728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 17 Juli 2017

    Hary Tanoe Sah Jadi Tersangka

    Hari ini, senin (17/7/2017) merupakan hari yang bersejarah bagi sekelompok orang, tapi bisa jadi hari yang mengecewakan. Karena hakim memutuskan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Hary Tanoe atas penetapannya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

    Penguasa media yang kerab disapa HT ini diduga telah mengancam penyidik Jaksa Agung Yulianto melalui media elektronik. Berikut isi pesan singkat HT yang berujung pada penetapannya sebagai tersangka “Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan.”

    Sebelumnya HT telah membantah mengancam Yulianto. Dia menegaskan tujuannya masuk ke dunia politik untuk membuat Indonesia yang lebih baik. Namun Bareskrim Polri memiliki cukup bukti untuk menetapkan HT sebagai tersangka. Hingga kemudian HT menempuh jalur hukum melalui praperadilan.

    HT sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Apalagi dia adalah CEO MNC Group. Namanya sering nongol di layar kaca pada teks berjalan di stasiun televisi iNews TV miliknya. Wajahnya juga sering muncul di stasiun televisi tersebut.

    Perjalanan politik HT bisa dibilang sudah cukup panjang. Pengusaha yang berambisi menjadi presiden ini pernah mencalonkan diri sebagai Wapres berpasangan dengan Wiranto. Namun sejarah berkehendak lain. Pasangan ini gagal mendaftarkan diri sebagai Capres dan Cawapres RI ke KPU .

    Untuk memuluskan langkahnya menjadi penguasa HT mendirikan partai Perindo. Hingga saat ini Perindo telah resmi menjadi partai dengan ketua umumnya adalah HT sendiri.

    Seiring berjalannya waktu HT berseberangan jalan dengan Wiranto. HT menjadi tim sukses Anies-Sandi pada saat Pilgub DKI yang lalu, sedangkan Wiranto mendukung Ahok–Djarot. Wiranto diangkat oleh Jokowi menjadi Menkopolhukam  dan HT masuk ke dalam barisan oposisi pemerintah.

    Saat Pilkada DKI Jakarta yang lalu HT berada dalam satu barisan dengan orang-orang yang getol memenjarakan Ahok, yaitu FPI, GNPF-MUI dan kelompok lainnya. Kelompok ini adalah pendukung Anies-Sandi yang tidak ingin Jakarta dipimpin oleh non muslim. Perjuangan mereka sangat militant dalam memenangkan Anies-Sandi. Media milik HT juga memberitakan kampanye Anies-Sandi. Upaya-upaya yang mengatasnamakan agama terus digelorahkan agar Ahok tidak terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta.

    Perjuangan mereka berhasil mengantarkan Anies-Sandi ke posisi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Ahok juga harus berlapang dada menerima kekelahan. Dan untuk sementara waktu harus beristirahat sejenak dari aktifitas politik di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Demo berjilid-jilid yang dipimpin oleh Riziek telah mengantarkan Ahok tertuduh sebagai penista agama.

    Hakim telah memutuskan gugatan praperadilan yang diajukan oleh HT. Keputusannya adalah menolak gugatan tersebut.  Penetapan tersangka oleh Bareskrim Polri telah sah menurut hakim.

    Yang dirasakan oleh HT hari ini mungkin sama seperti yang dirasakan oleh Ahok saat ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri tahun 2016 yang lalu. Namun, sepertinya Ahok lebih ksatria dari pada HT karena dia menerima status tersangka, tidak mengugat ke praperadilan dan berkali-kali meminta maaf kepada umat muslim yang merasa tersinggung atas ucapannya.

    Mungkin saja saat ini HT sudah H2C atau harap-harap cemas . Kedepan dia akan kembali berhadapan dengan hakim untuk mempertanggungjawabkan pesan visionernya yang dikirimkan kepada salah seorang penyidik Jaksa Agung. Palu hakim akan menentukan nasib HT ke depan. Apakah karir poltiknya akan berhenti di penjara atau namanya akan semakin terang?

    Akan lebih baik kalau HT bersifat ksatria dihadapan peradilan. Jika memang salah hadapi resiko dan minta maaf. Jika memang tidak bersalah, tenang saja dan hadapi peradilan. Contohlah Ahok. Dia tidak pernah mangkir dari persidangan dan tidak pernah mengatakan dirinya dikriminalisasi. Walaupun dekat dengan presiden, Ahok juga tidak pernah meminta bantuan presiden atas kasusnya. Jangan sampai ambisi lebih besar dari pada nyali.

    Masyarakat menunggu bagaimana sikap HT di pengadilan nanti. Apakah sama dengan Ahok yang begitu taat kepada hukum? Masyarakat juga menunggu bagaimana media milik HT memberitakan HT menjalani persidangan ke depan. Apakah akan seheboh saat memberitakan sidang Ahok beberapa waktu yang lalu?



    Penulis   : Fery Padli     Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Hary Tanoe Sah Jadi Tersangka Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top