728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 18 Juli 2017

    Aku Bangga Memiliki Presiden yang Murah Hati dan Bersahaja

    Seperti biasanya seorang pemimpin tampak sangat baik dan perhatian kepada rakyatnya pada saat melakukan kampanye dalam sebuah kontes pemilihan calon pemimpin baik di pusat maupun daerah. Pada saat kampaye inilah mereka datang ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tersedia, mereka juga datang ke daerah-daerah kumuh, masyarakat miskin untuk mendengar keluh kesah rakyatnya, mereka juga hadir ke tempat-tempat yang tertimpa bencana untuk memberikan batuan dan bersimpati pada pederitaan si korban, dan mereka melakukan safari perjalanan lainya.

    Pada saat kampanye itulah para calon pemimpin menyampaikan janji-janji manis yang sangat mempesona rakyat yang haus akan rasa keadilan dan kesejahteraan, seperti biasanya para calon pemimpin sering berjanji jika mereka terpilih akan memperhatikan dan memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan nasib wong cilik. Namun ketika mereka telah terpilih menjadi seorang pemimpin, terkadang janji tinggalah janji belaka, seolah mereka lupa dengan janji-janji yang telah diucapkannya dulu untuk memperjuangkan nasib rakyat. Selanjutnya tidak ada lagi cerita mereka datang menemui rakyatnya ke tempat-tempat kumuh, pasar-pasar tradisional, pelosok-pelosok daerah, tempat bencana ataupun  sekedar cerita mereka datang untuk makan dan minum kopi bareng di tengah orang-orang miskin.

    Akan tetapi sugguh berbeda dengan model pemimpin yang satu ini ketika Beliau telah terpilih mejadi orang nomor satu di negeri ini, Dia tetap komitmen dengan janji-janji yang pernah  disampaikannya dulu. Dialah Bapak Presiden Joko Widodo, seorang bapak dari rakyat negeri ini yang selalu tampil ramah dan bersahaja, Beliau adalah seorang presiden yang sering tampil memakai baju kemeja putih dengan lengan panjang yang selalu digulungnya, hal ini bukan karena Beliau tidak mampu membeli baju yang mahal tetapi hal ini dilakukannya karena Beliau ingin tampil sederhana.

    Beliau selalu menyempatkan diri untuk hadir di tengah-tengah rakyatnya di sela-sela  kesibukannya yang super padat meski hanya untuk sekedar minum kopi atau makan bareng di warung makan sederhana bersama rakyatnya. Beliau juga seorang Presiden yang sangat merakyat dan tidak rigid dengan berbagai macam aturan protokoler kepresidenan mengikat yang terkadang membuat jarak antara penguasa dan rakyatnya, Beliau suka mengobrol, bercanda, bercengkrama, dan berfoto bersama masyarakat biasa di manapun ia berada. Beliau seorang Presiden yang tidak suka pamer kekuasaan dan ingin diperlakukan istimewa saat menjabat jadi Presiden. Seperti kedatangan  Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke dua lokasi berbeda di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, secara mendadak langsung membuat riuh warga. ( Baca: Warga Sukabumi Berebut Berfoto bersama Jokowi )

    Hal ini dapat kita lihat ketika Pak Presiden menggunakan jalan raya untuk bepergian kemana pun, Beliau tidak suka mengunakan bunyi sirine dan pengawalan yang berlebihan sehingga diapun ikut merasakan bermacet-macetan di jalanan padahal ada aturan prioritas untuk mengosongkan jalan yang akan dilalui rombongan kepresidenan dengan menutup jalanan umum. ( Baca: Lagi-lagi Mobil RI 1 Terjebak Macet Bikin Salut, Netizen : Tanpa Raungan Sirine Keren )

    Hal ini adalah sebuah contoh sikap Pak Jokowi yang merakyat sehingga rakyat dapat tetap sejajar dengan penguasa nomor satu di negeri ini. Perhatian terhadap rakyat kecil di daerah pelosok yang membutuhkan sangat tinggi seperti seperti mengirimkan alat tulis dan seragam ke salah satu sekolah Borneo yang ada di pelosok yang kurang tersentuh bantuan pemerintah. ( Baca:  Terharu, Jokowi kirim peralatan sekolah ke SD di pedalaman Borneo )

