728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 16 Juli 2017

    Sisi Lain Fahri, dari Pemberi Informasi Hingga Perhatian Terhadap Keamanan Jokowi

    Dibalik semua sikap Fahri Hamzah terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla satu hal yang mesti kita akui adalah secara tidak langsung keberadaan orang seperti Fahri Hamzah ini juga penting sebagai pengingat bagi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, keberadaan nyanyian Fahri setidaknya memberikan gambaran bagi langkah Joko Widodo untuk sikap apa yang mesti ia ambil.

    Keberadaan Fahri dalam mengkritik Joko Widodo secara masif ini setidaknya pula membuka mata kita bahwa kubu sebelah nampaknya keringatan melihat jejak langkah pemerintah yang mematikan segala bentuk upaya perpecahan NKRI serta segala bentuk kebijakan pembangunan yang diputuskan oleh Joko Widodo indikator keberhasilannya bisa kita lihat dari gerakan bibir Fahri.

    Apabila gerakan bibir Fahri seperti gemetaran berarti itu merupakan pukulan telak bagi kubu sebelah, namun apabila Fahri hanya terdiam berarti nampaknya itu biasa-biasa saja, saya memilih memposisikan Fahri sebagai alarm berjalan bagi Joko Widodo. Sebab kritikan itu penting dalam sebuah dinamika berbangsa dan bernegara tanpa sebuah kritik yang membangun kita juga tak bisa memperbaiki diri untuk lebih baik kedepannya.

    Lihat saja bagaimana nyanyian Fahri di beberapa media menjadi bahan evaluasi bagi menentukan langkah, walaupun sikap Fahri dalam memimpin sidang hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai kecaman namun ini merupakan peringatan bagi kita semua untuk tetap berada di belakang KPK.
    Selain itu, coba kita lihat baik-baik nyanyian Fahri diberbagai media terkait mogoknya mobil presiden . Fahri mengkritik pemerintah terkait persoalan mobil kepresidenan, menurut ia pemerintah abai terhadap keselamatan Presiden RI Joko Widodo.

    Karena masalah mogoknya mobil kepresidenan ini terjadi berulang-ulang Fahri Hamzah meminta pihak istana harus evaluasi, sebab keamanan Presiden Joko Widodo itu penting. Bahkan diluar dugaan Fahri justru memberikan pernyataan di viva.co.id pada 22 Maret 2017 bahwa “jika mobil tersebut mogok didaerah yang tidak aman, jelas-jelas membahayakan keamanan Presiden, Jadi ini soal amannya bukan soal mogoknya”.

    Bahkan Fahri secara tegas mengatakan bahwa segala kalau anggota DPR yang meninggal gantinya gampang, tetapi jika Presiden itu berbahaya, Fahri Hamzah yang juga Wakil Ketua DPR ini juga menaruh perhatian pada semua alat yang di gunakan Presiden seperti, helikopter, pesawat, mobil, semua harus di evaluasi.

    Fahri juga memberikan sinyal kepada istana agar persoalan mobil jangan di besar-besarkan sebab itu memperlihatkan ada yang tidak beres dengan manajemen di istana, Fahri juga menyarankan agar evaluasi dilakukan secara internal saja tak perlu melempar wacana ke publik, ia juga secara gamblang mengatakan bahwa pemerintah tak boleh membiarkan Presiden menggunakan mobil lama hal ini tentunya pertimbangannya adalah semata-mata keamanan Joko Widodo. Sikap Fahri terhadap persoalan ini saya menilai sebagai salah satu sikap yang bijak sebagai seorang politisi tidur.

    Fahri juga membocorkan bahwa Presiden Joko Widodo kaget mendengar ceritanya terkait konflik kepentingan antara ketua KPK Agus Rahardjo dengan Kementerian Dalam Negeri pada dugaan korupsi e-KTP. Sebagaimana penjelasan Fahri di tribunews.com pada 15 Maret 2017 dimana Fahri Hamzah menjelaskan terkait adanya konflik saat Ketua KPK Agus Rahardjo masih menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa yang di tenggarai memiliki kepentingan terhadap salah satu konsorsium pengadaan e-KTP.

        “Banyak yang Presiden itu belum tahu, belum mendapatkan laporan rupanya, Jadi kaget juga dengar keterangan yang disampaikan itu. Misalnya saya bilang ini periode lalu pak, kemudian ini kasus sebetulnya sudah diaudit tiga kali oleh BPK dan tidak ada masalah”.

    Dari beberapa kejadian ini lalu saya mencoba untuk bijak melihat Fahri Hamzah, sehingga tak salah jika menempatkan Fahri pada tempatnya, apabila kita menilai Fahri dengan penilaian ganda lalu apa bedanya kita dengan mereka (kubu sebelah) yang selalu asik menggunakan penilaian ganda dalam menilai segala sesuatu yang berkaitan Presiden Joko Widodo. Nyanyian Fahri anggap saja sebagai angin sepoi yang kandang kencang agar menjadi pengingat bagi Joko Widodo bahwa ternyata ada hembusan angin.

    Biarkan saja Fahri asik bernyanyi sebab nyanyian Fahri sebagai pengingat, pemerintahan Joko Widodo tanpa nyanyian Fahri seperti ada yang kurang lengkap.


    Penulis :   Adira Andriani    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sisi Lain Fahri, dari Pemberi Informasi Hingga Perhatian Terhadap Keamanan Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top