728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 11 Juli 2017

    Fahri Hamzah Adalah Aset Negara, Keberadaannya Cukup Langka, Harus Dilindungi!

    Siapa yang tak kenal dengan sosok Fahri Hamzah, pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat tersebut sudah tidak asing lagi namanya di dunia perpolitikan Indonesia. Hampir setiap hari wajahnya menghiasi layar kaca, media mainstraim maupun media sosial. Bagi saya pribadi, Fahri ini termasuk politikus yang memiliki gaya politik paling unik. Sebenarnya ada satu lagi politikus yang memiliki gaya unik selain Fahri, tak lain adalah rekannya sendiri Fadli Zon.

    Namun, kali ini saya lebih tertarik untuk membahas sosok Fahri Hamzah. Rasanya kurang afdol kalau saya menyebut dia dengan Fahri saja. Bagaimana kalau saya panggil dia Mister,,,

    Iya, lebih tepatnya Mister Fahri, biar lebih gaul sedikit. Seperti yang saya bilang diatas, Fahri ini memiliki gaya politik yang unik. Saking uniknya, tak jarang foto-fotonya dipajang dalam bentuk meme diberbagai group di facebook maupun group whatsapp. Padahal kita tahu, Mister Fahri ini bukan orang sembarangan, dia adalah pejabat negara yang mewakili suara rakyat Indonesia.

    Hampir seluruh rakyat Indonesia pun tahu, Mister Fahri adalah seorang wakil ketua DPR-RI. Dan bahkan ilalang pun kalau diberi kuasa untuk berbicara, tentu kenal siapa Mister Fahri. Tapi kok mereka pada nggak takut, masa seorang wakil ketua DPR-RI dibuat lelucon dalam bentuk meme. Sungguh terlaluu,,,

    Imbas dari ulahnya yang unik, tak sedikit masyarakat yang mengkritik sosok Mister Fahri. Kebanyakan mereka melampiaskannya dalam bentuk meme. Tentu publik pun memiliki alasan tersendiri, kenapa berbuat demikian. Publik merasa gerah, melihat kinerja Mister Fahri selama menjabat sebagai wakil ketua DPR-RI.

    Publik merasa, seorang wakil rakyat yang seharusnya bekerja untuk menyerap dan menindaklajuti aspirasi rakyat, justru malah menjadi biang kegaduhan. Sehingga tak heran, berbagai tanggapan negatif pun dilayangkan kepada Mister Fahri. Mereka menganggap, apa yang dilakukan Mister Fahri selama ini kontra produktif alias belum menghasilkan apa-apa.

    Puncak dari kemarahan publik kepada Mister Fahri, ketika ia getol melawan KPK dengan menggulirkan hak angket. Publik merasa apa yang dilakukan Mister Fahri sudah diluar batas. Mister Fahri dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab karena telah menjembatani adanya hak angket. Dan bahkan Mister Fahri menuding balik KPK, jika yang dilakukan KPK mengenai kasus e-KTP terkesan mengada-ada dan tendensius hanya kepada DPR. Padahal sudah jelas, besarnya kerugian negara dari kasus tersebut hingga mencapai 2,4 triliun.

    Sebagai lembaga representasi rakyat, seharusnya DPR-RI mendukung penuh terhadap apa yang dilakukan KPK, bukan malah sebaliknya. Jelas tujuan KPK demi kepentingan rakyat, melalui KPK segala jenis kebrobrokan yang menggerogoti negara bisa diungkap. Tindakan yang dilakukan DPR-RI justru malah menambah citra buruk yang selama ini menempel dalam dirinya.

    Maka tak heran, sejumlah aksi pun dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada KPK. Seperti aksi tolak hak angket yang dilakukan oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) beberapa hari yang lalu. Ketua ILUNI UI Tomy Suryatama mengatakan selain penggunaan dasar hukum dan penetapannya yang masih kontroversial, pengguliran Hak Angket disaat proses hukum pemeriksaan kasus korupsi e-KTP sedang berlangsung dinilai mengarah pada tindakan obstruction of justice atau tindakan menghalang halangi proses penegakan hukum. Dan dapat ditengarai sebagai serangan balik oleh koruptor kepada KPK.

