728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 18 Juli 2017

    Ternyata Ini Rencana Pak Tito Jika Jadi Pensiun Dini Nanti

    Berita rencana pensiun dini Pak Tito menjadi ramai dibicarakan. Tentu saja masyarakat jadi galau karena Pak Tito seperti memiliki sederet prestasi saat menjabat sebagai Kapolri. Apalagi saat ini Indonesia menghadapi ancaman terorisme, Pak Tito yang ahli di bidang tersebut tentu sangat dibutuhkan saat ini. Apakah Pak Tito akan terjun ke dunia politik? Ternyata tidak. Jadi kira-kira kemana Pak Tito menjabat jika rencana pensiun dininya terwujud?

    Saat dengar pendapat di Komisi III DPR, Senin 17 Juli 2017. Ada sejumlah isuyang ditanyakan dalam rapat tersebut salah satunya adalah rencana Pak Tito untuk pensiun dini. Di hadapan Komisi III, Pak Tito meluruskan maksud dari rencana pensiun dini yang sempat dia sampaikan ke media beberapa waktu lalu.

    Pak Tito menyatakan tidak ada maksud tertentu dalam wawancara tersebut. Pak Tito pun tidak mau disebut pernyataannya adalah pesan politik untuk kelompok tertentu.

    “Saya tidak tertarik ke politik saya sampaikan. Itu jawaban saya sekarang, Insya Allah akan tetap seperti itu,” kata Tito.

    Pak Tito menduga pernyataannya tentang pensiun dini ini ada yang salah tangkap maknanya.‎

        Dia menerangkan, jelang hari Bhayangkara beberapa media massa mengajukan untuk wawancara khusus kepadanya. Tito mengatakan tidak ingin menjadi Kapolri sampai 2022. Alasannya, kata Tito, waktu kepemimpinan yang lama tidak sehat untuk organisasi.

        Organisasi membutuhkan penyegaran-penyegaran maupun pimpinan baru.

        “Saya terlalu lama, ‎kreativitas saya bisa menurun. Saya memberi kesempatan yang lain untuk jadi Kapolri. Saya sampaikan menjadi kapolri Pekerjaan terstres karena ini Polri terbesar di dunia setelah Tiongkok,” ujarnya. (suara.com)

    Pak Tito juga menjelaskan soal pensiun dini di negara lain yang sebenarnya dianggap wajar. Kemudian, Tito menjelaskan beberapa media yang menuding ia ingin pensiun dini tahun ini dan tudingan Tito berada di bawah tekanan.

    “Saya kumpulkan pemred media besar saat halalbihalal. Ada Pak Budiman dan hampir 40-an pemred saya jelaskan. Lalu, saya juga minta Pak Budiman mengapa mengajukan pertanyaan itu. Saya juga terima WA, ratusan atau ribuan ‘Alhamdulillah Bapak pensiun dini, Bapak diganti yang lain’,” ujarnya. (news.detik.com)

    Pak Tito juga menyatakan bahwa menjabat sebagai Kapolri terlalu lama juga tidak bagus untuk kesehatan. Karenanya, dia menyatakan akan pensiun sebelum masuk masanya di 2022.

    “Saya seorang Kapolri jenderal bintang empat, saya tidak akan berbohong. Tidak ada tekanan. Apakah akan lari ke politik? Saya tidak tertarik. Apakah tertarik menjadi presiden atau wapres? Tidak tertarik. Ini jawaban sekarang, insyaallah tetap konsisten,” kata Tito.

    Lalu, ada seorang anggota yang bertanya dengan nada bercanda, apakah Tito akan bergabung dengan Golkar. Pertanyaan tersebut langsung ditepis Tito. “Tidak akan,” tuturnya.

    Lalu kemanakah kira-kira Pak Tito menaruh minat jika jadi pensiun dini?

    “Polri saja banyak musuhnya. Politik itu lebih banyak lagi musuhnya. Saya tidak tertarik politik, saya hanya tertarik ke dunia pendidikan,” kata Tito (cnnindonesia.com)

    Memang Pak pernah sekolah di Nanyang Technological University, Singapura dan berhasil meraih gelar Doktor di bidang Studi Stratejik, dengan konsentrasi Terorisme dan Radikalisasi Islam. Disana Ia meraih gelar magna cumlaude saat lulus di tahun 2013. Nah ini patut di contoh, kalau menyelesaikan studi itu lalu pulang ke Indonesia bukan langsung kabur ke Arab.

    “Inshaa Allah akan tetap konsisten seperti itu. Setelah saya kembali ke dunia pendidikan membuat saya lebih rileks dan lebih dekat dengan keluarga,” katanya.

    Jadi Pak Tito tertarik ke dunia pendidikan, tentu dengan gelas Doktor-nya beliau bisa dengan mudah masuk dunia tersebut. Memang dunia pendidikan itu menyenangkan, tidak stress tinggi, dan banyak waktu untuk keluarga.

    Namun yang jadi pertanyaan adalah, apakah maksud Pak Tito dengan dunia pendidikan itu adalah menjadi seorang dosen atau menjadi menteri pendidikan? Apalagi isu reshuffle semakin menguat dan kabarnya sejumlah menteri akan diganti. Dan kita tahu bidang pendidikan selama dibawah pemerintahan Jokowi kinerja kurang terlihat, Anies Baswedan dipecat dan penggantinya pun sibuk mengurusi full day school.

    Apakah ini kode untuk Pak Jokowi? Bagaimana menurut pembaca seword? Tapi jika mengingat sepak terjangnya selama menjadi Kapolri, sepertinya sayang jika Pak Tito yang memiliki keahlian dalam counter terorisme sampai

    pensiun dini.

    Begitulah kelelawar.



    Penulis   :  Gusti Yusuf    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ternyata Ini Rencana Pak Tito Jika Jadi Pensiun Dini Nanti Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top