728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 14 Juli 2017

    PAN : Cari Aman, tetapi Tetap Bandel

    Sorotan mata publik saat ini sedang terarah pada Partai Amanat Nasional (PAN). Pasalnya, partai ini adalah bagian dari koalisi pemerintah namun akhir-akhir ini PAN sangat terlihat mencolok dalam perbedaan pandangan hingga sikap politik. Memang kita harus akui jika PAN dan Amien Rais bukan dua hal yang berbeda sehingga pasca Amin di isukan terlibatan dalam kasus pengadaan alat kesehatan di era Siti Fadillah  sebagai Menteri Kesehatan  (Menkes) PAN Semakin terlihat gencar dalam mengacaukann peta kekuatan Jokowi.

    Reaksi atas perbedaan sikap PAN ini muncul dari beberapa partai pengusung Jokowi pula, sebut saja Pertai Kebangkitan Bangsa (PKB) hingga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merupakan partai pendukung utama juga ikut resah dengan sikap PAN yang sering berbeda dengan pemerintah. Namun PAN masih saja menghindar dan melakukan pembenaran-pembenaran atas sikap dan langkah politik mereka yang membelot dari pemerinthan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

    Disaat PAN diserang oleh anggota koalisi lain, PAN masih saja terlihat santai dan merasa baik-baik saja dengan koalisi Indonesia Hebat ini. Bahkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan secara tegas menyarakan agar Partai Amanat Nasional keluar dari koalisi pendukung Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

    Politis PDIP mulai tak tahan dengan tingkah politisi PAN, hingga muncul pula isu perombakan Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla. Isu perombakan kabinet ini tentunya bagian dari reaksi ketidak puasan beberapa partai pengsung Joko Widodo-Jusuf Kalla terhadap politisi PAN yang cenderung membelot dari pemerintah, sehingga tak ada salahnya juga bila publik menilai isu perombakan ini mengarah pada tidak loyalnya salah satu partai pendukung pemerintah.

    Hal ini pula menggiring kita untuk sejenak berfikir tentang situasi dan aroma politik pada saat Pilpres 2019 nanti,  isu perombakan bisa jadi sebagai sebuah batu tapal untuk Joko Widodo mempertimbangkan segala kemungkinan di Pilpres 2019. Terlepas dari pembisik-pembisik utama istana, PAN sudah berkali-kali melakukan manuver politik terhadap kebijakan pemerintah yang seyognya disokong secara harmonis oleh PAN sebagai salah satu partai yang juga bagian dari pemerintah.

    Pilpres 2019 nanti tinggal menghitung hari namun PAN sudah terlihat dan berani unjuk gigi dengan membelot dari beberapa kebiajakan pemerintah sehingga jika saja Joko Widodo masih saja tetap mempertahankan hingga salah dalam pengambilan keputusan terkait pembelotan ini maka yakin dan percaya konstalasi politik akan tetap saja sama yaitu PAN tetap mencari aman tetapi tetap bandel.

    Ketegasan Joko Widodo terhadap pembelotan PAN yang tak lagi sejalan tentunya menjadi harapan parati penyokong lain, lihat saja bagaimana reaski PDIP yang selalu menghembuskan isu perombakan kabinet sebagai sebuah bentuk signal terhadap Joko Widodo sembari beraharap adanya ketegasan terkait partai yang tak sejalan dalam koalisi.

    Bahkan PDIP tak sabar dengan tingkah PAN, hal ini bisa dilihat dari cuitan Tubagus Hasanudin yang selalu mengingatkan Joko Widodo agar tegas dalam persoalan koalisi, Tubagus melihat ini merupakan momentum yang tepat guna membuka pintu konsolidasi  sebelum Pilpres 2019 lebih dekat lagi.

    Ibaratkan duri dalam daging, PAN memainkan peran yang cenderung membelot dari pemerintah tetapi saja PAN masih  ingin berada dalam lingkaran pemerintah. Keinginan PAN untuk tetap aman ini bisa dilihat dari serangan PAN yang menuduh balik PDIP, dimana PAN melalui Dradjad Hari Wibowo mengakui sendiri perbedaan dan pembelotan yang dilakukan oleh PAN. Tetapi Derajad juga menyatakan bahwa PDIP juga bandel dalam koalisi, ia mencotohkan PDIP yang selalu mengkritik menteri BUMN Rini Sumarno.

    Pembelaan PAN dengan balik menyerang PDIP ini bahkan mengundang PKB sebagai bagian dari koalisi untuk angkat bicara, sikap PKB dibeberapa media cenderung memilih untuk persoalan perbedaan diselesaikan secara baik-baik dalam internal koalisi. Sudah saat Presiden Joko Widodo untuk sejenak saja berfikir tentang partai mana saja yang bisa sejalan dan tidak bisa lagi sejalan.

    Sederhananya, Joko Widodo membutuhkan partai pendukung yang sejalan, solid dan punya komitmen yang tinggi dengannya. Sebab untuk apa mempertahankan partai yang tidak sejalan dalam perkataan dan tindakan bukankah itu sama saja menguji pertahanan politik dengan memelihara duri dalam daging, loyalitas itu penting saat ini sebab dimana-mana ada saja serangan yang berasal dari dalam, patuh untuk diwaspadai  yaitu “musuh utama” yang berada didekat kita tetapi memilih berjalan dengan dua kaki.




    Penulis :  Adira Andriani    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: PAN : Cari Aman, tetapi Tetap Bandel Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top