    Dan berikut 5 tuntutan yang diajukan oleh ILUNI kepada DPR-RI :

    1. Menolak dengan tegas intervensi pada proses penegakan hukum terkait perkara korupsi e-KTP.

    2. Menolak semua upaya pelemahan pemberantasan korupsi meliputi dan tidak terbatas pada Hak Angket dan revisi UU KPK.

    3. Mendesak KPK untuk menetapkan semua pelaku kasus korupsi e-KTP sebagaimana tercantum dalam surat dakwaan Jaksa.

    4. Mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus kasus korupsi besar lainnya seperti kasus BLBI, Century, Petral, dan lainnya.

    5. Mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengambil sikap yang tegas dalam melawan upaya pelemahan pemberantasan korupsi.

    Tak hanya itu, gabungan 400 Guru Besar yang ada di Universitas seluruh Indonesia pun melakukan hal yang sama. Perwakilan 400 Guru Besar Antikorupsi sempat menemui Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat. Mereka ingin menyampaikan sikap atas upaya pelemahan KPK oleh Pansus Angket.

    Sebagaimana kita tahu, pemerintah sudah melakukan upaya untuk memperkuat KPK. Seperti yang dikatakan Teten, UU untuk memperkuat kewenangan KPK masih dalam proses penggodokan.

    Bisa diperkirakan, aksi-aksi serupa akan terus berdatangan dari berbagai daerah untuk merapat ke gedung DPR-RI. Sehingga aksi yang bertajuk Bela KPK akan terus bergulir hingga berjilid-jilid seperti aksi 7 juta manusia kemarin.

    Namun, begitulah Mister Fahri. Seperti pandangannya kepada seorang mantan, keberadaan dan segala upaya yang dilakukan pemerintah selalu salah dimatanya, meskipun itu berimbas positif. Semenjak kekalahannya dalam memenangkan pasangan Prabowo sebagai calon presiden 2014 lalu, Mister Fahri gagal move on, ia masih tetap setia dan tidak mau pindah ke lain hati. Ia mencitrakan dirinya sebagai opisisi sejati.

    Mister Fahri tidak peduli dengan kritikan-kritikan masyarakat padanya, meskipun sempat diusir saat berkunjung ke Manado. Bentuk pengusiran masyarakat Manado kepadanya, tidak mematahkan semangatnya untuk menjelek-jelekkan pemerintah dan terus melawan KPK. Yang penting asal beda dan unik.

    Meski keberadaannya sering menimbulkan kontroversi dan tak jarang memicu kegaduhan, namun orang-orang seperti Mister Fahri masih sangat dibutuhkan untuk saat ini, kenapa demikian?

    Pertama, sikapnya yang terus-menerus menyerang pemerintahan tanpa alasan yang jelas, bisa menjadi pembelajaran publik. Publik akan semakin paham mana yang benar dan mana yang salah. Karena itu, kita harus berterima kasih kepada sosok Mister Fahri, berkat dialah mata kita menjadi semakin terbuka untuk melihat kebenaran.

    Kedua, sebenarnya bukan hal yang sulit bagi Jokowi untuk membungkam mulut Mister Fahri dan kroni-kroninya yang selalu menjelek-jelekkan pemerintahan. Bisa saja Jokowi menyeretnya kepenjara dengan tuduhan makar karena sudah menyerukan parlemen jalanan untuk menggulingkan pemerintahan saat demo aksi bela Islam tahun lalu. Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Jokowi, sebab Jokowi paham dengan kondisi saat ini.

    Dengan membiarkan Mister Fahri terus bernyanyi, maka satu keuntungan buat Jokowi, orang-orang yang membenci Mister Fahri akan terus bertambah, itu artinya dukungan ke pemerintah, khususnya kepada Jokowi akan terus bertambah, dan itu menjadi modal utama bagi Jokowi untuk memenangkan periode ke dua dalam pilpres 2019 mendatang.

    Sehingga, sosok Mister Fahri harus tetap ada dan keberadaannya harus dilindungi sampai 2019 mendatang, agar tidak punah.

    “Jika kamu ingin melihat kebenaran, maka lihatlah kemana langkah Mister Fahri berpihak, dan pilih pihak lawan.”

    Salam Seword,



    Penulis :  Handoko Suhendra   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Fahri Hamzah Adalah Aset Negara, Keberadaannya Cukup Langka, Harus Dilindungi! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top