728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 18 Juni 2017

    Tol Soreang-Koja, Bukti Pak Jokowi Tidak Pilih Kasih

    Beberapa bulan yang lalu seorang teman kantor saya di kantor yang lama mengirimkan posting di WA grup kami, katanya tol Soreang-Koja sudah mau jadi. Saya sendiri ngga paham sebelumnya dan baru sadar bahwa Pak Jokowi sedang membangun jalan tol dari kota Soreang ibukota Kabupaten Bandung ke Pasir Koja di kota Bandung. Kemudian saya bertanya ke dia ini proyek Pemerintah Pusat ya? Jawab nya iya.

    Mari kita membahas tentang jalan tol ini. Sangat menarik untuk dibahas.

    Pilpres 2014 Pak Jokowi kalah di Kabupaten Bandung

    Tingkat partisipasi pemilih di Jabar mencapai 70,93 persen, setara dengan 23.990.089 pemilih dari jumlah daftar pemilih tetap di Jabar, yakni 33.821.378 jiwa. Total suara sah dari kedua pasangan tersebut ialah 23.697.696. Pasangan Prabowo-Hatta menang di 22 kabupaten/kota di Jabar. Sementara itu, Jokowi-JK hanya unggul di empat kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

    Sekali lagi Pak Jokowi hanya menang di 4 kabupaten dan di ke 4 kabupaten tersebut tidak ada Kabupaten Bandung dengan ibukota Soreang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Kabupaten Bandung kurang menyukai Pak Jokowi sebagai Presiden Republik.

    Jalur jalan dari Kota Soreang ke Kota Bandung sebelum jalan Tol Soreang Koja
    Alternatif pertama : Soreang – Kopo – Bandung waktu tempuh 2 jam (sudah termasuk macet) sejauh 32 km
    • Dari Soreang sekitar Lanud Sulaiman menuju
    • Taman Kopo Indah-Jalan Burujul-Permai Raya, kemudian
    • Masuk ke Tol Moh Toha Kopo, kemudian
    • Katamso-Jl. Supratman-Jl. A. Yani-Jl. Laswi-Jl. BKR
    Alternatif ke dua : Soreang – Nanjung – Baros – Bandung waktu tempuh 1 jam 15 menit sejauh 28 km
    • Dari Soreang ke Jalan Nanjung, kemudian
    • Masuk ke Tol Baros, kemudian
    • Masuk ke Tol Pasteur dan keluar di Bandung
    Alternatif ke tiga : Soreang – Banjaran – Bandung waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit sejauh 32 km
    • Dari Soreang ke Banjaran, kemudian
    • Masuk Dayeuh Kolot, kemudian
    • Masuk Jl. Moh Toha Bandung


    Dari data data di atas paling cepat untuk berkendara dari Soreang ke Bandung adalah sekitar 1 jam 15 menit dengan menempuh ruas ruas jalan yang mengalami kemacetan.

    Lalu-Lintas Dari Soreang ke Pasir Koja Bandung

    Jalan Kopo-Soreang menjadi jalur kemacetan terparah di Kabupaten Bandung. Rata-rata kendaraan mencapai 18.000 unit per jam dengan kecepatan rata-rata 7,4 km/jam tahun 2014. Jumlah kendaraan yanag melintas di gerbang keluar tol Moh Toha Bandung menurut data tahun 2013 sekitar 10.566 kendaraan per hari sedangkan jumlah kendaraan yang melintas pada gerbang keluar Pasir Koja tahun 2013 sekitar 15.122 kendaraan per hari.

    Dengan data data di atas kita dapat merasakan antrean panjang jalan jalan tersebut yang menyebabkan kemacetan panjang. Waktu tempuh yang juga panjang dari Soreang menuju Bandung padahal jarak tempuh nya hanya paling jauh 32 km. Ini lah keadaan sehari hari para penduduk Soreang yang hendak berpergian ke Kota Bandung harus rela bermacet macet ria di jalan jalan tersebut.

    Jumlah kendaraan bermotor di Kota Soreang mencapai 60.600 kendaraan bermotor dan 437.261 sepeda motor. sudah termasuk angkutan umum pada tahun 2015. Rasio panjang jalan di Kota Soreang pada tahun 2010 berkisar 1: 843 artinya 1 km jalan mendapatkan beban kendaraan 843 buah.

