728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 22 Juli 2017

    Berniat Menjenguk Mantan Gubernur DKI, Namun Sandi Malah Mendapat Sindiran

    Meskipun belum terealisasi, namun program kerja Anies-Sandi terlihat seperti tidak pro dengan pemerintah pusat. Anies-Sandi seperti ingin keluar dari baying-bayang presiden Jokowi, terutama Anies yang telah merasakan pedihnya dipecat dari jabatan menteri pendidikan. Ketika program kerja Ahok pro dengan pemerintah, Anies-Sandi seperti tidak mau didikte oleh pemerintah pusat.

    Salah satu buktinya Anies-Sandi begitu getol ingin menghentikan proyek reklamasi. Padahal, proyek reklmasi adalah bukan hanya poyek Jakarta, namuan proyek nasional. Luhut sudah mewanti-wanti Anies agar tidak seenaknya menghentikan proyek reklamasi. Ketika Anies-Sandi ingin mengehentikan proyek reklmasi, itu artinya keduanya tidak patuh sama pemerintah.

    Anies-Sandi juga terlihat berat dan tidak setuju ketika Jokowi merencanakan peindahan ibu kota Negara. Saya yakin keduanya akan menolak jika nanti Jokowi benar-benar akan merealisikan.

    Gejala yang diperlihatkan oleh Anies-Sandi yang seperti tidak ingin didikte oleh pemerintah pusat, nampaknya terbaca oleh mantan gubernur DKI, Soerjadi Soedirdja. Jika gelagat ini dibiarkan, maka dikhawatirkan akan menimbulkan dampak negatif untuk Jakarta ke depannya.

    Sandi menjenguk mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdja yang sedang dirawat di RS Siloam Lippo Karawaci karena sakit infeksi prostat, Sabtu (22/7/2017). Dalam kunjungannya ini, Sandiaga sekaligus meminta kesediaan Soeriadi untuk bergabung dalam Forum Gubernur DKI.

    Kunjungan Sandi dan ajakan untuk bergabung dalam Forum Gubernur DKI seperti menjadi kesempatan emas bagi Soerjadi Soedirdja untuk menyindir dan memberikan nasihat kepada Sandi. Soeriadi menasihati Sandi bahwa Pemprov DKI Jakarta harus tunduk pada Pemerintah Pusat sesuai hierarki.

    Mengapa tiba-tiba Soerjadi Soedirdja menasihati Sandi agar tunduk kepada pemerintah pusat? Saya rasa ini bukan sebuah nasihat kebetulan. Jika Ahok yang dating mengunjungi Soerjadi Soedirdja bias jadi nasihat yang diterima juga berbeda.

    Ahok hampir pasti tidak akan mendapat nasihat seperti ini karena Ahok sangat tunduk terhadap pemerintah pusat. Bersama Jokowi, Ahok bahu membahu. Komunikasi antar Pemprov DKI dan pemerintah pusat berjalan baik. Ahok juga sangat menghormati Jokowi begitu pun dengan kebijakannnya.

    Dugaan saya mengapa Soerjadi Soedirdja menasihati Sandi agar tunduk kepada pemerintah pusat adalah karena beliau melihat ada potensi Anies-Sandi tidak mau tunduk dan didikte oleh pemerintah pusat. Anies-Sandi seperti ingin mengurus Jakarta seenak hatinya tanpa mempertimbangkan aturan pemerintah pusat.

    Jika Anies-Sandi memang menghormati dan mau tunduk dengan pemerintah pusat, harusnya tidak sesumbar ingin menghentikan proyek reklamasi. Penghentian proyek reklamasi sama saja dengan perlawanan terhadap pemerintah.

    Seperti biasa ketika mendapat sindir, Sandi tidak mau menjawab. Dia justru mengalihkan perhatian dengan tiba-tiba memberikan sanjungan kepada Soerjadi Soedirdja.

    Menurut Sandiaga, Soeriadi yang berlatar belakang militer dan sempat menjabat Pangdam Jaya ini memiliki ketegasan dalam memerintah. Kendati demikian, Soeriadi dianggap masih bisa menciptakan lingkungan kerja yang baik.Sandiaga mengatakan banyak yang bisa ditiru dari kepemimpinan Soeriadi. Prinsipnya, memerintah untuk melayani.

    Anies-Sandi belum resmi menjadi gubernur dan wakil DKI. Namun berbagai macam reaksi terus berdatangan. Selain protes terhadap program kerja yang dinilai tidak rasional, Anies-Sandi juga terus mendapat nasihat yang berpotensi akan membuat mereka semakin bingung untuk menentukan langkah.

    Di satu sisi, Anies-Sandi dinasihati agar tunduk dengan pemerintah pusat. Saya melihat nasihat ini akan bertetangan dengan jalan pikiran Anies selama presidennya masih Jokowi. Anies-Sandi akan menyambut baik nasihat tersebut jika presidennya Prabowo. Saya belum melihat ada gejala Anies-Sandi mau tunduk sama Jokowi.

    Di sisi yang lain, Anies-Sandi juga sesumbar akan menghentikan proyek reklamasi. Jika keduanya tetap kukuh dan tidak mau nurut dengan pemerintah pusat, maka akan mengecewakan mantan-mantan gubernur DKI, tidak hanya Soerjadi Soedirdja. Adalah sangat memalukan ketika ada pemprov yang berani melawan pemerintah pusat.

    Anies-Sandi diprediksi akan semakin sulit menentukan langkah. Keduanya dituntut untuk memenuhi kepentingan semua kalangan. Tidak jarang, kepentingan tersebut saling bertentangan. Saya yakin Anies-Sandi hampir tidak akan bisa memenuhi kepentingan semuanya. Sepertinya akan ada salah satu kepentingan yang dikorbankan.

    Untuk proyek reklamasi, sepertinya Anies-Sandi pada akhirnya tidak akan berhasil menghentikan. Luhut sudah mewanti-wanti dari awal. Sepertinya Anies-Sandi lebih memilih mengorbankan kepentingan rakyat yang dulu sempat ditawari janji manisnya.


    Penulis   :  Saefudin Achmad  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Berniat Menjenguk Mantan Gubernur DKI, Namun Sandi Malah Mendapat Sindiran Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top