728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 05 Juni 2017

    Katanya Rizieq Akan Pulang Minggu Depan, Tapi Rizieq Berencana Tinggal Di Arab Saudi Hingga 2018. Mana Sih Yang Benar?

    Kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengklaim kliennya akan segera kembali ke Tanah Air, untuk menghadapi kasus hukumnya. “Belum hari ini (pulang ke Tanah Air), tetapi ada kemungkinan minggu depan.” Menurut Sugito, Rizieq masih mempersiapkan berbagai upaya hukum dan persiapan kepulangan Rizieq dari luar negeri. Ia khawatir, polisi langsung menahan Rizieq setibanya di Indonesia.

    Tapi herannya di media lain, malah memberitakan yang sangat berbeda. Dikatakan bahwa Rizieq tidak ingin pulang ke Indonesia dalam waktu dekat. Rizieq berencana memperpanjang Visanya dan tinggal lebih lama di Arab Saudi. Kuasa Hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro mengatakan, kliennya akan menetap setidaknya untuk satu tahun ke depan. “Ada rencana kita akan long stay atau akan perpanjang Visa. Nanti sedang ada yang mengurus Visa yang setahun,” kata Sugito.

    Lihat link sumber di bawah artikel, seharusnya dua media tersebut cukup kredibel dan bisa dipercaya. Pengacaranya sama yaitu Sugito Atmo Prawiro, ditanyai dua media pada hari yang sama, tapi kenapa jawabannya berbeda? Apakah karena ada pergantian rencana secara mendadak atau last minute plan atau memang sengaja menjawab simpang siur, tak ada yang tahu.

    Terkait rencana perpanjangan visa tinggal, Rizieq merasa ada upaya kriminalisasi dari Presiden Jokowi.
    Bahkan, dia menuding, kasus yang menjeratnya saat ini atas instruksi Presiden melalui pihak kepolisian.
    “Pulangnya bisa saja nanti setelah Pilpres dan Jokowi tidak jadi presiden. Ya, kalau misalnya setelah Pilpres dan Jokowi tidak jadi presiden, polisi bisa lebih netral,” kata Sugito.

    Nah, jadi bingung kan, mana yang benar? Orang yang sama tapi memberi statement yang berlawanan. Dulu juga banyak kabar simpang siur mengenai keberadaan Rizieq dan alasan Rizieq tak mau pulang. Saking banyaknya, bingung entah mana yang benar. Banyak versi yang berbeda-beda, entah mana yang bisa dipercaya. Tapi tak usah ambil pusing, tapi kita analisis kemungkinan yang akan terjadi. Seandainya Rizieq memutuskan tidak kembali dan tinggal lebih lama di Arab Saudi, atau anggap benar Rizieq baru akan pulang usai Pilpres dan Jokowi kalah, sebenarnya ini sia-sia saja. Tindakannya ini sebenarnya membuat dirinya kian terjepit. Belum lagi penilaian publik yang makin yakin dengan kasus ini.

    Mengapa ini sia-sia? Karena ada red notice. Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, polisi telah mengajukan permintaan red notice untuk Rizieq kepada Interpol, namun masih menunggu izin dari Interpol. “Belum ada clearance dari Interpol pusat. Harus dikeluarkan Interpol pusat,” kata Setyo. Polri telah mengajukan red notice ke Interpol di Indonesia, kemudian diteruskan ke kantor Interpol Pusat di Lyon, Prancis.

    Kalau sampai red notice dikeluarkan secara resmi, maka Rizieq makin kesulitan bersembunyi. Rasanya tak mungkin Rizieq berharap red notice tidak akan dikeluarkan hingga Pilpres mendatang, sedangkan kasusnya ini sedang diusut. Memang cara paling baik dan juga sesuai imbauan beberapa pihak adalah Rizieq segera pulang ke tanah air dan hadapi kasus hukumnya, ketimbang dipaksa pulang karena ditangkap di luar negeri.

    Rizieq memang seakan terjepit dan tak punya pilihan. Bila memutuskan untuk pulang, ada kemungkinan dia ditahan. Makanya para pendukungnya ngotot minta pemerintah dan kepolisian untuk tidak menahannya saat kembali. Ini juga yang mungkin membuat Rizieq ragu kembali. Akan tetapi jika tidak mau kembali, red notice berpotensi dikeluarkan. Maju kena, mundur kena. Serba salah jadinya.

    Mau pulang minggu depan atau pulang tahun depan atau malah tidak pulang, sebenarnya sama saja. Rizieq tak punya pilihan. Tak peduli pendukungnya memberikan statement seperti apa, sepertinya itu tidak berpengaruh. Rizieq mungkin hanya bisa berharap agar red notice tidak dikeluarkan, sehingga hidupnya lebih tenang di sana. Tapi kalau red notice dikeluarkan, mungkin akan lain ceritanya.

    Seperti yang tadi dikatakan, Rizieq sebenarnya menjerumuskan dirinya sendiri kedalam masalah yang makin lama makin rumit saat memutuskan umroh dan tak kembali. Ini hanya berefek sementara, tak akan menyelesaikan masalah. Kepastiannya hanya menunggu hingga minggu depan atau minimal sehabis lebaran. Jika masih belum pulang, memang ada kemungkinan dia akan tinggal lebih lama dan entah kapan baru akan pulang.

    Bagaimana menurut Anda?




    Penulis : Xhardy       SUmber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Katanya Rizieq Akan Pulang Minggu Depan, Tapi Rizieq Berencana Tinggal Di Arab Saudi Hingga 2018. Mana Sih Yang Benar? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top