728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 19 Juli 2017

    Walaupun Kerap Diserang Isu, Kepercayaan Masyarakat Indonesia Terhadap Pemerintahnya Tertinggi di Dunia

    Aneh bukan? Jokowi kerap diserang oleh berbagai isu tapi ternyata kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahan Jokowi menduduki peringkat tertinggi di dunia. Hal tersebut selain menjadi modal bagi pemerintah Indonesia yang sedang giat membangun, juga menimbulkan pertanyaan sendiri. Lalu siapa yang selama ini membenci pemerintah?

    Penghargaan dari Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) menempatkan Indonesia pada peringkat pertama kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Peringkat itu diperoleh Indonesia dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Menurut OECD, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Indonesia mencapai 80 persen pada tahun lalu, meningkat sebesar 28 persen dibandingkan 2007 silam yang hanya sebesar 52 persen. (cnnidonesia.com).

    Siapa OECD?

    Organisation for Economic Cooperation and Development adalah sebuah organisasi yang memiliki tujuan untuk mendorong kebijakan-kebijakan yang bisa memperbaiki ekonomi dan kehidupan sosial bagi seluruh masyarakat dunia. (http://www.oecd.org/about/)

    OECD menyediakan sebuah forum dimana pemerintah bisa bekerja sama untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi dari masalah-masalah umum. OEDC bekerja sama dengan negara-negara untuk memahami perubahan ekonomi, sosial dan lingkungan.

    Organisasi ini juga mengukur produktivitas dan arus perdagangan serta investasi global. Menganalisis dan membandingkan data untuk memprediksi tren masa depan. OEDC menetapkan standar internasional dalam berbagai hal, mulai dari pertanian dan pajak hingga keamanan bahan kimia.

    Kurang lebih demikian mengenai OEDC.

    Menurut edisi terbaru dari OEDC’s Govenrment at a Glance report, OECD melakukan survei terhadap 41 negara dengan parameter kepercayaan terhadap pemerintah. Secara keseluruhan Indonesia bersama Switzerland menduduki memiliki nilai tertinggi.

    Pemerintahan Donald Trump hanya mendapat skor 30 persen, sementara Theresa May government di Inggris mendapat skor 41 persen. Yunani berada dipaling bawah hanya 13 persen saja dari penduduknya yang percaya pada pemerintah. India pada posisi ketiga dan diikuti dengan pemerintahan Justin Trudeau, Kanada sebesar 62 persen.

    Lalu ada Turki dengan skor 58 persen, Russia juga 58 persen dan Jerman 55 persen. Sementara pemerintahan Jokowi, Indonesia mendapat skor 80 persen, tertinggi bersama Switzerland. (newindianexpress.com)

    Seperti yang dikabarkan oleh CNNIndonesia.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan,

    “Dari sisi fiskal, pemerintah juga telah berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui kebijakan APBN yang lebih kredibel dan pruden, serta menjaga keberlangsungan anggaran pembangunan yang sehat,” ujar Sri Mulyani Indrawati dalam keterangannya, Selasa (18/7).

    Sri Mulyani juga mengatakan bahwa kepercayaan terhadap pemerintah adalah pendorong efektivitas kebijakan pemerintah dan pembangunan ekonomi, serta merupakan ukuran dari hasil kebijakan pemerintah.

    Hal ini menunjukan bahwa kebijakan pemerintah selama ini, antara lain akselerasi pembangunan infrastruktur, kebijakan subsidi yang tepat sasaran, serta penguatan desentralisasi fiskal untuk membangun desa dan daerah tertinggal lainnya, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Bagi saya ini artinya masyarakat Indonesia banyak yang sudah cerdas, 80 persen rakyat Indonesia percaya pada pemerintahan Jokowi dan hanya kurang dari 20% saja yang tidak percaya. Rakyat Indonesia ternyata tidak mudah dihasut untuk membenci pemerintah Jokowi. Sebagian besar rakyat Indonesia mendukung dan merasakan kebijakan pemerintah sekarang yang berjalan kearah lebih baik.

    Jadi mungkin rasanya tidak terlalu gegabah jika saya katakan bahwa upaya menghasut, fitnah dan sebagainya yang selama ini dilakukan oleh lawan-lawan Jokowi ternyata tidak membuahkan hasil. Jokowi tetap dipercaya oleh banyak masyarakat Indonesia.

    Misalnya saja ketika subsidi dicabut, hanya sebagian kecil saja yang protes. Ini berbeda sekali dengan ketika pemerintahan SBY ingin mencabut subsidi , gelombang demontrasi harus dihadapi oleh pemerintah SBY sampai seingat saya beberapa kali SBY terpaksa batal mencabut subsidi.