    Di bawah kepemimpinan Pak Jokowi banyak kemajuan-kemajuan yang telah dicapai dalam kurun waktu yang cukup singkat. Kepedulian Pak Jokowi terhadap pemerataan pembangunan sangat konsen dan tidak diragukan lagi. Hal ini dapat kita lihat dengan dibangunnya berbagai inprastruktur yang sudah dibangun secara merata di berbagai daerah seperti jalan raya di pulau-pulau yang selama ini tidak pernah tersentuh seperti pembangunan bandara udara, pelabuhan, pembangkit listrik, dan lain-lain.  ( Baca: Ini Infrastruktur yang Dibangun Selama Dua Tahun Jokowi-JK )

    Perhatian Pak Jokowi terhadap pemerataan pembangunan di seluruh wilayah nusantara mendapat respon yang positif dari rakyatnya meski ada saja yang nyinyir kepadanya, dan yang lebih mengharukan kita semua adalah peristiwa yang baru-baru ini terjadi yakni sebuah kelompok OPM ( Organisasi Papua Merdeka ) yang selama ini dikenal sebagai gerakan yang selalu ingin melepaskan diri dari NKRI tiba-tiba mereka ingin kembali ke pangkuan NKRI, hal ini sebuah prestasi yang luar biasa bagi kita semua bagaimana Pak Jokowi mampu menyelamatkan ancaman disintegrasi bangsa tanpa harus menggunakan kekuatan militer dan pendekatan kekerasan untuk memaksa OPM ke pangkuan ibu pertiwi ini. ( Baca: 154 OPM Menyatakan Diri Kembali ke NKRI )

    Masuknya OPM ke pangkuan NKRI terjadi dengan sebuah proses kesadaran mereka  OPM untuk kembali ke pangkuan NKRI, mereka sadar bahwa saat ini sudah tidak ada alasan lagi untuk memisahkan diri dari NKRI karena mereka mulai percaya bahwa pemerintah saat ini sudah mau mendengar dan peduli terhadap kesejahteraan rakyat Papua yang selama ini sering terlupakan.

    Hal ini dapat dilihat dengan mulai dibangunnya inprastruktur di tanah Papua seperti pembangunan jalan Trans Papua yang mencapai 3.995 KM yang akan rampung di 2017.( Baca: Jalan Trans Papua 3.995 Km Bakal Rampung di 2017 ). Selain itu yang menarik adalah penerapan kebijakan kesamaan harga BBM antara di pedalaman Papua dengan Jawa. ( Baca: Harga BBM di 9 Daerah Pedalaman Papua Ini Sudah Sama dengan Jawa )

    Dalam hal pemberantasan korupsi Pak Jokowi mempunyai komitmen yang tinggi untuk memberantas korupsi, Dia sangat getol untuk memerangi korupsi tanpa pandang bulu, hal ini dibuktikan ketika ada dari kerabatnya yang diduga melakukan tindakan korupsi, Dia tidak melakukan interpensi sedikitpun terhadap kasus tersebut dan menyerahkan urusan tersebut sepenuhnya pada hukum. Pak Jokowi berjuang langsung melawan korupsi bukan dengan slogan-slogan basi yang kurang bermanfaat, hal ini dibuktikan dengan dukungannya terhadap lembaga anti korupsi KPK. ( Baca: Jokowi: Jangan Ragukan Dukungan Pemerintah untuk KPK ).

