728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 17 Juni 2017

    Kepolisian Disuruh Introspeksi Dan Minta Maaf Pada Rizieq. Perlukah?

    Seperti yang kita ketahui, Rizieq hingga kini masih belum pulang dan sedang berada di Arab Saudi. Belum jelas kapan kepulangan orang ini, ternyata ada beberapa orang yang menemui Rizieq di sana termasuk 3 petinggi PKS dan eng ing eng, Amien Rais. Bahkan mereka berdua bertemu dan saling menguatkan, atau mungkin saling memotivasi supaya tabah menerima apa yang sedang menimpa mereka, sama-sama terkena kasus.

    Dan sejauh yang tahu, red notice tidak jadi dikeluarkan karena kondisi tidak memenuhi syarat. Sehingga mau tak mau polisi harus mencari cara lain jika memang ingin membawa pulang Rizieq ke Indonesia. Masih belum jelas apa langkah nyata polisi dalam menangani kasus ini. Polda Metro Jaya mengklaim memiliki cara lain untuk membawa pulang Rizieq selain dengan red notice baik dengan cara dijemput dengan mekanisme blue notice maupun police to police.

    Berbicara tentang kasus Rizieq, menurut Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, polisi akan kesulitan untuk membawa pulang Rizieq ke tanah air. Karena itu, dia menyarankan agar polisi meminta maaf dan melakukan rekonsiliasi dengan Rizieq untuk meredakan ketegangan. “Jika ditanya apa yang harus dilakukan polisi dalam kasus ini. Jawabnya adalah Polda Metro Jaya harusnya introspeksi dan minta maaf pada Rizieq dan kemudian rekonsiliasi,” kata Neta.

    Tunggu sebentar, ada yang sedikit membingungkan saya. Kenapa polisi harus meminta maaf? Justru makin aneh dan akan timbul kecurigaan jika polisi akhirnya minta maaf. Pikiran publik pasti akan mengarah pada satu hal yaitu timbul sentimen negatif pada kepolisian. Mereka akan dinilai ada maksud tertentu, atau akan berpikir kasus ini hanyalah main-main dan dipaksakan. Saya yakin kepolisian tidak sembarang menangani kasus ini, apalagi sekarang sudah disorot di mana-mana dan disaksikan jutaan pasang mata. Siapa yang tidak tahu kasus Rizieq? Jika kepolisian main-main dengan kasus ini, sama saja dengan menggali kubur sendiri.

    Neta juga menjelaskan alasan sulitnya membawa Rizieq ke Indonesia lantaran kasus dugaan konten pornografi yang dituduhkan ke Rizieq, super aneh. “Rizieq dituduh dalam kasus pornografi yang beredar di media sosial, tapi siapa yang menyebar tidak jelas,” katanya.

    Neta melanjutkan, Polda Metro Jaya seharusnya merasa malu karena sudah melakukan kriminalisasi terhadap Rizieq dalam kasus dugaan konten pornografi. Neta menegaskan, Polda Metro Jaya, seharusnya introspeksi dan kemudian rekonsiliasi. “Belajar dari kasus ini Rizieq juga harus introspeksi agar ketegangan yang terjadi selama ini di Jakarta bisa mereda,” kata dia. Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro Sugito mengatakan penolakan red notice oleh Interpol membuktikan tuduhan kepada kliennya hanyalah fitnah belaka.

    Nah, kalau begitu semua sudah jelas. Kalau ingin rekonsiliasi, atau apa pun yang sejenisnya, sudah pasti sulit terlaksana jika Rizieq sendiri tidak mau pulang. Kalau kepolisian diminta introspeksi, seharusnya Rizieq juga harus berbesar hati untuk pulang ke Indonesia agar kasusnya cepat clear dan selesai sehingga tidak berlarut-larut hingga entah sampai berapa episode baru selesai.

    Yang menjadi keheranan adalah kalau memang selama ini selalu bilang kasus ini kriminalisasi, dituduh dan dipaksakan, mengapa harus kabur dan tidak mau kembali? Kasus Ahok dulu juga banyak yang bilang kriminalisasi dan penuh intrik politik, tapi toh beliau tetap jantan dan tidak melarikan diri. Tidak pernah mangkir saat diperiksa dan disidang. Semua lancar-lancar saja hingga vonis dijatuhkan. Dia juga berhak mengatakan itu, tapi apa yang dilakukan Ahok sangat terbalik dengan apa yang dilakukan Rizieq.

    Rizieq dikriminalisasi, tapi di sisi lain tidak mau pulang untuk klarifikasi dan membuktikan tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Bagaimana ini? Dan lucunya beberapa pendukungnya malah meminta kasusnya dihentikan, dan sekarang kepolisian diminta introspeksi dan minta maaf. Sekarang kembali lagi, kasus Rizieq sudah meluas, dibicarakan di mana-mana, diberitakan oleh hampir semua media. Kredibilitas kepolisian dipertaruhkan di sini. Dan kalau memang Rizieq merasa tidak bersalah, seharusnya ada bukti yang mengarah ke sana (atas ketidakbersalahannya). Nyatanya sampai sekarang Rizieq tak berani pulang dan membuktikan itu semua. Gimana mau clear kalau begitu.

    Bagaimana menurut Anda?


    Penulis    :        Xhardy       Sumber   :   Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Kepolisian Disuruh Introspeksi Dan Minta Maaf Pada Rizieq. Perlukah? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top