728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 19 Juli 2017

    Serahkan Dokumen Yang Berisi Dugaan Kejahatan KPK, Amien Rais Siap Bantu Pansus Hak Angket Bertarung Dengan KPK

    Amien Rais seolah tidak ingin jika dirinya tidak terlibat dalam persoalan yang menyangkut negeri ini. Amien merasa sangat pantas jika dirinya ikut campur tangan dengan pemerintah Indonesia. Sebagai mantan ketua MPR, PAN, dan professor luar negeri, Amien merasa jumawa dan pantas untuk menjadi tokoh bepengaruh dalam perhelatan politik di Indonesia.

    Hampir semua presiden sejak Suharto sampai Jokowi dipandang sebelah mata oleh Amien. Amien sepertinya gregetan mengapa sampai saat ini belum pernah sekalipun jadi presiden. Jokowi yang boleh dibilang orang baru di dunia perpolitikan Indonesia justru berhasil menganggangi Amien.

    Amien memang seorang tokoh reformasi yang berhasil melengserkan Suharto. Namun kemudian Amien juga berhasil melengserkan Gus Dur. Bukan tanpa alasan mengapa Amien senang untuk membuat gaduh Indonesia dan melengserkan presiden. Amien memang sangat bernafsu menjadi presiden. Namun sepertinya sampai akhir hayatnya Amien tidak akan pernah jadi presiden. Semakin tua usia biasanya membuat seseorang untuk lebih dewasa dan bijaksana, tidak terlalu ikut campur urusan orang muda, serta sudah tidak punya obsesi untuk berkuasa. Yang terjadi pada Amien Rais adalah sebuah anomali.

    Amien terus-menerus menyerang pemerintahan Jokowi. Amien Rais akan menebeng setiap isu dan persoalan yang bisa dijadikan momen untuk menyerang pemerintahan Jokowi. Isu penodaan agama yang menimpa Ahok serta hak angket KPK hanyalah sedikit diantara isu-isu yang Amien Rais goreng untuk menyerang pemerintahan Jokowi.

    Pemerintah sempat bermanufer ketika KPK menyebut nama Amien Rais yang diduga sebagai sebagai pemerima dana korupsi Alkes. Amien Rais bagaikan ular yang ditaburi garam. Dirinya blingsatan dan tidak terima dengan tuduhan itu. Amien menilai ini upaya pencemaran nama baik. Padahal, KPK hanya menyebut nama Amien Rais. Selain Amien Rais, masih banyak orang yang disebut namanya oleh KPK namun tidak bersalah. Penyebutan nama orang yang terkait dengan kasus korupsi memang sudah menjadi tradisi di KPK.

    Kali ini, ketika KPK berhasil membongkar korupsi E-KTP yang menjerat anggota DPR juga tidak luput dari keterlibatan Amien Rais. Fahri dan Fadli menjadi anggota DPR yang begitu getol melawan KPK. Dengan mengajukan Hak Angket KPK, Fahri menginginkan agar KPK dibubarkan. Setelah Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka, bukan tidak mungkin jika DPR akan berupaya keras untuk terus menyerang KPK.

    Ketika DPR berhasil dibungkam oleh KPK dengan ditetapkannya Novanto, Amien Rais datang dan menawarkan bantuan untuk bersama-sama melawan KPK. Amien Rais seperti ingin sekali membubarkan KPK dan ujung-ujungnya melengserkan Jokowi.

    Amien Rais bersama rombongan mengunjungi Pansus Hak Angket KPK. Tujuannya ingin memberikan masukan kepada Pansus untuk menyerang KPK.

    “Saya datang inisiatif sendiri, saya akan kasih masukan ke Pansus Angket,” ucap Amien saat tiba di Ruang Rapat KK I DPR/MPR RI, Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (19/7/2017).

    “Saya mantan ketua MPR ya. Lima tahun memimpin lembaga tertinggi waktu itu. Kalau saya diam saja ada seperti ini (kisruh Pansus Hak Angket dengan KPK), saya seperti enggak tanggung jawab,” lanjut dia.

    Amien juga menuturkan, kedatangannya ke Pansus Hak Angket KPK dengan membawa makalah yang ia buat tentang dugaan kejahatan yang dilakukan KPK.

    “Saya sudah membuat makalah ini, dugaan beberapa kejahatan KPK tetapi ini saya simpan dulu,” kata Amien.

    Adapun sumber data makalah tersebut, Amien mengaku sudah lama menghimpunnya dari berbagai sumber terpercaya.

    “Maaf ya saya ini guru besar di bidang politik ya. Saya tidak sombong-sombong, enggak boleh ya. Saya di (Universitas) Gadjah Mada, ke Chicago dulu, pernah jadi ketua MPR, saya tahu negeri ini masa saya diam aja,” ujar dia.

    Lucu juga mendengar pernyataan Amien Rais. Saya hanya ingin bertanya satu hal kepada Amien Rais, memangnya mengapa kalau anda guru besar bidang politik, alumni UGM, pernah jadi ketua MPR? Semua itu percuma jika ternyata tidak mampu membuat diri Amien Rais bersikap bijaksana dan dewasa. Justru sangat aneh ketika seseorang yang umurnya sudah semakin tua namun masih seperti anak kecil dengan membanggakan pendidikan dan jabatan yang pernah diraihnya. Orang-orang yang benar-benar hebat justru tak ada satu pun yang membanggakan tingkat pendidikan dan jabatan.

    Lebih lucu lagi ketika Amien berkata, “saya tahu negeri ini masa saya diam aja”, memangnya ada yang melarang Amien untuk berbicara? Lagipula sejak dulu kala Amien memang tidak pernah diam. Dirinya selalu mengusik presiden. Dari mulai Suharto, Gus Dur, Habibi, Megawati, SBY, dan Jokowi hampir tidak luput dari usikan Amien Rais.



    Penulis :  Saefudin Achmad   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Serahkan Dokumen Yang Berisi Dugaan Kejahatan KPK, Amien Rais Siap Bantu Pansus Hak Angket Bertarung Dengan KPK Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top