya, dari hitungan uang yang  di duga ditilep sekitar 500 milyar, kabarnya  saat kedua di tangkap dan diperiksa polisi, hanya tersisa Rp 2 juta di  rekening mereka. Jadi, uang yang di setor para jamaah itu ke mana?  Di gunakan untuk berlibur ke seantero dunia seperti yang di posting dalam facebook mereka? Entahlah…



    35 Ribu Jamaah di Tipu 500 milyar, kok tidak ada  demo penistaan agama ya?

    Miris, melihat pasangan suami istri yang tega dan rakus sekali menilep uang yang bukan hak mereka sendiri.  Segitunya bernafsu ingin kaya, sukses dan hidup bergelimang harta sampai tega berbuat sekeji itu?   Saya sendiri sudah  menuliskan tentang bos First Travel tersebut beberapa hari yang lalu,  di https://seword.com/umum/pemilik-first-travel-yang-di-duga-gelapkan-ratusan-milyar-ternyata-haters-jokowi/

    Meskipun saat ini  kasus penipuan keduanya tengah di proses pihak yang berwajib tetapi keduanya terlihat  positif  melakukan tipu-tipu dan merugikan puluhan ribu orang. Tetapi anehnya tindakan polisi untuk menahan Andika dan Anniesa malahan di tentang oleh sejumlah  orang yang mengaku  sebagi agen perusahaan penyelenggara ibadah umrah  First Travel. Mereka meminta keadilan polisi dalam mengusut kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan First Travel. Orang-orang tersebut  meminta polisi membebaskan Bos First travel karena penetapan Bos First Travel sebagai tersangka berdampak pada batalnya ribuan jemaah.

    Lucu dan benar- benar lucu orang-orang itu. Logikanya di mana letak kesalahan polisi yang menahan kedua orang tersebut ? Bukankah polisi  menahan keduanya karena ada pengaduan korban dan berdasarkan bukti –bukti yang  ada?

    Satu lagi, mengunakan dana jamaah untuk kepentingan pribadi atau menyelewengkan dana untuk pribadi kok malah di bela. Bukankah  itu  termasuk kategori penistaan agama, karena atas nama agama mereka menjanjikan akan memberangkatkan umroh tetapi dananya di tilep sendiri?  Tapi kok ga ada yang demo ya?  Kok pada mingkem? Padahal di tetangga sebelah, saat ada wacana presiden akan gunakan duit umat, dana haji untuk investasi  pembangunan infrastruktur saja mereka sudah teriak-teriak dan tersinggung.  Padahal  lebih bermanfaat buat kemaslahatan orang banyak lho duitnya.  Mereka  koar-koar, marah. Duh, lucune  negeri ini. Kalau memang tetangga sebelah demen membela agama, kenapa ga demo penipuan ini sebagai penistaan agama hayo? Apa  karena nggak ada sponsornya? Entahlah.

    Begitulah, pahamkan teman.



    Penulis   :  Suci   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : 35 Ribu Jamaah Tertipu, 500 Milyar Terancam Hilang , Kok Gak Ada Laskar yang Demo? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top