728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 09 Juni 2017

    Wajah Buruk Parlemen Indonesia

    Setelah merasa terpilih dan mewakili rakyat katanya hingga dapat duduk nyaman sambil memikirkan proyek masa depan. Mereka duduk manis, sambil bersalaman, berselfie ria karena berhasil menjadi “orang terhormat” di senayan.

    Bila mendengar lirik lagu Iwan Fals “Untukmu yang duduk sambil diskusi, Untukmu yang biasa bersafari, Di sana, di gedung DPR. Saudara dipilih bukan dilotre, Meski kami tak kenal siapa saudara, Kami tak sudi memilih para juara, Juara diam, juara he’eh, juara ha ha ha……

    Ya…siapa yang tidak mengenal lagu ini, lagu ini sangat cocok menggambarkan keadaan orang-orang duduk di parlemen saat ini. Bayangkan saja pada tanggal 06 Juni 2017 kemarin DPR RI menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi atas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal Rancangan APBN 2018. Sebanyak 254 anggota Dewan tidak hadir dalam sidang paripurna ini.

    Berdasarkan daftar hadir anggota Dewan dalam sidang paripurna di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2017), ada 305 dari total 559 anggota DPR yang meneken daftar presensi. Namun dari 305 itu, sebanyak 120 menyatakan izin.


    Bayangkan saja, para anggota DPR ini hanya melakukan absensi setelah itu minta izin keluar hingga menyisahkan 185 orang dan ini dinyatakan kourum. Bisa diduga 185 orang yang tinggal dalam sidang paripurna tersebut pastilah keroco-keroconya saja atau pion-pionnya saja supaya dianggap mewakili dari partai.

    Dari 305 orang yang hadir berdasarkan absensi ternyata 120 orang minta izin, mungkin sebagian mau syuting, iklan kejar tayang atau mengerjakan proyek ini, proyek itu untuk memenuhi jas safari yang selama ini dipakainya.

    Kalau berdasarkan absen saja, sudah lebih baik sidang paripurna berikutnya isi saja absennya sebanyak 559 anggota DPR dan tidak perlu ada yang mendengarkan penjelasan dari pemerintah lagi, khan sudah KOURUM.

    Hari ini juga tanggal 08 Juni 2017 DPR RI menggelar rapat paripurna dengan agenda pengesahan komisioner KPAI dan anggota DKPP. Sebanyak 253 anggota Dewan tidak hadir dalam sidang paripurna ini.

    Berdasarkan daftar hadir anggota Dewan dalam sidang paripurna di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6/2017), ada 306 dari total 559 anggota DPR yang meneken daftar presensi. Rapat dimulai pukul 14.00 WIB.

    Kasus lainnya Rapat paripurna DPR tanggal 30 Mei 2017 diwarnai aksi walk out dari politikus PKS, Sigit Sosiantomo karena tidak sudi paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Selain Sigit, sejumlah anggota Fraksi PKS lain juga mengikuti langkahnya.

    Deretan kursi kosong menjadi penampakan tersendiri dalam rapat paripurna DPR yang beragendakan mendengar LHP Keuangan oleh BPK. Pimpinan DPR menyebut tak ada masalah sama sekali terkait itu.

    Menurut Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengakui dari jumlah anggota kuorum tersebut banyak anggota yang tidak hadir. Namun secara administrarif, rapat sah. “Yang izin memang ada beberapa yang izin. Secara administratif sudah kuorum,” kata dia.

    Jadi yang menyatakan DPR itu kourum adalah ABSENSI. Bila absensinya memenuhi kourum walaupun tidak ada orangnya maka sudah bisa sidang diparipurnakan.


    Memalukan….

    Saudara dipilih bukan dilotre
    Meski kami tak kenal siapa saudara
    Kami tak sudi memilih para juara
    Juara diam, juara he’eh, juara ha ha ha……

    Wakil rakyat seharusnya merakyat
    Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
    Wakil rakyat bukan paduan suara
    Hanya tahu nyanyian lagu “setuju……”




    Penulis :    Nixson Manurung    Sumber :  Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Wajah Buruk Parlemen Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top