728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 16 Juli 2017

    Jokowi VS Amien Rais, Mana Yang Lebih Baik?

    Para pembaca Seword ada tidak yang usianya rentang waktu 30-40  tahun? Kalau iya berarti saudara semasa kecil menjadi saksi nyata sejarah reformasi, dimana hampir seluruh negeri ini percaya bahwa pahlawan reformasi adalah Amien Rais. Saya pribadi waktu tahun 1998 masih kelas 3 SD, namun bapak saya merupakan penggemar setia Amian Rais. Hal ini membuat saya selalu ikut kegiatan bapak ketika ada kampanye PAN di kota Gresik atau sekitarnya. Meskipun di kota Gresik sendiri PAN tidak laku karena kota Gresik adalah basis PKB yang digawangi Gus dur serta masih berdiri kokoh partai Golkar yang merupakan warisan orde baru.

    Saya secara pribadi sebenarnya bingung, siapakah yang layak disematkan sebagai bapak reformasi? Karena belum ada teori baku atau bukti otentik yang benar-benar menyematkan kata “bapak reformasi” kepada seseorang. Ada banyak teman yang bilang bahwa bapak reformasi adalah Amien Rais. Namun ada yang bilang dengan kegigihannya melawan rezim Soeharto maka Megawati layak menyandang sebagai Ibu Reformasi. Ada juga yang bilang bahwa Gus dur juga layak disematkan sebagai bapak reformasi. Saya sendiri bingung, tidak berani menyampaikan data dan asumsi secara pribadi. Hanya mampu sebatas memberikan sedikit opini saja mengenai bapak reformasi ini. Karena memang ketika pergolakan tahun 1997-1998 terjadi banyak sekali tokoh-tokoh baru dan masih muda di kancah perpolitikan Indonesia dan mengkalim bahwa dirinya adalah seseorang yang melawan Rezim Soeharto dan layak disebut penggagas reformasi.

    Ok teman-teman kita kembali ke pembahasan yang sesungguhnya
    Ada begitu banyak hal yang bisa kita bahas jika kita membandingkan sosok Presiden Republik Indonesia Jokowi dengan mantan ketua MPR Bapak Amien Rais.

    1. Kita tahu bahwa pada tahun 2004 Bapak Amien Rais berpasangan dengan Bapak Siswono bertarung mengikuti Pilpres, dan kebetulan saat itu beliau kalah oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Bapak Jusuf Kalla. Dan pada tahun 2014 Bapak Jokowi bertarung mengikuti Pilpres melawan Prabowo Subianto dan Bapak Jokowi menang sehingga berhak menduduki jabatan Presiden Republik Indonesia. Dari sini sudah bisa dibandingkan bahwa Bapak Presiden Jokowi pernah merasakan kursi presiden RI 1 sedangkan bapak Amien Rais masih calon, belum jadi presiden.
    2. Bapak Presiden Jokowi bukan merupakan ketua umum partai namun mampu menjadi Wali kota, Gubernur hingga sekarang jadi Presiden sedangkan Bapak Amien Rais belum mampu menjadi Presiden RI

    Sebenaranya kalau kita kupas akan banyak sekali pergulatan dan pertentangan yang terjadi antara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta Amien Rais selaku mantan ketua MPR.
    Kita bisa memulainya dengan hebatnya penentangan yang dilakukan oleh Amien Rais terhadap Jokowi mulai dari pencalonan Gubernur Jakarta hingga pencalonannya sebagai Presiden. Bahkan, kita sama-sama tahu tentang kasus jalan kaki Jogja-Jakarta jika Jokowi terpilih sebagai Presiden Indonesia.

    Atau kita tentunya juga mengingat perihal surat terbuka dari anak Amien Rais terhadap Jokowi pada tahun 2014 perihal pencalonan Jokowi yang dianggap tidak amanah karena meninggalkan jabatan Gubernur Jakarta periode 2012-2017. Yang paling terbaru adalah mencuatnya upaya pemerintah dalam memberangus ormas-ormas radikal di bumi pertiwi. Dengan lantang Amien Rais mengatakan kritikan kepada pemerintah bahwa : PKI didepan mata dibiarkan, ormas islam (HTI) yang tidak berbahaya kok mau dibubarkan. Pernyataan Amien Rais ini menimbulkan banyak sekali polemik dimedia, karena yang bertarung tentunya dua sosok figure yang tidak asing di negeri ini. Yakni Presiden Jokowi versus mantan Ketua MPR Amien Rais.

    Dari sekian banyak pertentangan, saya lebih suka membahas tentang masa bakti seseorang. Dan saya lebih suka menggunakan peribahasa padi, yakni semakin tua semakin merunduk atau semakin tua semakin berisi/berilmu.

    Sebagai generasi muda bangsa ini, tentunya kita tidak boleh tutup mata dan menggunakan sentiment buta dalam menilai Amien Rais. Bagaimanapun jabatan ketua PP Muhammadiyah, Ketua umum PAN, hingga jabatan ketua MPR bukanlah jabatan remeh. Mau diakui atau tidak, karya beliau sedikit banyak sudah terpatri didalam negeri ini. Karya-karya bilau wajib kita apresiasi sebagai salah satu anak bangsa dengan karya-karya yang luar biasa.

    Namun jika menilik dengan pernyataan awal saya tentang masa bakti dan juga ilmu padi. Saya berpikir bahwa sudah saatnya Amien Rais pensiun dari dunia politik Indonesia, berhenti membuat polemik yang memancing kegaduhan. Sudah saatnya beilau menjadi seorang guru bangsa yang mampu memberi pelajaran bagi generasi-generasi berikutnya tentang kepahlawanan, kenegarawanan, kebangsawanan dan masih banyak lainnya.

    Kita semua bisa mengambil contoh pada sosok Habiebie, sosok Habiebie adalah panutan sejati bagi kaum muda yang ingin mengabdi pada negeri tercinta. Beliau benar-benar mencerminkan manusia yang memiliki masa bakti, manusia yang sadar diri bahwa baktinya pada dunia politik sudah selesai dan berhenti memenuhi ambisi-ambisinya terus-menerus. Kita bisa belajar banyak dari Bapak Habibie tentang bagaimana menjadi padi, semakin tua semakin berisi, semakin berilmu semakin menunjukkan tajinya sebagai seorang yang berilmu.
    Bagaimana menurut teman-teman?

    Semoga bermanfaat
    Terima kasih



    Penulis  :  Mukhlas Prima Wardani    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Jokowi VS Amien Rais, Mana Yang Lebih Baik? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top