728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 12 Juni 2017

    Lagi, Kebaikan Ahok Diungkap, Kali Ini Oleh Bamus Betawi

    Setelah Ahok kalah di Pilkada dan dipenjara, suara-suara miring terhadap Ahok mulai berkurang. Justru yang banyak terjadi adalah respon positif terhadap Ahok. Memang sangat disayangkan, mengapa ketika dalam masa kampanye, orang-orang ini tidak mau mengugkap dan mengakui kebaikan Ahok. Mereka justru hanya diam ketika orang-orang menghujat dan mencaci-maki Ahok. Padahal Ahok telah berjasa besar buat mereka. Tapi ya sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur. Takdir berkata sepertinya Ahok memang harus kalah dan dipenjara.

    Kali ini, kebaikan Ahok diungkap oleh ketua Bamus Betawi. Ketua Bamus Betawi Zainudin mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Ahok-Djarot. Sebab, kata Zainudin, pemerintahan Ahok-Djarot telah membantu Bamus Betawi dalam melestarikan budaya Betawi.

    Padahal, sebelumnya antara Bamus dan Ahok terlibat konflik. Ahok sebelumnya sempat menghentikan pemberian dana hibah kepada Bamus Betawi karena menganggap Bamus Betawi berpolitik. Oding juga menegaskan bahwa Bamus Betawi akan mendukung siapapun gubernur yang terpilih pada Pilkada DKI 2017.

    Zainudin mengatakan, pihaknya siap menjalin komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Zainudin yang akrab disapa Oding ini mengatakan, konflik yang pernah terjadi antara Bamus Betawi dan Ahok merupakan sebuah dinamika di pemerintahan.

    Oding menilai tidak pernah terjadi konflik berkepanjangan antara Bamus Betawi dan Ahok. Oding menyebut Bamus Betawi dan Pemprov DKI merupakan mitra kerja.

    “Kami harus tetap memelihara komunikasi, silaturahmi dengan Pemda DKI Jakarta terutama dengan gubernur. (Agar) apa yang dicita-citakaan masyarakat Betawi meningkatkan budaya Betawi bisa tercapai harmonis,” ujar

    Bamus Betawi, lanjut Oding, netral dan dipastikan tidak akan memihak terhadap salah satu pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI yang berlaga pada Pilkada DKI 2017.

    “Bamus ada di posisi yang netral, kami tidak berpihak pada salah satu pasangan calon. Siapapun yang terpilih tentu akan menjadi gubernur bersama kami mendukungnya dan terus bermitra dengan baik,” ujar Oding.

    Akhirnya, ketua Bamus sendiri tidak mempersoalkan konflik yang pernah terjadi antara Bamus dan Ahok. Ketua Bamus berterima kasih kepada Ahok karena telah melestarikan budaya Betawi.

    “Pemerintahan pak Ahok dan pak Djarot sudah meletakkan dasar-dasar pengakuan secara hukum, orang Betawi menjadi tuan rumah di Jakarta, budayanya menjadi tuan rumah di Jakarta,” ujar Zainudin di Pasar Minggu, Minggu (11/6/2017).

    Oding merujuk pada aturan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 229 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelestarian Kebudayaan Betawi.

    Pergub ini merupakan turunan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Serta Pergub Nomor 11 tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi.

    Oding mengatakan, konflik dengan Ahok itu sudah selesai dan kini hubungan keduanya sudah baik. Bamus Betawi pun masih diberikan dana hibah hingga saat ini.

    “Sudah peluk-pelukan, maaf-maafan,” ujar Oding.

    Oding kini berharap banyak kepada pemerintahan baru di bawah Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Dia berharap keduanya juga memperhatikan pelestarian budaya Betawi.

    “Mudah-mudahan gubernur baru ini jauh lebih bagus lagi perhatiannya buat orang Betawi. Sehingga beberapa tahun ke depan Betawi ini benar-benar menjadi tuan rumah dan kita jadikan pembangunan Jakarta rasa Betawi,” ujar Oding.

    Ahok bukan orang Jakarta asli, namun sangat mencintai dan peduli dengan budaya Betawi. Bisa jadi Ahok lebih cinta terhadap budaya Betawi dibanding orang asli Jakarta itu sendiri. Ahok juga sangat memperhatikan warisan budaya seperti makam Mbah Priok.

    Pernyataan Ketua Bamus Betawi sekaligus membantah tuduhan-tuduhan miring terhadap Ahok terutama dari Ahmad Dhani yang sempat menuduh Ahok tidak peduli dengan seni dan budaya.

    Meskipun pernyataan ini seperti tidak ada gunanya karena Ahok sudah kalah dan dipenjara, namun saya yakin hal ini turut memberikan dukungan moril kepada Ahok. Saya yakin perlahan-lahan pikiran masyarakat akan semakin terbuka bahwa Ahok adalah sosok yang luar biasa. Saya yakin akan timbul penyesalan diantara 58% warga yang kemarin tidak memilih Ahok ketika kebaikan-kebaikan Ahok semakin terungkap di publik.

    Pernyataan ini juga membuat pendukung Ahok semakin bersemangat untuk terus mendukung Ahok. Ahok boleh saja dipenjara, namun kebaikannya membuat status narapidana yang disandangnya tertutupi. Seorang narapidana biasanya akan mendapat cacian dari masyarakat. Namun tidak untuk Ahok. Ahok seperti menjadi satu-satunya narapidana yang justru mendapatkan penghormatan dari masyarakat.


    Penulis  :   Saefudin achmad    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Lagi, Kebaikan Ahok Diungkap, Kali Ini Oleh Bamus Betawi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top