    Terbukti dengan dukungan penuh dari Presiden lembaga KPK mulai aktif menangkap dan menjebloskan para koruptor yang terbukti bersalah di pengadilan. Dampak dari hal tersebut membuat para koruptor mulai ketar ketir untuk mencuri uang negara. Salah satu contoh keberanian Pak Jokowi dalam masalah pemberantasan korupsi ini pembubaran Petral yang sangat merugikan uang negara. ( Baca: Pembubaran Petral Dapat Sambutan Baik Jokowi )

    Beliau juga seorang Presiden yang tidak suka memanfaatkan jabatan untuk membangun sebuah dinasti keluarga. Praktik-praktik nepotisme tidak dilakukan olehnya sampai saat ini, hal ini dapat kita lihat tidak ada satupun dari kelurga dekatnya yang terlibat langsung di lingkaran kekuasaan, anak-anaknya tidak ada yang menduduki jabatan di pemerintahan ataupun parpol yang mendukungnya. Semua anaknya berbisnis secara mandiri, seperti ada yang bisnis dibidang catering, bisnis jualan martabak, dan bahkan yang lebih menarik pernah ada dari salah satu anaknya yang gagal ikut CPNS. ( Baca: Ingin loloskan Kahiyang di tes CPNS, Menteri Yuddy dilarang Jokowi )

    Dalam hal nasionalisme dan perjuangannya dalam membela tanah air sudah tidak diragukan lagi. Di bawah kepemimpinan Pak Jokowi inilah sebuah persoalan yang sudah lama belum terselesaikan dapat diselesaikan dengan baik seperti masalah sengketa pulau Natuna yang sudah lama diperebutkan antara Negara RI dan Cina yang akhirnya jatuh ke pangkuan NKRI berkat kerja keras dan keberanian Pak Jokowi dalam mengambil keputusan. ( Baca: Jokowi akhirnya ‘galak’ pada China soal Natuna )

    Selain masalah itu di bawah kepemimpinan  Pak Jokowi sudah jarang dan mungkin tidak ada lagi kapal asing yang berani mencuri ikan di wilayah laut RI karena akibatnya sangat mengerikan yakni orangnya akan ditangkap dan kapalnya akan ditenggelamkan.

    Dan yang lebih menarik adalah permasalahan sengketa kontrak tambang asing seperti PT Freeport, hanya terjadi pada pemerintahaan saat inilah di tangan Pak Jokowi akhirnya nilai tawar bangsa kita lebih baik dari sebelumnya, akhirnya PT Freeport mau mengakui nilai saham kita menjadi 51% dan mengubah sistem kontrak antara pemerintah  RI dan PT Freeport menjadi sistem IUPK yang artinya bangsa kita mempunya hak kuasa lebih daripada PT Freeport. ( Baca: Status Berubah Jadi IUPK, Freeport Kini Sudah Boleh Ekspor Konsentrat Lagi )

    Dan terakhir bagaimana perjuangan Pak Jokowi terhadap hak-hak dan kedaulatan bangsa lain yang masih belum sepenuhnya memperoleh hak kemerdekaan dan keadilan akibat penjajahan bangsa lain, seperti hal dukungannya pemerintah RI terhadap kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Palestina yang sudah lama terjajah di negerinya sendiri. Pak Jokowi dengan berani mendukung sepenuhnya atas kedaulatan kemerdekaan Bangsa Palestina. Hal ini dibuktikan dengan membuka konsul kehormatan di Ramallah. ( Baca: Dukung Kemerdekaan Palestina, Indonesia Segera Resmikan Konsul Kehormatan di Ramallah )

    Bapak presiden pilihanku yang kubanggakan, sungguh aku tidak salah pilih karena telah memilih Pak Jokowi  pada saat Pemilu dulu. Saya menilai Bapak Jokowi telah memimpin negeri ini dengan kerja keras penuh dengan dedikasi yang tinggi. Beliau seorang pemimpin bangsa yang memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap NKRI sepenuh jiwa raganya. Semoga saja di bawah pemerintahaan Pak Jokowi bangsa Indonesia akan semakin berjaya, bermartabat, dan dapat sejajar dengan bangsa-bangsa besar lainnya. Doaku untuk pak Jokowi semoga selalu sehat dan diberikan kekuatan untuk mengemban amanah yang besar ini sampai selesai.


    Penulis  :  Nana Sujana   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Aku Bangga Memiliki Presiden yang Murah Hati dan Bersahaja Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top