728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 11 Juli 2017

    Membongkar Jebakan Batman Pak Jokowi

    Pihak Istana telah menyatakan bahwa biaya perjalanan keluarga Jokowi berasal dari uang pribadi Jokowi, lawan politik Jokowi pun kejang-kejang lagi. Serangan berhasil ditepis dengan mudah, mau lihat pembuktiannya tinggal periksa saja laporan keuangan yang ada, beres. Meski saya yakin hal tersebut akan membuang-buang waktu saja. Tapi saya tetap heran juga, kenapa beliau membawa keluarganya? Kabarnya hingga mertua dan cucunya pun diajak. Hal yang jarang ia lakukan selama ini, apakah ada jebakan Batman dibalik ini semua?

    Sungguh memalukan jika saya sebagai Batman tidak bisa membedah jebakan Batman yang dipasang oleh si “ndeso”man. Tolong jangan laporkan saya ke Polisi karena mengatakan ndeso, sumpah itu cuman guyon.

    Soal bawa keluarga saat tugas keluar negeri oleh para pejabat di Indonesia memang sudah sering menjadi bahan pembicaraan publik. Bahkan sudah dianggap biasa sampai-sampai media pun sudah jengah mengangkatnya karena ya tidak bisa diberi sangsi apapun. Padahal tentu saja membawa keluarga saat bertugas keluar negeri menjadi beban bagi para pembayar pajak. Kan gak enak kalau uang kita abis kerja susah payah malah untuk ngebayarin keluarga pejabat ke luar negeri. Mending kalau ada hasilnya.

    Buat me-refresh aja, ini adalah sedikit berita mengenai topik terkait tulisan saya.

        Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR TB Hasanuddin mengatakan bahwa kebiasaan membawa keluarga ke Luar Negeri saat kunjungan kerja tak perlu dipersoalkan. Menurutnya, hal seperti ini juga terjadi di pemerintahan.

        “Yang seperti itu bukan DPR saja. Pejabat-pejabat pemerintah juga biasanya membawa istrinya ketika kunjungan keluar negeri, itu hal yang biasa,” ujarnya kepada Tempo, Kamis 26 April 2012.

        Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman memprotes agenda kunjungan kerja ke luar negeri yang dilakukan oleh beberapa anggota Komisi I DPR. Mereka memprotes agenda kunjungan yang dinilai tak transparan itu. Selain itu, mereka juga melihat agenda ini hanya sekedar plesiran karena membawa serta keluarga. Mereka juga mengaku mendapati anggota rombongan sedang berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Berlin.

        Soal membawa keluarga, kata Hasanuddin, sebenarnya tak perlu dipermasalahkan. Asalkan, tidak mengganggu agenda kerja.

        “Kalau misal anggotanya kerja terus istrinya jalan-jalan kan tidak masalah. Yang tidak boleh itu kalau ternyata suaminya malah mengantarkan istrinya jalan-jalan. Padahal harusnya ada rapat atau pertemuan,” ujarnya. (m.tempo.co, 2012)

    Atau yang ini

        Kunjungan rombongan Pimpinan DPR ke Amerika Serikat (AS) dalam rangka menghadiri konferensi ketua parlemen dunia, di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhir-akhir ini menjadi sorotan. Sebab, di sela-sela kegiatan itu, rombongan juga sempat menghadiri konferensi pers calon Presiden AS Donald Trump yang diduga sedang melakukan kampanye.

        Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang memimpin rombongan pun dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) karena diduga melakukan pelanggaran kode etik.

        Rombongan yang berangkat tidak hanya anggota DPR, tetapi ada pula sejumlah staf dan ajudan. Namun Fadli mengaku tidak hafal jumlah dan nama-namanya. Jumlah rombongan pun menjadi semakin bertambah dengan ikut sertanya 3 orang istri dan 1 anak anggota DPR.

        Menurut Fadli, anggota yang membawa istri yakni Setya Novanto, Roem Kono, dan Robert Joppy Kardinal.

        Adapun yang membawa putranya, adalah Nurhayati Ali Assegaf. Namun Fadli menilai, mengajak serta sanak keluarga dalam kunjungan kerja anggota DPR seperti itu merupakan hal yang lumrah. Apalagi, anggota keluarga tersebut tidak ikut dibiayai negara.

        “Tidak usah dibesar-besarkan. Mereka semua bayar masing-masing,” tandas Fadli Zon.(news.liputan6.com, 2015)

    Selama ini Jokowi tidak pernah memprotes anggota DPR yang membawa keluarganya ke luar negeri. Justru yang memprotes adalah rakyat dan lembaga seperti Formappi atau Perhimpunan Pelajar Indonesia. Lalu kenapa Fadli Dzon harus protes terhadap Jokowi?

    Sepertinya Jokowi memang memancing agar diprotes. Saya cukup yakin Pak Jokowi tahu dirinya pasti dipermasalahkan jika membawa keluarga. Dan benar saja ia, lawannya langsung mangap menerima umpan dari Pak Jokowi.

    Selama perjalanan dinas, Pak De tenang-tenang saja. Baru sepulang dari Turki dan Jerman kemudian istana menyatakan bahwa biayanya dari uang pribadi Jokowi. Tentu saja lawannya langsung kecele, “Lah kok gak bilang dari awal?”

    Efeknya kini lawan-lawan Jokowi harus berpikir ulang untuk membawa keluarganya ke luar negeri. Lah dulu kan udah protes tuh waktu Pak De bawa keluarga kok sekarang malah bawa. Dan kalau pun akan membawa keluarga, mau tidak mau mereka harus menggunakan biaya sendiri yang kemudian tentu laporannya akan diperiksa.

    Akhirnya jebakan Batman terpecahkan juga….

    Begitulah kelelawar



    Penulis :  Gusti Yusuf      Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Membongkar Jebakan Batman Pak Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top