    Lalu kita tentu masih ingat demo mahasiswa cabe-cabean yang memprotes kenaikan harga cabai dan BBM. Demo tersebut malah ditanggapi dingin oleh masyarakat. Tidak sedikit yang menganggap demo itu lebay, berlebihan. Jokowi juga dengan santai menanggapi demo tersebut. Saya masih ingat ketika Jokowi berbicara disebuah acara di Sydney, dihadapan masyarakat Indonesia yang sedang tinggal disana. Saat itu Jokowi berkata

    “Masalah bensin, BBM. Di Jawa itu berapa 6.450? Ya kan? Di Jawa. Nanti naik 500, 1000 perak demonya 3 bulan”. “Iya betul loh, saya pernah didemo tiga bulan saya biarin aja, tau-tau ya ilang sendiri”. Hadirin pun tertawa di-iringi tepuk tangan.

    Karena rakyat percaya pada pemerintahan Jokowi, banyak yang rela harus melepaskan sedikit kemewahan demi kemajuan bangsa ini. Demi keadilan sosial ditegakkan di negeri ini.

    Saya sering mendapat pertanyaan, “kenapa sih cinta banget sama Jokowi?”. Duh kok cinta yah, kalau cinta itu sama Istri, sama ayah atau ibu, bukan sama orang berwajah ndeso gitu, hahaha. Ini soal kepercayaan saja, jutaan rakyat Indonesia sama seperti saya, kita percaya pada Jokowi.

    Kenapa bisa percaya? Ya lihat saja lah kemana larinya uang hutang itu dan uang pajak kita? Itu semua jadi jalan untuk saudara-saudara kita di Papua, jadi bendungan untuk para petani agar bisa meningkatkan panennya, jadi pembangkit listrik untuk mereka yang dipelosok, jadi kantor yang megah diujung perbatasan Indonesia. Jadi pelabuhan dan bandara yang menghubungkan kota-kota di Indonesia.

    Semua jelas terbangun, gak mangkrak, semua ada dan dibangun. Lalu kenapa kita mesti tidak percaya? Uangnya jelas lari kemana. Hanya yang tidak jelas itu ketika uangnya lari ke anggota DPR, jadi gaji buat mereka lalu mereka ngapain? Ngobok-ngobok KPK? Padahal KPK adalah lembaga yang paling dipercaya oleh rakyat, mungkin rakyat akan lebih rela jika diwakilkan oleh KPK daripada oleh DPR.

    Hasilnya bisa kita nikmati semua, saudara-saudara kita sekarang senang tidak harus lagi belajar dibawah nyala lilin. Di Papua saudara kita bisa menikmati harga BBM yang sama dengan masyarakat di pulau Jawa. Yah bagi kita yang di pulau Jawa dan mampu, tentu rela-rela saja dicabut subsidinya lah kita mampu kok. Beli rokok sehari 20.000 aja sanggup, sebulan jadi 600.000 masa subsidi dicabut kok ngeluh.

    Selama bulan puasa dan lebaran hingga hari ini harga bahan pokok dipasar tidak terjadi lonjakan harga yang tiba-tiba. Ada kenaikan tapi masih wajar, mungkin ada satu komoditi didaerah tertentu yang sedikit naik tapi secara keseluruhan pemerintah sukses mengendalikan harga bahan pokok di pasar.

    Pengendalian harga tersebut adalah salah satu hasil dari kerja keras pemerintah yang kita bisa rasakan. Hasil dari membangun jalan dan bendungan bendungan agar panen meningkat lalu distribusi lancar. Tidak lupa pula peran aktif dari pihak kepolisian dalam memberantas para kartel dan penimbun.

    Jika kita sadar, jika kita mau membuka hati dan pikiran, jika kita berpikir jernih, apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini lebih baik dari sebelumnya. Indonesia bergerak kearah yang lebih baik, memang masih ada kekurangan-kekurangan tapi tinggal menunggu waktu saja sampai kekurangan itu diperbaiki.

    Jadi sebenarnya kelompok yang membenci Jokowi itu hanya sedikit, tidak banyak tapi memang cerewetnya minta ampun. Mereka-mereka ini seperti orang yang melubangi kapal disaat kita dan pemerintah sedang membangunnya.

    Begitulah kelelawar



    Penulis :   Gusti Yusuf   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Walaupun Kerap Diserang Isu, Kepercayaan Masyarakat Indonesia Terhadap Pemerintahnya Tertinggi di Dunia Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top