728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 09 Juli 2017

    Awalnya Beda Barisan, Trump Mendatangi Jokowi Haya Untuk Bersalaman dan Berfoto

    Gaya jokowi tidak pernah berubah dalam memimpin, dari saat menjabat walikota Solo, Gubernur DKI hingga saat ini menjadi Presiden, beliau selalu turun ke bawah dengan melakukan blusukan. Dengan blusukan, Jokowi ingin memantau dan mengetahui permasalahan secara langsung di lapangan. Dari memantau jalan tol sampai kebakaran hutan dia lakukan.

    Disaat  melakukan blusukan, warga selalalu berlomba-lomba untuk sekedar melihat sampai bersalaman dan berselfi ria. Bahkan ada seorang anak kecil yang menangis tak henti karena tidak dapat bertemu dengan Jokowi saat kunjungan kerja Presiden ke Sulawesi Utara, yang pada akhirnya, Jokowi menelpon sang anak tersebut.Itulah Jokowi, selalu menjadi magnet dimanapun dia hadir. Dari orang tua , orang muda, sampai anak-anak .

    Donal Trump juga ingin bersalaman dan berdiri di samping Jokowi

    Ternyata bukan di Indonesia saja kehadiran Jokowi menjadi magnet, tetapi di konfrensi dunia, beliau juga menjadi perhatian.

    Dalam konfrensi tingkat tinggi G-20 di Berlin, Jerman, 19 kepala negara bertemu dan membahas stabilitas perekonomian dunia.

    Ada pemandangan yang cukup menarik perhatian dalam sebuah video yang berisi pemimpin dunia peserta G-20 berkumpul. Para pemimpin dunia tersebut akan melaksanakan sesi foto bersama saat pembukaan acara tersebut.

    Jokowi bergegas mencari posisi untuk berdiri di panggung, dengan santainya, dia berjalan ke tengah-tengah. Seperti sudah menemukan titik dimana beliau akan berdiri, yang katanya wong ndeso ini sempat seperti berbicara dengan salah satu peserta. Trump yang berada di barisan  lain, melihat Jokowi, lalu turun dari barisannya dan menyalaminya, dan Trump akhirnya memilih berdiri di samping Jokowi dengan tidak kembali lagi ke barisan awalnya.

    Trump lambang negara Adikuasa

    Amerika merupakan negara adikuasa atau adidaya yaitu negara yang mempunyai kekuasaan lebih di percaturan politik internasional baik dalam mempengaruhi peristiwa-peristiwa global maupun lebih jauh mengambil keputusan dalam proyek-proyek internasional. Negara seperti ini biasanya dianggap sebagai pemimpin oleh negara-negara lainnya.

    Trump sebagai kepala negaranya, tidak dapat memandang sebelah mata Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi, dia menyadarinya. Freeport yang merupakan perusahaan asal Amerika  awalnya tidak ada yang berani mengotak-atik, di masa pemerintahan Jokowi mulai kejang-kejang, karena harus mengikuti cara main dari Indonesia.

    Banyak yang nyinyir, Jokowi tidak akan membawa Indonesia disegani oleh negara-negara lain, tetapi pada kenyataannya, negara-negara besar mepet ke Indonesia melalui Jokowi.

    Setelah Erdogan mepet dan meminta digandeng tangannya oleh Jokowi, kali ini giliran Trump yang yang mendatangi Jokowi sekedar ingin bersalaman.

    Jokowi dan Soekarno

    Pada masa pemerintahan Soekarno, Indonesia sangat disegani, tanpa tedeng aling-aling,beliau pernah berpidato melawan Amerika dan Inggris dengan mengatakan “ Amerika kita strika, Inggris kita linggis”.

    “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah. Tapi perjuangan kalian akan lebih berat, karena melawan saudara sendiri,” itulah yang pernah dikatakan Ir. Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia.

    Soekarno menyadari itu, para perusak bangsa akibat nafsu ingin berkuasa sudah mulai menunjukan jati dirinya ketika Indonesia sudah mulai merdeka. Pada zaman Soekarno, ada  DI/TII yang berusaha merusak keragaman dengan keinginannya mendirikan negara Islam. Soekarno mengalami kesulitan tersendiri untuk menghadapinya, karena mereka sama-sama anak bangsa.

    DI/TII saati itu sangat menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena mereka, Indonesia masih sibuk mengurusi hal-hal yang tidak produktif. Soekarno juga bahkan menulis buku yang berjudul, Islam Sontoloyo.

    Jokowi saat ini juga hampir mengalami keadaan yang sama, dimana negara kita sedang gencar-gencarnya membangun, tetapi dirusuhi oleh segelintir orang yang haus akan kekuasaan, memanfaat kan kaum radikal untuk merusuh.

    Jangan mau dibohongi oleh politis dan elit brengsek pakek isu PKI dan kriminalisasi ulama

    Banyakyang berpendapat, Soekarno digulingkan dengan sengaja dari kursi kepemimpinan dengan isu PKI. Dan kali ini, Jokowipun demikian, isu PKI diberitakan secara masive untuk menggembosi kepercayaan rakyat terhadap beliau. Meskipun banyak finah dan cerca’an, beliau tetap fokus bekerja untuk pemerataan pembangunan.

    Hanya orang bodoh yang mempercayai isu PKI, karena partai tersebut sudah musnah dan terlarang. Jokowi sendiripun sudah menginstrusikan untuk menggebuk PKI, jika memang benar-benar ada.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Awalnya Beda Barisan, Trump Mendatangi Jokowi Haya Untuk Bersalaman dan Berfoto Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top