728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 23 Juli 2017

    Karikatur , Wujud Pengakuan Internasional Akan “Kegalakan“ Indonesia Di Rezim Jokowi

    Karikatur adalah gambar atau penggambaran suatu obyek nyata dengan cara melebih-lebihkan ciri khas obyek tersebut.    Karikatur dalam bahasa Italia, berarti ‘memberi muatan’ atau ‘melebih-lebihkan’.

    Karikatur berbeda dengan kartun.    Kartun adalah kumpulan gambar yang membentuk suatu cerita.    Sedangkan karikatur umumnya cuma satu gambar.    Karikatur lebih cenderung memberi kesan spesial / khusus pada obyek.    Karakter / penampilan khas dijadikan titik vital untuk diubah lebih menonjol.

    Kita rakyat Indonesia pangling dibuatnya.   Bahkan tertipu badan Jokowi nan krempeng.    Krempeng bukanlah hal yang jadikan Jokowi pantas jadi olok-olokan.    Justru mengundang decak kagum.    Tidak hanya dari kita rakyat Indonesia , rakyat di luar negeri juga kagum .

    Badan krempeng bukannya jadikan Jokowi mudah disetir ke kanan kiri kanan kiri.    Tidak seperti kita duga pada tempo dulu saat pemilihan presiden pada tahun 2014.    Kita takutkan nanti bila Jokowi jadi presiden indonesia ketujuh mudah distir sesuai keinginan Megawati ,mengingat Jokowi adalah anggota Partai politik bernama Partai Demokrasi Indonesia –Perjuangan ( PDI-Perjuangan) sedangkan Megawati adalah anak presiden Soekarno dan ketua umum PDI-Perjuangan.

    Ternyata kecele semua.     Presiden Jokowi tidak bisa diatur siapapun.    Bahkan pernah heboh jadinya kalau dalam dunia perpolitikan , Jokowi disebut-sebut sebagai orang kopig.    Kopig dalam arti keras kepala.    Kopig yang mana sih, ternyata Jokowi tidak bisa diajak kompromi atau disuap.

    Tetapi kita senang , bahkan bangga dengan julukan  “Jokowi Si Kopig”.   Sebelumnya, kita capek-capek dengan mental presiden ‘lama’ yang bikin Indonesia memalukan di mata luar negeri.    Negara Indonesia besar kok lembek.    Mirip TAHU BULAT, bentuknya gede tetapi isinya kosong melompong.    Sama negara kecil ,Singapura , presiden ‘lama’ sudah takut-takut sambil berlutut memohon maaf …maaf…maaf… karena Singapura terkena polusi udara yang disebabkan kebakaran hutan di Sumatera.   Padahal perusahan yang membakar hutan ,adalah kepunyaan Singapura dan Malaysia.    Lagipula tidak ada tindakan tegas dari presiden ‘lama’ terhadap perusahan pembakar hutan.

    Kalau sekarang perusahan jangan coba-coba membakar hutan, pasti langsung dapat hadiah ‘ganjaran keras’ dari Jokowi.    Jokowi jelas bukan main-main.    Bahkan akhir-akhir ini tuh (sementara ) sudah tidak ada pembakaran hutan.   Walaupun perusahaan milik singapura atau Malaysia atau negara besar-besar…,bukan bertekuk lutut takut-takut, malah Jokowi berani menindak keras bahkan kalau perlu menendang perusahan tersebut keluar dari bumi.

    Singapura tidak bisa berbuat apa apa saat Presiden Jokowi menerapkan Amnesti Pajak.   Amnesti Pajak jadi momok menakutkan bagi Singapura karena dikuatirkan dana yang ditanam di Singapura ditarik ramai-ramai mengakibatkan Singapura kekurangan dana.    Singapura coba-coba menakut-nakuti dan mengancam penanam dana dari Indonesia dengan berbagai cara , baik cara halus maupun cara kasar.   Agar penanam dana tidak menarik keluar dana dari Singapura.    Ancaman Singapura malah dibalas lebih keras oleh Jokowi.    Entah gimana cara Jokowi bungkam Singapura.   Yang jelas, Singapura jadi manis bin loyo alias tidak berani berulah lagi.

    “Kegalakan” Jokowi betul-betul dirasakan Singapura.    Sementara Singapura belum berani coba-coba usik Indonesia .    Dulu mau dibuat pelabuhan besar di Indonesia, kok tidak jadi-jadi karena Singapura ternyata ikut bermain.   Tetapi sekarang WOOOW…presiden Jokowi membangun banyak pelabuhan besar-besar, mau tidak mau bikin sesak Singapura.   Bahkan satu pelabuhan besar yaitu pelabuhan Tanjung Priok di Indonesia sudah bisa jadi labuhan kapal pesiar , kapal kargo raksasa.

    Nelayan negara tetangga seperti Vietnam,Thailand,Cina, Malaysia pernah rasakan “kegalakan” Indonesia.    Karena mengambil ikan di laut dalam Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesi.    Kapal ditenggelamkan tanpa kompromi oleh Indonesia lewat menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    Kejadian penenggelaman kapal tersebut sampai terkenal di luar negeri. Bahkan penenggelaman kapal diituangkan ke dalam komik, yang dibikin orang Jepang.


    Nelayan Cina merasa berkuasa , bisa ambil ikan semau-maunya di Laut Cina Selatan.    Selama ini dibiarkan saja oleh banyak negara yang punya sebagian wilayah di Laut Cina selatan , seperti Malaysia,Vietnam, Brunei, Filipina.