    Dari data-data di atas jumlah panjang jalan dan jumlah kendaraan yang timpang mengakibatkan penumpukan volume kendaraan pada jalur Kota Soreang menuju Kota Bandung.

    Pembangunan Tol Seroja (Soreang – Pasir Koja)
    Gambar di atas dump truck melewati proyek Jalan Tol Seroja.


    Tol Seroja dimulai pembangunan nya pada bulan September 2015 dan diselesaikan bulan Mei 2017. Jalan tol sepanjang 10,57 kilometer itu membentang di tiga kecamatan dari selatan ke utara, yakni Kecamatan Soreang, Kecamatan Ketapang, dan Kecamatan Margasih. Terdapat tiga pintu keluar masuk gerbang tol (GT), yakni GT Ketapang, GT Margaasih, dan GT Pasir Koja. Pintu masuk tol dari arah selatan direncanakan berada di depan Masjid Agung Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang. Adapun pintu keluar terakhir ada di utara, yakni GT Pasir Koja. Jalan tol itu tersambung langsung dengan Tol Purbaleunyi, melalui persimpangan di KM 132. Pengendara bisa meneruskan perjalanan ke arah timur hingga Cileunyi atau ke arah barat ke Cikampek dan Jakarta.

    Pembangunan Tol Seroja menelan investasi senilai Rp 1,5 triliun. Rinciannya, Rp 1,14 triliun untuk biaya konstruksi, dan sekitar Rp 400 miliar untuk biaya pembebasan lahan. Tol Seroja mampu menampung 21.000 kendaraan per hari. Jika jalan tol sudah dibuka, perjalanan dari Soreang ke Pasir Koja dan sebaliknya bisa ditempuh hanya dalam 15-30 menit. Jika melewati jalan arteri, diperlukan waktu 1-1,5 jam untuk menempuh jarak sekitar 20 kilometer itu.


    Gambar di atas Menteri PUPR sedang meninjau proyek Tol Seroja.
    Gambar di atas pekerja sedang melakukan pekerjaan di salah satu jembatan proyek Tol Seroja.
    Gambar di atas Tol Seroja yang telah selesai.


    Dengan menggunakan Jalan Tol Seroja rakyat Kota Soreang yang ingin berpergian ke Kota Bandung dapat menempuh waktu hanya 15-30 menit dan bebas kemacetan sehingga dapat mempercepat akses ke Kota Bandung. Disamping itu juga dapat menghemat BBM yang terbuang percuma karena kemacetan. Sebagai tambahan akses jalaan Soreang-Bandung yang sebelumnya akan mengalami penurunan volume kendaraan dan memperlancar jalan akses lama tersebut.

    Pak Jokowi Tidak Pilih Kasih

    Seperti pemaparan data di atas bahwa suara Pak Jokowi di Kabupaten Bandung tidak siginifikan, Namun Demikian Pak Jokowi sudah disumpah sebagai Presiden Republik Indonesia, harus melakukan pembangunan di seluruh wilayah NKRI tanpa pilih kasih. Kabupaten Bandung beribukota di Soreang sekarang dapat menikmati jalan tol ke arah Kota Bandung tanpa harus bermacet macet di jalan lama yang biasanya ditempuh.

    Wahai warga Kabupaten Bandung, Jalan Tol Seroja adalah balasan Pak Jokowi kepada warga Kabupaten Bandung yang mayoritas tidak memilih Pak Jokowi. Ibarat Air Tuba dibalas dengan Air Susu oleh Pak Jokowi. Wahai warga Kabupaten Bandung Prestasi Pak Jokowi mana lagi yang hendak kau ingkari, apakah ketika masuk ke bilik suara 2019 kalian tidak bisa teringat jasa Pak Jokowi yang telah menghadirkan proyek ini di hadapan kalian?

    Ingat lah warga Kabupaten Bandung, ketika masuk bilik suara nanti siapakah pemimpin yang menghadirkan Tol Seroja kepada kalian? Ingat-ingat lah ketika melakukan pencoblosan nanti. Cuma ada 1 pemimpin yang menghadirkan tol itu, cuma 1 nama dicatat dalam sejarah Bapak Ir. Joko Widodo. Bukan yang lain.

    *******Jokowi for President 2019*******



    Penulis   :  Didi Hadi   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Tol Soreang-Koja, Bukti Pak Jokowi Tidak Pilih Kasih Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top