728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 07 Juni 2017

    Hikmah dari Konflik Qatar, Sadarlah Akan Potensi Negara Ini!

        Bukan lautan hanya kolam susu. Kail dan jala cukup menghidupmu. Tiada badai tiada topan kau temui. Ikan dan udang menghampiri dirimu.

    Begitulah lagu koes plus yang menggambarkan betapa kayanya negeri kita. Saking indahnya dan kayanya, bahkan ada salah seorang veteran yang pernah saya temui mengatakan “kamu hidup di sini biar pengangguran juga bakalan bisa makan.”

    Saya ingin menulis ini setelah melihat apa yang terjadi di Qatar baru-baru ini. Arab Saudi dan 6 negara timur tengah lainnya semua memustuskan semua hubungan diplomasinya dengan Qatar. Alasannya sepele, karena Qatar lebih menunjukkan sikap dukungannya kepada Iran (1).

    Seperti yang kita tahu, Qatar adalah negara yang mempunyai perkembangan ekonomi yang sangat cepat. Sejak merdeka dari Inggris pada tahun 1971 (2), ekonomi negara Qatar mengalami peningkatan dari tahun-ketahun. Puncaknya adalah tahun 2010, ketika mereka berhasil mencapai peringkat pertama PDB tertinggi di dunia. Dengan kata lain, penduduknya sangat kaya raya (3).

    Hingga tahun 2016 pun mereka masih termasuk salah satu negara dengan PDB tertinggi di dunia (4). Bahkan ,ereka tidak segan-segan dalam membangun infrastruktur, milyaran dollar tiap tahun dibangun untuk memelihara infrastruktur mereka. Apalagi dengan dipilihnya mereka menjadi tuan rumah piala dunia tahun 2022 nanti, mereka benar-benar gila membangun infrastruktur (5).

    Sayangnya, negara mereka pada dasarnya adalah miskin, yang tidak punya sumber daya alam yang banyak. Hanya mengandalkan minyak, pariwisata, dan hasil lautnya saja. Dan ini terbukti ketika baru beberapa hari saja hubungan diplomatis mereka dengan beberapa negara arab lainnya diputuskan, warganya pun kalang kabut.

    Dengan pemutusan hubungan tersebut artinya pasokan dari luar sangat berkurang. Saat ini bahkan banyak warganya menghabisi stok supermarket karena ketakutan kehabisan stok makanan (6). Ini hanya beberapa hari saja, bagaimana jika terjadi berbulan-bulan.

    Inilah bedanya negara kita dengan negara qatar tersebut. Saya bukan mau mengajak anda untuk takabur atau membanggakan diri yang terlalu berlebihan. Tapi ini bagus menjadi motivasi, pelajaran dan pengingat agar kita kembali mengenal bagaimana potensi dan kekuatan tanah air kita sebenarnya sekaligus juga mensyukurinya.

    Silahkan saja jika ada negara lain beranggapan orang bilang kalau rakyat kita itu miskin-miskin, tapi faktanya negara kita, tanah air kita sangatlah kaya. Aneka ragam hayati dinegara ini sangat kaya. Minyak, wisata, laut, sungai, batu bara, emas, perak, perunggu, sampai segala jenis batu akik ada di negara kita.

    Kalau kita semua menyadari ini, kalau kita mensyukuri ini semua, kita bisa menjadi negara hebat. Itulah mengapa dahulu kala, Presiden pertama kita, Bung Karno, sangat percaya diri sekali jika berhadapan dengan kepala-kepala negara lainnya. Karena beliau sangat menyadari kekayaan alam negaranya sangat menggiurkan negara lain. Ya, sangat menggiurkan.

    Meskipun rakyat Indonesia saat itu miskin-miskin meskipun rakyat indonesia saat itu kebanyakan bodoh-bodoh, Beliau sangat percaya diri sekali ketika berhadapan dengan Presiden Amerika, Presiden Rusia, maupun Raja-raja yang ada di dunia. Tidak pernah sedikit pun menunjukkan rasa minder sama sekali.

    Sikap seperti ini, yang harus kita tunjukkan kepada dunia. Sikap tidak merasa minder, tidak merasa takut, sikap percaya diri, sikap “yang seakan-akan tidak butuh-butuh amat” dan sikap-sikap besar lainnya yang harus kita kedepankan. Jika sikap-sikap seperti itu kita kedepankan, saya jamin negara kita akan sangat disegani dunia. Namun, tentu dengan syarat, kita semua harus bersatu.


    Jika kita melihat dengan pikiran yang jernih, yang kita butuh di negara ini hanya 3 hal. Pertama-tama adalah kita harus menjaga persatuan di bangsa ini (salah satunya mendukung pemerintahan yang sah), yang kedua adalah teknologi yang tepat untuk mengelola sumber daya – sumber daya kita, dan yang ketiga adalah elemen pemimpin yang jujur, tegas (seperti ibu susi), amanah, cinta tanah air, dan berjiwa besar.

    Kenapa saya katakan elemen pemimpin? Bukan pemimpin saja? Ya, karena negara kita ini sangat kompleks. Ada yang namanya presiden, ada yang namanya wakil presiden, ada yang namanya menteri, ada yang namanya DPR, ada yang namanya MPR, dan lain-lain.

    Jika ketiga hal tersebut bisa terwujud, bukan tidak mungkin, negara kita menjadi negara yang hebat dan disegani dunia, sebagaimana bung karno dulu melakukannya seorang diri. Jika Bung Karno saja seorang diri mampu membuat dunia segan, bagaimana jika satu Indonesia memiliki kecerdasan dan jalan pikirannya seperti Bung Karno.

    Sounds great, right?



    Penulis    :  Linggar Eisenring    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Hikmah dari Konflik Qatar, Sadarlah Akan Potensi Negara Ini! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top