728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 09 Juli 2017

    Ahmad Dani Mengalami Frustasi Eksistensial?

    Nama panggilan saya Dani, sama dengan musisi kelas atas Indonesia Ahmad Dani. Bedanya nama panjang saya Mukhlas Prima Wardani (Dani).

    Secara garis hidup sebenarnya saya beda-beda tipis dengan Ahamad Dani, bedanya adalah di kualitas hidup dan keberuntungan hehehe. Kenapa saya mengatakan hal tersebut? Ahmad Dani ini seorang musisi handal seorang musisi kelas atas dengan karya-karya yang luar biasa, dari tahun 90an sampai sekarang sudah tercipta lagu-lagu berkualitas yang dihasilkan dari tangan dinginnya. Saya pribadi juga begitu, ratusan lagu sudah mampu saya ciptakan. Namun tidak terkenal dan tidak diterima secara baik dipasaran hehe. Mungkin perbedaanya berada pada dua hal diatas, yakni perbedaan kemampuan dan keberuntungan. Tapi secara fisik (ketampanan) saya tidak mau kalah hahahaha. Secara fisik (kesehatan) saya juga tidak kalah karena saya pribadi penggemar olahraga dan beladiri, sombong dikit boleh lahhh hahahaha

    Ok teman-teman kita kembali ke topik bahasan
    Ahmad Dani frustasi?

    Judulnya sebenarnya terlalu provokatif, namun setelah ini akan saya jelaskan satu-persatu beberapa hal yang bisa mendukung pernyataan saya diatas.
    Semua orang tahu bahwa Ahmad Dani ini merupakan seorang musisi, kemampuan berpikir, berperilaku bahkan kepribadiannya cenderung akan menciptakan hal-hal yang berbau seni yang sifatnya estetis (keindahan), singat tidak cocok menilai sesuatu yang sifatnya etis (benar-salah dan baik-buruk). Seorang musisi dalam menciptakan sebuah karya mulai dari lirik, lagu, aransemen dan seterusnya kecenderungan pola pikirnya akan mengarah kapada bagaimana cara menghasilkan sebuah karya yang indah, yang mampu diterima pasar, yang mampu didengarkan para pendengarnya menjadi sebuah karya yang indah.

    Saya mau memberikan sedikit pandangan tentang cuitan Ahmad Dani yang sempat viral mengenai orang ndeso kok berbicara ndeso yang kurang lebih khalayak umum mengamini bahwa cuitan itu merupakan sebuah kritikan keras kepada anak bungsu Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep.
    Berikut isi cuitan Ahmad Dani
    “Telah lahir PEPATAH baru… NDESO TERIAK NDESO. ADP,” kicau akun @AHMADDHANIPRAST

    Sebelum memberikan pandangan terhadap masalah diatas saya ingin sedikit memberikan pandangan saya pribadi masalah profesionalitas dan kepribadian.

    Saya ini orang desa ya, desa saya Ploso Jombang Jawa Timur. Namun sejak kecil saya dibesarkan pakde/bude saya di Surabaya, sehingga culture, kepribadian, cara berpikir, kemampuan saya lebih seperti orang kota daripada orang desa. Saya ini seorang pebisnis kecil di desa, saya bergerak di bidang budidaya ikan lele. Suatu ketika, ketika awal kali memulai usaha saya mengajak beberapa tetangga untuk diperbantukan membuat tambak. Saya pun mengikuti dan membantu proses pembuatannya sedari awal. Sumpah gila, orang-orang desa ini (tetangga saya) memiliki kemampuan luar biasa ketika memegang alat seperti cangkul, linggis dan lainnya. Kepala, kaki dan tangan mereka seolah menyatu sehingga pekerjaan menggali tambak rasa-rasanya sebuah pekerjaan yang sangat mudah bagi mereka. Saya sendiri ketika membantu seolah tidak memiliki kemampuan apa-apa sebagimana kemampuan mereka. Saya membantu, tapi rasanya hanya seperti penonton saja bagi mereka. Hanya bisa memberikan komentar dan tepuk tangan pada pekerjaan mereka.

    Apa yang dapat kita petik dari cerita diatas?
    Kemampuan seseorang itu terbentuk dari sosio-geografis dimana dia tinggal, dimana dia dibesarkan, pengetahuan dan pengalamannya sangat mempengaruhi bagaimana seseorang berpikir, berperilaku, berkepribadian dan berkemampuan. Orang yang dibesarkan dilingkungan X kecenderungan kemampuannya mengarah kepada X, seseorang yang dibesarkan dan tinggal dilingkungan Y maka kecenderungan kemampuannya akan mengarah kepada Y.

    Apa hubungangannya dengan masalah diatas?
    Ini yang sangat kita sayangkan, di negara yang sungguh besar ini. Banyak sekali kita temui para politikus, para publik figure, para musisi dan selainnya yang memiliki popularitas amat tinggi untuk mempengaruhi orang-orang yang mengidolakannya tidak bisa menentukan sikap dan arah sebenarnya dimana kemampuannya yang sesungguhnya. Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya para musisi/artis tenar yang sudah mulai tidak laku akhirnya mengandalkan popularitasnya untuk terjun ke dunia politik. Banyak sekali kita lihat figure yang seperti itu.

    Sebenarnya hal ini sah-sah saja, karena tidak sedikit manusia di dunia ini yang terlahir sebagai multitalent. Dan sangat disayangkan jika kemampuannya tidak dimanfaatkan. Namun akan menjadi masalah besar jika ketika seseorang yang tidak memiliki kemampuan dibidang X namun memaksakan untuk menekuni bidang X hanya bermodalkan popularitas semata. Ini yang salah, jelas-jelas amat salah.

    Saya menangkap, banyak para public figure yang mencoba terjun ke dunia politik namun tidak memiliki kesiapan pengetahuan, mental, kepribadian, kemampuan dan selainnya nanti hanya akan jadi panggung lawakan saja. Tidak siap dengan kompetisi yang sesungguhnya, akhirnya mengalami frustasi eksistensial atau bisa kita sebut frustasi keberadaan diri. Akhirnya orang-orang seperti ini bingung untuk menentukan arah hidupnya apakah dia artis yang penuh dengan gaya hidup glamour atau politikus yang harus sederhana dan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakatnya.

    Tidak mungkin seseorang berada dalam satu waktu/keadaan yang berbeda dalam waktu yang sama. Sehingga membuat seseorang bingung untuk menentukan sikapnya, sehingga yang ada hanya memberikan tanggapan, saran, kritik dan seterusnya. Padahal seharusnya dia merupakan seorang pemain lapangan yang seharusnya memberikan karya nyata bukan seorang kritikus atau penulis di Seword yang memang pekerjaannya adalah memberikan gambaran/tanggapan terhadap beberapa hal miring yang perlu untuk diluruskan

    Apakah Ahmad Dani ini merupakan salah satu artis yang mengalami frustasi Eksistensial? Atau frustasi keberadaan diri? Silahkan teman-teman memberikan pandangannya sendiri dikolom komentar.

    Semoga bermanfaat
    Terimakasih
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahmad Dani Mengalami Frustasi Eksistensial? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top