728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 23 Juli 2017

    Gerindra Menganggap Tindakan Walkout Adalah Kemenangan. Mulai Tidak Waras?

    Masihkah ingat Gerindra yang sujud syukur akibat survey abal-abal pada Pilpres yang lalu? Kewarasan orang-orang ini dipertanyakan saat itu, sudah kalah tapi berhalusinasi menang.

    Ternyata sejarah kembali berulang. Beberapa fraksi yaitu PAN, Gerindra, Demokrat dan PKS Walkout pada sidang UU Pemilu. Namun dengan koplaknya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono menyebut momen itu sebagai ‘kemenangan’ mereka.

    Meski dinilai kalah dalam penetapan keputusan, Partai Gerindra tetap berbangga diri atas aksi walk out fraksinya di DPR.

    “Bagi Gerindra dan partai pendukung presidential threshold nol persen itu, tadi malam adalah malam kemenangan,” kata Ferry Juliantono

    Marilah kita tepok jidat seratus kali melihat logika yang sudah sangat sinting ini. Mereka jelas-jelas sudah kalah tapi entah mengapa berhalusinasi bahwa mereka ‘menang’. Ini merupakan kelainan otak yang sudah parah, air mendidih dikatakan dingin.

    Apakah kekalahan pilpres masih membuat jiwa mereka terguncang hingga tidak bisa melihat kenyataan? Atau memang pada dasarnya otak mereka sudah begitu, segala sesuatu dibuat terbalik. Mungkin saja bagi mereka Presiden Indonesia adalah Prabowo, bukan Jokowi.

    Penjelasan mereka soal ‘kemenangan’ juga sangat koplak. Kemenangan yang mereka maksud bukanlah berdasarkan hasil voting. Namun kemenangan karena berpegang teguh pada konstitusi.

    “Kemenangan bukan ditentukan jumlah votingnya, tapi karena kita konsisten menjaga nilai-nilai konstitusi dan nilai-nilai demokrasi,” ujarnya.

    Sungguh rasanya ingin mengumpat kepada mereka. Mereka dengan tidak malunya mengatakan ‘menjaga nilai konstitusi’ padahal mereka sendiri sudah menginjak konstitusi.

    Masih ingat PDIP adalah pemenang pemilu? Masih ingat PDIP lah yang menang Pilpres? Jadi kok bisa semua wakil dan ketua DPR merupakan pihak sebelah? PDIP yang MENANG dicurangi dengan sidang kilat yang membuat PDIP tinggal gigit jari. Menang Pemilu tapi tidak mendapatkan apa-apa.

    Memang betul para politisi ini tidak memiliki rasa malu sama sekali. Kulit mukanya setebal muka badak. Setelah korupsi pun masih bisa melambaikan tangan ke wartawan. Siapa lagi yang bisa percaya kepada orang seperti ini?

    Gerindra tentu saja dengan tidah tahu malunya akan  mendukung pihak-pihak yang akan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Lucunya, bukan mereka yang akan mengajukannya langsung ke MK, tapi berharap ke pihak lain.

    “Gerindra juga mendukung lah. nggak usah Partai Gerindra, masyarakat nanti juga pasti akan melakukan judicial review,” kata Ferry

    Ini namanya macan ompong sejati. Tidak mau reputasi jatuh bila MK menolak, langsung melempar bola panas ke orang lain. Macan Asia apaan? Ketua mereka pernah kabur ke luar negeri kok. Tentara tapi nyalinya tukang becak.

    Oh ya, bagi yang belum tahu, Gerindra sempat teriak saat melakukan Walkout. Mereka berteriak “Gerindra untuk rakyat!”. Rakyat yang mana? Mereka sendiri tentunya, masak semua rakyat Indonesia? Kaum mereka memang sok pro rakyat padahal ada titik-titiknya kok.

    Gerindra juga dengan sintingnya menuduh pemerintah bertindak sewenang-wenang. Juga mengaku bahwa keinginan mereka merupakan kehendak rakyat

    “Saya yakin kehendak rakyat dimenangkan dalam keputusan MK. Kalau mau pakai kekuasaan, semua memang bisa dipaksakan, tapi akhirnya kasihan kalau nanti pemerintah dan pendukungnya kalah di MK. Semua jadi percuma,” ujar Ferry.

    …..Sudahlah, bisa-bisa kita yang ikut sinting melihat keegoisan dan kesintingan para orang seperti ini. Mengaku membela rakyat padahal mereka membela diri sendiri. Menuduh pemerintah sewenang-wenang padahal kalau Jokowi mau mereka bakal langsung kena kasus (pemerintah bisa ‘menggali’ dosa lama)

    Jokowi itu sangat sabaran dan baik. Coba kalau Prabowo jadi Presiden dan ada yang berani mengkritik. Besok langsung tinggal nama. Itupun kalau belum dihapus namanya dari catatan sipil.

    Akhir kata, jangan dukung politisi yang logikanya sinting. Jangan sampai pula negara kita menjadi negara sinting. Pilih yang memang berkualitas, jangan hanya berdasarkan agama atau partai. Menyesal 5 tahun pun percuma, mereka sudah terpilih.



    Penulis : Evan Kurniawan   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Gerindra Menganggap Tindakan Walkout Adalah Kemenangan. Mulai Tidak Waras? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top