728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 15 Juli 2017

    Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PAN Panik Dan Melempar Bola Panas Ke Jokowi

    Entah siapa yang pertama kali menyebarkan isu bahwa Jokowi akan kembali melakukan reshuffle kabinetnya. Sampai sekarang belum ada keterangan resmi dari Istana bahwa Jokowi akan berencana melakukan reshuflle. JK pun ketika ditanya isu reshuffle ini, hanya mengatakan bahwa reshuffle adalah hak  prerogatif dan menyuruh wartawan untuk langsung bertanya kepada Jokowi.

    Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki juga mengaku belum mendapatkan informasi terkait dengan adanya rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat ini. Namun yang pasti, dia yakin Presiden Jokowi menginginkan terus adanya perbaikan kinerja di berbagai  bidang. Jokowi tentu punya keinginan untuk memperbaiki bidang-bidang yang dirasa lambat dalam perkembangannya.

    Memang telah muncul isu reshuffle kabinet, namun sekali lagi hanya isu. Jokowi belum memberikan penjelasan apapun dengan isu ini. Namun meskipun masih sebatas isu, ternyata mampu membuat PAN ketar-ketir kadernya akan direshuffle oleh Jokowi. Yandri Susanto selaku Sekretaris Fraksi  PAN merespon mencuatnya kembali isu reshuffle kabinet yang berpotensi akan menggusur Kader PAN.

        “Jokowi sudah lebih dua kali reshuffle. Reshuffle biasa saja. Menteri ketika dilantik, harus siap suatu saat akan diganti. Semua menteri berpeluang di-reshuffle dan dipertahankan. Kader kami yang santer akan di-reshuffle. Kami belum pernah diajak bicara tentang rencana reshuffle,” kata Yandri

    Saya pikir, Yandri tidak perlu terlalu panik seperti itu. Memang belum ada keterangan resmi dari Jokowi bahwa akan ada reshuffle kabinet. Jadi mana mungkin Jokowi akan mengajak bicara soal reshuflle kabinet. Sayangnya, belum apa-apa, Yandri sudah keburu baper, berburuk sangka dan melempar bola panas ke Jokowi. Yandri bahkan mempertanyakan, kalau memang benar ada reshuffle, Yandri ingin penjelasan parameter yang digunakan seperti apa.  Kalau parameternya kinerja, Yandri yakin kader PAN yang ada di kabinet, Asman Abnur sangat baik kerjanya. Parahnya, sikap Yandri semakin tidak terkendali.

        “Saya yakin, Asman tak akan di-reshuffle. Tetapi, kalau ada parameter lain, kami tak dukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), perppu ormas kami vokal, lain soal. Kalau ada alasan politik, kami tak bisa menjangkau. Kalau Jokowi karena alasan politis, terserah Pak Jokowi. Kami tidak akan ngoyo,” kata Yandri.

    Hehehe..saya ingin ketawa melihat respon yang sangat berlebihan dari Yandri. Reaksi berlebihan Yandri menanggapi isu reshuffle menunjukan betapa paniknya kubu PAN dengan isu reshuffle. PAN merasa kadernya akan menjadi salah satu korban reshuffle.

    Isu reshuffle yang entah disebarkan oleh siapa ternyata mampu membuat PAN panik. Lucu juga melihat respon berlebihan Yandri, apalagi nama Ahok kembali dibawa-bawa. Apa hubungannya Ahok dengan reshuffle kabinet? Heheh. Ahok sudah hidup tenang di Tahanan, tolong jangan bawa-bawa nama dia lagi.

    Ada hal yang menarik mengapa PAN begitu panik dengan wacana reshuffle, padahal masih sebatas isu. Sepertinya PAN sudah  menyadari bahwa Jokowi sudah membaca gerak-gerik PAN yang terus mencoba melawan pemerintah. PAN menjadi partai yang menolak dengan Perppu Ormas. Oleh karena itu, PAN merasa akan menjadi salah satu korban reshuffle. Amien Rais sebagai tokoh pendiri PAN juga terus menyerang siapapun yang memerintah di Indonesia. Sejak tahun 1998 sampai sekarang, siapapun presidennya akan Amien Rais serang dan remehkan. Jokowi seperti sudah menyadari bahwa keberadaan PAN berpotensi akan menghambat kinerjanya.

    Tujuan Yandri mengeluarkan pernyataan bahwa kinerja kader PAN di kabinet termasuk bagus adalah agar ketika nanti Kader PAN benar-benar direshuffle¸ dia akan bisa menyerang Jokowi dengan tuduhan aneh-aneh seperti ada kepentingan politik seperti yang dikatangan sebelumnya. Jadi sebelum benar-benar direshuffle, Yandri seperti ingin membangun opini masyarakat bahwa kinerja kader PAN termasuk baik dan jika di reshuffle,  berarti karena ada unsur politik. Yandri ingin mengajak masyarakat untuk sama-sama memprotes Jokowi jika ada kader PAN yang direshuffle.

    Yandri seperti sedang mempersiapkan amunisi jika nantinya ada kader PAN yang benar-benar di reshuffle. Namun saya pikir pernyataannya sudah sangat tendensius kepada Jokowi. Jangankan membuat parameter yang dijadikan tolok ukur untuk menentukan menteri yang di reshuffle, Jokowi bahkan belum buka suara terkait isu reshuffle kabinet, Yandri sudah merasa seolah-olah akan ada reshuffle. Semakin keterlaluan ketika mengaitkan isu reshuffle dengan Ahok. Jika Yandri mengatakan akan legowo menerima keputusan Jokowi, saya pikir hanya basa-basi saja.


    Penulis :   Saefudin Achmad    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PAN Panik Dan Melempar Bola Panas Ke Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top