728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 14 Juni 2017

    Pahlawan Tak Pernah Mati

    Ahok sudah dipenjara. Mereka yang benci Ahok ataupun korban para penghasut berpikir bahwa dipenjaranya Ahok dapat memberikan kepuasan serta melenyapkan phobia akibat tindak-tanduk sang fenomenal bernama Ahok. Namun faktanya, Gusti Ora Sare. Meski dipenjara, pengakuan dan dukungan terhadap sang mantan Gubernur yang telah mengubah wajah Jakarta tetap mengalir.

    Pasca vonis 2 tahun hukuman Ahok yang dibacakan hakim, masyarakat di berbagai dunia langsung  bereaksi atas putusan tersebut. Aksi simpatik menuntut keadilan ataupun mempertanyakan matinya hati nurani atas keadilan ramai dilakukan. Bahkan penyalaan lilin terbesar dalam sejarah dalam menunutut keadilan terjadi di banyak kota. Semua ini menunjukkan bahwa banyak manusia yang bisa melihat Ahok hanyalah korban dari politisi busuk berbalut agama.

    Namun apa yang dilakukan Ahok? Justru dengan berbesar hati dia menerima vonis hukumannya dengan mencabut banding vonsinya. Suatu hal yang di luar perkiraan manusia normal. Sebab orang tahu bahwa hukuman Ahok tidak adil karena dia adalah korban perebutan kekuasaan di Jakarta. Namun kenegerawanannya untuk meredakan situasi justru menjadi jawaban.

    Ketika dia menuliskan sepucuk surat yang dibacakan istrinya terkait alasan pencabutan keputusan bandingnya, dengan langsung pendukungnya yang ada di berbagai tempat langsung patuh dan menerima keputusan Ahok tersebut.  Sebuah bukti kepemimpinan Ahok karena semua pendukungnya bisa menerima. Disini terbukti bahwa pengaruh Ahok memang sudah menancap di hati dan pikiran para mereka yang simpatik terhadap Ahok.

    Pengakuan terus mengalir buat Ahok. Bahkan ada satu lagu yang tercipta untuk Ahok yang benar-benar menyentuh hati paling dalam. Judulnya lagunya pun sangat besar, yakni Pahlawan Tak Pernah Mati.

    Silahkan baca lirik lagu ini dan dengarkan langsung lagu untuk Ahok ini.

         Pahlawan Tak Pernah Mati

        Kutuliskan lagu ini dari hati

        Untuk engkau sang pahlawan sejati

        Tak kan kalah, tak kan mati selamanya

        Hasil setiap perjuangan

        Tak lekang oleh Zaman

        

        Dijatuhkan, dihancurkan, tak mengapa

        Demi tanah, demi bangsa yang kau cinta

        Hanya hati yang mengerti  tentang hati

        Ketulusan biar saja

        Hanya Tuhan yang tau

        Tetaplah berjalan …

        Engkau sang Pahlawan

        Keberanian itu harapan

        Jiwa-jiwa tertindas

        

        Dijatuhkan, dihancurkan, tak mengapa

        Demi tanah, demi bangsa yang kau cinta

        Hanya hati yang mengerti  tentang hati

        Ketulusan biar saja

        Hanya Tuhan yang tau

        Tetaplah berjalan …

        Engkau sang Pahlawan

        Keberanian itu harapan

        Jiwa-jiwa tertindas

        

        Tetaplah berjalan …

        Engkau sang Pahlawan

        Kejujuran adalah cahaya

        Dalam gelap yang pahit

        Untukmu sang pahlawan

        Oleh:  Rizca Ayu

    Silahkan kunjungi di youtube https://www.youtube.com/watch?v=1t8nwVL6W0k

    Saya tidak tahu bagaiamana perasaan saudara mendengar lagu ini. Lagu ini mengingatkan saya akan tulisan-tulisan aktivis Soe Hoek Gie. Apakah terharu sampai menitikkan air mati atau mungkin biasa saja. Namun lagu ini saya yakin adalah ungkapan hati paling dalam dari orang yang mengenal Ahok lewat segala yang dikerjakannya. Dan saya yakin juga, lagu ini mewakili ungkapan hati dan aspirasi banyak masyarakat Indonesia.

    Mereka yang tidak buta mata hatinya tahu betul ketidakadilan yang Ahok harus alami. Tetapi jangan berkecil hati. Ini bukan akhir dari segalanya. Jika Ahok pun harus pergi kepada Tuhannya saat ini, percayalah dia sudah menjadi pahlawan yang dicatat sejarah.

    Namun Ahok masih hidup sehat bugar. Dia masih bisa berkarya banyak buat Indonesia dan kemanusiaan. Penjara 2 tahun yang sedang dijalaninya bukan waktu yang lama. Selepas dari sana dia masih bisa berkarya. Karyanya mungkin akan lebih abadi karena yang saya dengar dia menulis buku satu halaman tiap harinya. Tentu ini sangat kita nanti.

    Jalan Tuhan pasti yang terbaik, itulah kalimat penghiburan untuk setiap orang. Meski bisa dinggap sebagai kalimat penghiburan, ini bukan kalimat kosong. Kita sedang menyaksikan kemunafikan akan terbongkar di bangsa ini. Mereka yang memenjarakan Ahok justru akan dikuliti, sebab hukum alam selalu adil.

    Bangsa ini sedang dipertontonkan hal-hal kontras atas segala kemunafikan. Kata-kata manis dan dibalut dengan simbol-simbol religius sedang diuji dengan perbuatan-perbuatanya menyimpang. Kasus korupsi adalah yang paling mencolok. Sudah mulai terbongkar pelaku-pelaku korupsi. Anehnya, mereka yang terlibat korupsi kebanyakan bersinggungan dengan Ahok.

    Apakah ini cara Tuhan melindungi ciptaannya yang berjuang demi kebenaran dengan menempatkan Ahok dipenjara? Hanya waktu yang akan menjawab. Namun yang pasti, Pahlawan Tak Pernah Mati. Dia ada di hati dan di dalam catatan tinta emas.

    Salam Indonesia Jangan Diam





    Penulis :   Junaidi Sinaga    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Pahlawan Tak Pernah Mati Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top