728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 12 Juli 2017

    Cuma Orang Goblok Yang Setuju Susi Dilengserkan. #StandForSusi, Itu Pasti!

    Jangan terlalu kepedean. Jangan pikir karena sudah berhasil melengserkan Ahok, lalu mereka mampu melengserkan Susi Pudjiastuti. Saya yakin itu tidak akan terjadi. Kenapa? Karena Ahok ada diposisi Gubernur yang naik atau turunnya dia, bukan karena penunjukkan seorang Presiden atau Menteri Dalam Negeri. Sementara Susi Pudjiastuti adalah seorang Menteri yang naik atau turunnya dia 100 persen adalah keputusan Presiden.

    Apa yang mereka pakai sebagai alasan untuk melengserkan seorang Susi Pudjiastuti yang dengan jelas-jelas diakui keberadaan dan kerjanya oleh dunia.

    Cantrang yang jadi alasan? Bukan nelayan namanya kalau mereka sudah mampu mencari ikan pakai cantrang. Tapi mereka adalah pengusaha Ikan yang sudah bertahun-tahun menyalahi peraturan. Susi sudah tahu kok siapa-siapa yang berdiri sebagai pemilik cantrang. Jadi omong kosong kalau yang demo didepan Istana Negara adalah para nelayan yang menggugat pelarangan penggunaan cantrang. Paling juga mereka “nelayan” jadi-jadian yang dibayar segelintir orang untuk berdiri didepan Istana Negara.

    Kalau mereka bilang “Jokowi Sudah Salah Menunjuk Orang”, lalu siapa orang yang benar menurut mereka yang mampu MEMPERBAIKI KERUSAKAN LAUT INDONESIA ? Yang mampu menjadi sosok yang ditakuti diperairan Indonesia oleh para maling ikan? Apa mereka punya satu atau dua nama yang bisa diajukan untuk menggantikan seorang Susi Pudjiastuti pada Presiden Jokowi? Atau mereka ingin posisi Menteri Kelautan dan perikanan “Vacant” alias kosong melompong tak ada orang? Jadi pesta pora bisa dilanjutkan?

    Buat saya, hanya orang-orang goblok yang setuju Susi Pudjiastusi dilengserkan.

    Susi Pudjiastuti ditunjuk Presiden Jokowi dengan mengemban dua misi :

        Mengembalikan kondisi laut Indonesia dari kerusakan yang sudah sangat parah.
        Mengembalikan ikan yang hilang pada para nelayan Indonesia.

    Dan kebijakan pelarangan cantrang, adalah satu cara untuk mengembalikan ekosistem ikan agar nelayan bisa menangkap ikan kemudian.

    Apa mereka yang menggugat Susi Pudjiastuti tahu dan paham seberapa parah rusaknya laut Indonesia? Apa mereka peduli nasib anak cucu mereka sendiri, sebagai nelayan, kalau cantrang dibiarkan akan mematikan regenerasi nelayan? Apa mereka tahu kalau lebih dari lima dekade laut Indonesia dibengkalaikan sampai tingkat kerusakan laut Indonesia saat ini sudah sampai pada tahap sangat mengkhawatirkan?

    Bila tidak ada upaya pemerintah untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, kerusakan ekosistem laut Indonesia bisa sampai pada titik tidak terpulihkan. Sementara lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM hanya bisa mengamati setiap kerusakan yang terjadi di laut indonesia.

        Presiden Jokowi menyadari bahwa untuk menyelamatkan laut Indonesia dari kepunahan ekologi ikan, menyelamatkan kerusakan fatal terumbu karang dan semua kekayaan yang ada didalam laut Indonesia, dia membutuhkan seorang yang memiliki jiwa yang menyatu dengan laut, mencintai laut dan memahami seluruh permasalahan kelautan. Namun, memahami, mencintai dan menyatunya jiwa seseorang yang akan dia serahkan 2/3 dari wilayah Indonesia, tidaklah cukup. Jokowi membutuhkan seorang yang juga berani dan bernyali. Seorang yang konsisten dan tidak bisa dibeli. dan itu Presiden Jokowi temukan pada sosok Susi Pudjiastuti!

    Jangan terllau egois jadi nelayan yang hanya memikirkan hasil tangkapan sekarang tapi hasil tangkapan esok mereka akan bilang “Gimana nanti” !

    Dan lagi yang harus dipahami, ketika peraturan ditegakkan, itu akan berlaku untuk semua dan selamanya.

    Saya jadi ingat, ada pembaca Seword dengan nama Front Pembela Ikan (Baca : Front Pembela Nelayan), namanya Bambang Wicaksono yang sangat mendikreditkan Meteri KKP kita, yang menuduh bahwa sejak Susi jadi menteri, kesejahteraan nelayan pantura menjadi sangat morat marit. Tapi ketika saya menelusuri siapa Bambang Wicaksono ini, ternyata dia tidak lebih dari seorang yang memprotes pelarangan pemakaian cantrang dan meminta agar kebijakan pelarang ini di tunda sampai satu atau dua tahun kedepan.

    Lalu ada tokoh PKB yang mengatakan bahwa tujuan utama didirikan Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah untuk membuat nelayan lebih baik hidupnya. Betul, saya setuju, tapi bukan berarti, harus menghalakan segala cara yang bisa mengangkat kehidupan nelayan membaik dalam satu malam.

    Ada proses. Kenyataan bahwa laut Indonesia sudah memasuki tahap kepunahan, perbaikan kehidupan nelayan hanya bisa dilakukan dengan cara memberi mereka ikan tangkapan. Untuk memberikan ikan tangkapan, ya harus dipulihkan dulu ekosistem ikannya. Pemulihan alam tidak bisa dilakukan dengan cara instant!

    Sekarang para nelayan mengklaim kalau penggunaan Puket dan cantrang sudah menjadi budaya mereka, lalu bagaimana KKP bisa melakukan pemulihan kondisi laut Indonesia, kalau nelayan tidak paham bahwa berpuluh tahun lamanya caa penangkapan ikan yang dianggap budaya itu ternyata salah dan mematikan laut Indonesia?

    Lengserkan Susi kalau para nelayan mampu menjabarkan cara memperbaiki nilai tukar usaha nelayan SECARA NASIONAL karena laut di Indonesia, tidak hanya Pantura, tapi 2/3 dari wilayah Indonesia. Mereka pikir ngurusin laut Indonesia yang seluas 2/3 dari seluruh wilayah Indonesia itu gampang?

    Mau dibenarkan kok malah minta Menterinya yang dilengserkan! #StandFor Susi itu pasti!


    Penulis :  Erika Ebener  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Cuma Orang Goblok Yang Setuju Susi Dilengserkan. #StandForSusi, Itu Pasti! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top