728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 06 Juni 2017

    Rizieq Shihab, Fahri Hamzah dan Jonru Ginting Membuat Emosi Merusak Ramadhanku

    Beberapa hari ini negeri ini dibuat berisik oleh cuitan Fahri Hamzah, seperti halnya cuitannya yang menyebut hari santri itu “Sinting” pada Pilpres 2014. Tapi kalau kita mempelajari cuitan-cuitan Fahri Hamzah maka tidak mengherankan kalau kita mengambil kesimpulan bahwa Fahri Hamzah ini sering membuat kontroversi di dalam cuitan-cuitannya seolah dia lupa bahwa dia merupakan wakil DPR RI sehingga etika bicara, etika berperilaku sangatlah harus dijaga demi stabilitas nasional.
    Sebagai Wakil DPR RI seharusnya Fahri Hamzah mampu menjaga lisan dan mampu mengontrol sikap serta perilakunya, karena dia merupakan contoh bagi semua orang, dia merupakan panutan bagi semua orang. Tapi kata-kata itu sepertinya tidak berlaku bagi Fahri Hamzah.

    Seperti halnya cuitan Fahri Hamzah beberapa hari ini tentang taggar #AkuAmienRais yang ramai diperbincangkan netizen di akun Twitter milik Fahri Hamzah. Selengkapnya bisa cek di sini (Twitter Fahri Hamzah).

    Kita ketahui bersama bahwa taggar ini diberikan Fahri kepada Amien Rais sebagai bentuk dukungannya kepada Amien Rais dalam menghadapi permasalahan korupsi dana kesehatan bernilai 600juta. Dalam satu tweet nya Fahri mengatakan bahwa saat semua orang tiarap Amien Rais sudah berani menentang rezim Soeharto tapi seolah sangat tidak adil jika Amien Rais di massa tua nya dibegitukan oleh negara.

    Dimana  kesalahan Fahri Hamzah?
     
    1. Sesuai yang saya sebutkan diatas bahwa Fahri ini Wakil DPR RI, semua aktifitasnya terekam sebagai aktifitas salah satu petinggi bangsa. Seharusnya dia lebih netral dan lebih bijak dalam bersikap. Kenapa harus melontarkan dukungan kepada Amien Rais? KPK sendiri masih menyelidiki permasalahan ini kepada Fahri sudah berani mendukung Amien Rais seolah Amien Rais pasti terbukti tidak bersalah?
    2. Sebagai Wakil DPR RI sudah semestinya dia tidak memberikan klaim sepihak seolah dia mengintervensi tahapan-tahapan KPK dalam meleksanakan pekerjaannya. Ini bukan sikap wakil rakyat yang baik. Seharusnya dia menghormati setiap pekerjaan yang sedang diupayakan oleh KPK. Tidak terkecuali kepada pengkapan siapapun yang tersangkut kasus korupsi.

    Rizieq  Shihab
     
    Membahas orang ini tentu tidak akan pernah ada habisnya. Saya sampai membuat 3 kali artikel yang membahas bahwa FPI dan Komplotan merusak agamaku Islam. Selengkapnya baca di sini. Saya juga sampai menuliskan beberapa artikel yang isinya menguak semua kebusukan-kebusukan perilaku Rizieq salah satu mengenai kepengecutan dan chat seks yang melibatkan dirinya, selengkapnya baca di sini.
    Hari ini negeri  ini dibuat sibuk oleh orang tidak waras yang satu ini, sampai pihak Imigrasi mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa Habieb Rizieq akan dideportasi dari Saudi jika visa sudah habis. Selengkapnya bisa baca berita di sini.

    Coba kita menengok kebelakang sejenak, kita pikirkan dalam-dalam, kita cerna masalah satu-persatu secara baik. Kira-kira orang macam apa? Berani teriak bunuh, teriak mengancam orang lain, teriak tangkap sang penista agama (Ahok) dan selainnya. Namun ketika menghadapi permasalahnnya sendiri dia malah lari ke negara orang dan tidak berani menghadapi kasusnya. Kira-kira orang macam apa ini? Silahkan para pembaca sendiri yang menyimpulkannya.

    Jonru Ginting

     
    Sebelumnya saya sudah membuat artikel tentang orang ini, tentang kesalahan-kesalahan logikanya dalam berpikir. Yang terbaru adalah bagaimana Jonru membuat kita gagal fokus ketika mengatakan “ Katanya ingin menggebuk PKI, kok ulama yang menggebuk PKI dikriminalisai” kurang lebih begitu pernyataan Jonru. Selengkapnya bisa baca di sini.
    Pernyataan ini jelas menyindir pemerintahan Presiden Jokowi, dimana Presiden Jokowi sekarang sedang concern gebuk PKI namun kenapa Rizieq yang melawan PKI malah dikriminalisasi?
    1. Yang mengkriminalisasi Rizieq itu siapa? Saksi “kak Emma” sudah ada, bukti-bukti chat sudah ada? Apanya yang kriminalisasi? Kriminalisasi itu jika ada seseorang yang belum terbukti menista agama, saksi dan bukti masih kacau namun sangat dipaksakan dengan mengerahkan massa akhirnya dipenjara. Itu jelas kriminalisasi namanya. Lagipula yang ada bukan Rizieq yang dikriminalisasi, tapi Rizieq yang tidak berani menghadapi kenyataan hukum. Hadapi dulu, jika tidak terbukti baru teriak kriminalisasi.
    2. Kasus chat seks Rizieq dan kasus Rizieq “seolah” melawan PKI ini merupakan dua kasus yang berbeda dan tidak bisa disamakan begitu saja. Mencampurkan dua premis dalam posisi yang tidak tepat akan mengacaukan kesimpulan. Begitu sejauh apa yang saya tahu tentang logika-logika ilmiah yang bisa dipertanggungawabkan. Jonru ini berusaha membangun sebuah premis dari dua masalah, namun antara premis dan kesimpulan tidak nyambung jadi malah melihatkan kualitas dirinya.

    Apa hubungannya dengan Ramadhan?

    Ramadhan merupakan bulan suci penuh berkah, bulan suci penuh ampunan. Bulan dimana Allah SWT memberikan pintu seluasnya bagi hambanya untuk memohon pengampunan dan melakukan evaluasi diri besar-besaran terhadap sebuah kesalahan yang pernah dilakukan.
    Kita hidup di zaman dimana informasi begitu mudah menyebar, apalagi jika informasi ini disebarkan oleh orang yang terkenal atau memiliki banyak pengikut atau disebarkan oleh orang yang memiliki kekuasaan. Sebagai umat muslim yang masih awam kita harus belajar memaknai sebuah informasi secara baik, tidak selamanya ulama atau orang yang memiliki jabatan selalu mampu menjadi contoh yang benar. Tidak selamanya semua sikap mereka benar, perlu kejelian dari kita untuk menilai apa yang salah dan apa yang buruk dari mereka.

    Hikmahnya yang paling mendalam adalah di bulan suci Ramadhan ini kita sebagai umat muslim haruslah mampu memilih mana sosok orang yang tepat kita anggap sebagai panutan dan mana sosok orang yang sama sekali tidak pantas untuk dijadikan sebagai sosok panutan.

    Semoga bermanfaat.
    Terima kasih.


    Penulis   :  Mukhlas Prima Wardani   Sumber :  Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Rizieq Shihab, Fahri Hamzah dan Jonru Ginting Membuat Emosi Merusak Ramadhanku Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top