    Begitu masuk di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia , kapal-kapal nelayan Cina ditembak TNI-AL.    Salah satu kapal nelayan Cina ditangkap.    Timbul kemarahan pemerintah Cina, bahkan klaim ZEE Indonesia adalah wilayah tradisional Cina.   Bukannya diam dengan tangan-kakinya gemetar, Presiden Jokowi malah balas melabrak Cina agar Cina jangan macam-macam di ZEE Indonesia.    Dan pertegas ZEE Indonesia adalah kedaulatan Indonesia.

    Keberanian Jokowi melawan Cina , mencipta kekaguman rakyat Filipina.  Bahkan rakyat Filipina pengen punya  presiden Filipina pemberani seperti presiden Jokowi dalam menghadapi Cina.   Kekaguman rakyat Filipina tersampaikan dalam wujud karikatur dengan sindiran halus terhadap presiden Filipina.

    Akhir-akhir ini terorisme terasa begitu sangat dekat di depan mata rakyat Indonesia.   Belum lama terjadi ledakan bom panci di Bandung.    Untunglah tidak ada korban jiwa.    Ledakan bom panci terjadi secara tidak sengaja karena kesalahan teknis.


    Terorisme berbalut agama Islam padahal Islam cinta damai.    Radikalisme Islam sangat membahayakan Indonesia, karena bertentangan dengan ideologi yang selama ini dianut Indonesia, Pancasila.    Pancasila mengayomi semua perbedaan , dalam suku, agama,adat dan ras (SARA).    Tercipta lah rasa aman bagi semua rakyat di Indonesia, bahkan kian kuat kesatuan dan persatuan .

    Radikalisme Islam sudah lama menyusup di kehidupan masyarakat Indonesia.    Lama dibiarkan oleh pemerintah, sehingga Islam radikal berkembang cepat.    PKI / aliran komunis ( sementara) tidak lagi jadi ancaman bagi Indonesia , tetapi aliran Islam radikal mengancam  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

    Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) , suatu organisasi keislaman hendaknya menjadikan Indonesia sebagai negara khilafah.    Paham HTI secara perlahan-lahan berhasil merasuki elemen masyarakat.    Dari lingkungan desa sampai lingkungan kepresidenan

    Nampak bahaya paham HTI, bisa merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.    Untuk mempertahankan ideologi Pancasila yang dirasa sangat pas bagi kehidupan berbangsa di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, adat dan budaya., presiden Jokowi terbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) ‘Pembubaran Organisasi Masyarakat’.    “Kegalakan” Presiden Jokowi dalam menghadapi segala bentuk gangguan keamanan Indonesia.    Seiring terbitnya Perpu ‘Pembubaran Organisasi Masyarakat’, HTI langsung dibubarkan secara legal tanpa harus melalui pengadilan lebih dulu.

    Perpu ‘Pembubaran Ormas’ mengundang pro dan kontra.    Miris, diprotes beberapa oknum DPR/MPR yang seharusnya bisa berpikir bijaksana.   Karena kesatuan dan keutuhan NKRI jauh lebih penting.   Pemerintah , khususnya presiden Jokowi memang sudah kebal, sering dicemooh atau diserang bertubi-tubi oleh DPR/MPR .    Tekad presiden Jokowi sudah tidak bisa tergoyahkan, karena rakyat jauh lebih penting , bahkan wajid dilindungi negara sehingga merasa aman dan damai.

    “Kegalakan” Presiden jokowi dalam menegakkan hukum bagi pengacau /pengganggu keamanan negara.    Tidak ada kompromi sedikitpun bagi barangsiapa mau coba merubah /menggantikan ideologi Pancasila, bahkan langsung dihancurkan sampai akar-akar.    Ideologi Pancasila merupakan pemikiran leluhur pendiri negara Indonesia .    Pendirian negara Indonesia yang berideologikan Pancasila dan bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika rupanya tidak mudah , bahkan harus terlebih dahulu melalui pengorbanan berdarah-darah dan pengorbanan keegoan yang bersifat kedaerahan/kesukuan.   Ideologi Pancasila bukan baru pertama kali mendapat perlawanan , pernah terjadi saat timbul pemberontakan Darul Islam/tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang mau mendirikan negara Islam Indonesia di berbagai daerah pada tahun 1949.

    “Kegalakan” tadi dimaksud adalah KETEGASAN .   Ketegasan pemerintah Indonesia dan presiden Jokowi dalam memberantas radikalisme Islam diakui Internasional.    Pengakuan internasional dalam wujud karikatur yang terbit di surat kabar ternama dari Amerika Serikat “New York Times”.  Karikatur menggambarkan Jokowi memberantas tumbuhan perusak berserta akar-akarnya dengan semprotan pestisida.
    .

    Banyak karikatur yang menggambarkan ketegasan Indonesia di era Jokowi, merupakan pengakuan nyata dari internasional  sulit terbantahkan.    Kita rakyat Indonesia bangga punya presiden Jokowi.    Presiden Jokowi seolah-olah reinkarnasi presiden Soekarno, menjadikan Indonesia negara besar yang tidak akan berani diremehkan negara asing.    Bahkan alien juga segan sama Indonesia.    Sudah wajib, Indonesia jadi negara besar , baik secara ekonomi maupun secara militer.



    Penulis : Winarno   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Karikatur , Wujud Pengakuan Internasional Akan “Kegalakan“ Indonesia Di Rezim Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top