728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 13 Juli 2017

    Halusinasi Tingkat Dewa, Fahri Hamzah Berangan kalau Dia Menjadi Presiden

    Manusia itu biasanya punya rasa malu. Tapi kalau rasa malu seseorang sudah hilang, tindakan yang paling sintingpun tidak diperdulikan. Nah, kelakuan Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR sungguh luar binasa. Fahri berpesan kepada Jokowi terkait dengan isu reshuffle.

    “Kalau saya, saya bisa menjawab riil kalau saya presiden. Kalau saya menjawab sebagai presiden, insyaallah timnya kompak dan nggak ada reshuffle,” ujar Fahri Hamzah.

    Buset, ini namanya sudah halusinasi tingkat dewa. Membayangkan diri sebagai presiden itu boleh-boleh saja, asal hanya untuk menyenangkan diri sendiri. Ini malah dengan bangganya berangan menjadi Presiden didepan publik. Urat malunya masih ada? Atau sudah hilang sejak jadi anggota DPR?

    Entah ini akibat overdosis panadol atau memang Fahri ini punya angan ingin menjadi Presiden. Sudah kerjanya agak titik-titik, masih membanggakan diri pula. Coba, apa prestasi Fahri selama menjadi anggota DPR? Menjadi anggota DPR Fraksi independen pertama kah? Fahri yang notabene tidak punya hak apapun soal reshuffle pun sok pintar soal hal ini.

    “Itu merupakan hak prerogatif Presiden, karena apa pun keputusan Presiden, itu kewenangan dia secara internal dalam kabinet. Yang penting bagi kita, reshuffle itu demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat dan jangan lupa juga harus memiliki etika kepada pejabat yang ada,” kata Fahri

    “Menteri bukan pejabat tinggi yang biasa, mereka adalah pejabat yang terhormat. Biasakanlah proses pergantian terhadap mereka itu juga dengan menghormati mereka,” lanjutnya.

    Kata-katanya seolah-olah masuk akal, meski sebenarnya tidak berisi. Penjabat negara itu SELALU berada diposisi terhormat. Namanya juga pemerintah, setiap orang wajib menghormati mereka. Yang menjadi masalah adalah bila ada penjabat negara yang sifatnya titik-titik seperti para anggota DPR.

    Sangat sulit ditemukan prestasi DPR kecuali sering ribut dengan pemerintah yang sekarang. Jokowi rajin dan jujur, tapi kok DPR selalu mencari perkara? Apa memang karena DPR itu malas dan tidak jujur, jadi tidak tahan dan gatal melihat Presiden yang mau kerja keras?

    Fahri merupakan anggota DPR paling responsif terhadap semua isu. Coba pikir, isu apa yang tidak pernah dikomentari Fahri? Hampir semuanya selalu dikomentari, seolah-olah uang rakyat dipakai untuk membiayai setiap kata wakil rakyat ini.

    Fahri pernah mengusulkan pembubaran lembaga KPK dalam rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan fraksi dengan lembaga penegak hukum seperti Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, dan KPK, dengan alasan bahwa sebuah negara yang menganut sistem demokrasi tidak boleh ada lembaga yang sangat kuat atau superbody sehingga berpotensi tak bisa diawasi.

    Justru karena KPK memang dirancang khusus untuk menjadi sebuah superbody. Karena pembentukan KPK memang bertujuan untuk menarget pemerintah dan DPR. Kalau KPK ditahan oleh birokrasi, maka KPK akan lumpuh.

    Fahri ini memang berkhayal tanpa bekerja. Selama 2 tahunan bekerja di DPR, tidak jelas target UU yang dihasilkan per tahun kecuali prestasi yang ditoreh adalah dipecat dari PKS dan mencetak rekor manusia pertama sebagai anggota (Wakil Ketua) DPR independen.

    Tapi kita juga harus salut dengan manusia yang satu ini. Mukaya pas-pasan, otaknya pas-pasan tapi mampu mengajak ratusan ribu orang untuk memilihnya menjadi anggota DPR. Ini kan namanya bakat, seperti Temon yang mukanya pas-pasan tapi disukai banyak orang di Indonesia.

    Entah apa Fahri mengerti kalau dirinya adalah anggota DPR. Sikapnya seperti anak TK, ngomongin hal yang tidak jelas tanpa hasil kerja. Atau jangan-jangan…. memang syarat menjadi anggota DPR harus memiliki sikap seperti Fahri?

    Sudahlah, biarkan saja Fahri menghayal. Mau mimpi jadi Iron Man sekalipun, tidak akan ada yang melarang. Yang penting kalau bisa mulutnya diam, tapi ya, itu juga mimpi yang mungkin tidak akan tercapai.


    Penulis : Evan Kurniawan    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Halusinasi Tingkat Dewa, Fahri Hamzah Berangan kalau Dia Menjadi Presiden Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top