728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 03 Juni 2017

    Habib Rizieq Makin Tersudut, Hanya Pakar Telematika Harapan Habib Rizieq

    Salah paham tentang pembuktian keaslian chat Habib Rizieq dan Firza Husein.

    Banyak orang yang mengira polisi mendapatkan salinan chat whatsapp Habib Rizieq dan Firza Husein dari salah satu provider. Sehingga banyak dari mereka yang menganggap polisi telah berbohong akan bukti tersebut dengan alasan tidak mungkin provider bisa mengambil data chat dari whatsapp apalagi dengan enskipsi end to end.

    Sebenanrnya saya juga sempat bingung dengan hal tersebut, sampai akhirnya saya mendapatkan penjelasan dari seseorang dalam salah satu forum anti hoax yang saya ikuti, seperti berikut:

        “KEBERATAN!

        Provider (dalam hal ini Telkomsel) memang tidak memiliki kompetensi untuk membuka *KONTEN* chat, tetapi BISA MEMBUKA HISTORI PENGIRIMAN DATA.

        Yang bisa dibuktikan melalui data di provider adalah ada-tidaknya transmisi data pada tanggal dan jam tertentu dari IP tertentu.

        Konten chat didapat dari fisik ponsel HRS dan FH.

        Jika chat dengan timestamp tertentu dan konten tertentu matching dengan histori transmisi data di provider, logikanya chat tersebut asli dan valid.

        ………….”

    Dari penjelesan diatas  bisa diketahui bahwa yang didapatkan oleh polisi itu bukanlah salinan chat melainkan transmisi data.

    Provider memang tidak bisa memberikan data tentang salinan chat whatsapp dari siapapun dan untuk siapapun, karena mereka memang tidak punya data tersebut. Namun provider bisa membukakan data-data terkait penggunaan data (untuk kepentingan penyelidikan) dari nomor atau IP tertentu. Tentu dari penggunaan data itu memiliki waktu-waktu tertentu yang telah direcord oleh provider masing-masing.

    Nah, hasil record inilah yang kemudian dicocokķan dengan screenshoot whatsapp dari Habib Rizieq dan Firza Husein. Yang perlu di garis bawahi bahwa yang dicocokkan disini bukanlah isi chat tersebut melainkan WAKTU nya.

    Nah, Jika waktunya memang ternyata 100% cocok (match), artinya kemungkinan bahwa chat itu benar sangatlah besar. Boleh saya katakan sekitar 80% chat itu bisa dibilang asli dan cukup untuk membuat Habib Rizieq menjadi tersangka.

    Memang masih ada sekitar 20% hal yang bisa meragukan. Namun itu hampir tidak akan terlalu berpengaruh dengan penetapan habib rizieq sebagai tersangka. Karena polisi hanya perlu mendapatkan 2 bukti saja, untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka. CMIIW.

    Keraguan sekitar 20% yang saya maksud adalah keraguan akan keaslian dari screen shot chat tersebut. Dalam arti lain tulisan tulisan dalam chat tersebut memang masih menyisahkan kemungkinan untuk diedit dengan program seperti photoshop.

    Oleh karena itu saya berkesimpulan, harapan Habib Rizieq saat ini hanya ada di tangan pakar telematika saja. Karena selama belum ada yang bisa membuktikannya secara Ilmiah, jelas, dan logis, maka selama itu juga chat tersebut masih bisa dikatakan asli.

    Menurut pendapat pribadi saya sendiri, yang merupakan seorang awam dan bukan pakar telematika, menganggap bahwa sulit mengatakan chat tersebut adalah hasil rekayasa maupun hasil editan photoshop atau aplikasi program komputer lainnya, mengingat gambarnya tampak sangat natural dan teksnya sangat konsisten.

    Jumlah kata, besaran huruf dan aliran percapakan terlihat sangat pas sekali. Hampir tidak ada tanda yang mengatakan chat tersebut hasil editan. Bahkan menurut saya, terlalu sempurna screenshot itu dikatakan hasil editan.

    Meskipun demikian, itu hanya sebatas opini saya semata. Wallahu a’lam. Toh, kalaupun memang masih ada yang meragukan keaslian dari screenshot itu, silahkan saja dibuktikan dengan argumentasi yang logis dan bukti yang kuat. Bukan dengan pikiran yang tertutup dan intimidasi semata.

    Wassalam.


    Penulis :   Linggar Eisenring    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Habib Rizieq Makin Tersudut, Hanya Pakar Telematika Harapan Habib Rizieq Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top