728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 11 Juni 2017

    FPI Dan Rizhieq SHihab Sedang Menuliskan Sejarahnya Di Indonesia

    Mengamati fenomena perilaku FPI yang di dalamnya ada si imam sangat besar yaitu Rizhieq Shihab dan para “tifosinya” tidak akan pernah usiai. Dan sepertinya akan selalu menarik perhatian karena selalu berada dalam lingkaran ketegangan dengan sebuah tatanan sosial yang sudah berjalan. Tatanan sosial itu adalah negara dengan segala komponennya, baik pemerintah dan perangkat hukumnya. Dari sedikit gambaran itu, saya mencoba membuat sebuah pernyataan yang akan saya uraikan dalam tulisan ini, yaitu bahwa semua yang dikerjakan oleh FPI dengan Rizhieq shihab sebagai imam sangat besar mereka adalah sebuah cara mereka menulliskan sejarahnya di Indonesia ini, entah itu sejaarah apa.

    FPI selalu akan melawan apa saja yang menjadi tatanan hukum negara jika itu mereka rasakan menzolimi imam sangat besar mereka, yaitu Rhizieq Shihab. Kejahatan atau ketidakadilan yang terjadi, baik kejahatan kemanusiaan atau ketidakadilan yang lain, tidak akan mereka pedulikan sepanjang tidak mengganggu eksistensi mereka.



    Lihat saja betapa banyaknya koruptor ditangkap oleh KPK serta perilaku para anggota DPR yang tidak sesuai dengan gaji yang diterimanya karena DPR malah sibuk dengan dirinya,namun nampaknya FPI diam saja. Diamnya mereka itu bisa jadi ada beberapa kemungkinan yang menyebabkannya.



    Kemungkinan pertama adalah, si imam sangat besar mereka tidak memerintahkan mereka untuk bertindak. Selama ini kita semua bisa membaca gerakan FPI, bahwa mereka akan bergerak secara masif jika ada perintah dari si imam sangat besar mereka. Lha dalam kasus korupsi, mengapa si imam sangat besar tidak bereaksi? Ini bisa disebabkan karena si imam sangat besar mereka tidak ada urusan dengan kejadian yang terjadi atau justru korupsi itu malah membuat si imam sangat besar mendapatkan “ berkah” darinya.

    Mungkin saja si imam sangat besar mereka melihat bahwa yang melakukan korupsi adalah seiman dengannya. Selain seiman, bisa jadi sebagian hasil dari korupsinya tersalurkan untuk dirinya sebagai salah satu funrissingnya. Selama ini siapa yang pernah mengetahui, bisnis apa yang dilakukan oleh si imam sangat besar FPI? Saya yakin jarang yang tahu. Namun banyak orang melihat betapa kayanya si imam sangat besar ini dengan mobil yang mahal.



    Kemungkinan kedua adalah kebodohan. Dan kebodohan serta pembodohan paling mudah adalah di ranah agama. Dengan mengandalkan jabatan keagamaan tertentu, semisal pemimpin umat,  di semua agama berpotensi melakukan pembodohan. Dengan mengandalkan legitimasi Tuhan dan teks-teks suci, banyak catatan sejarah menunjukan kepada kita betapa kebodohan dengan topeng agama adalah fakta sejarah yang tidak terbantahkan.

    Jika seseorang bodoh maka dia akan dengan mudah dibodohi oleh yang lain. Aspek kebodohan ini yang nampak kuat terjadi pada mereka. Akibat kebodohan mereka selalu meyakini bahwa yang dikatakan dan dilakukan oleh imam sangat besar mereka adalah benar, bahkan selalu benar. Catat, apa yang dikatakan dan dilakukan oleh junjungan mereka akan diyakini benar dan bahkan bisa jadi diteladani.

    Kasus tato porno di Rembang yang ditemukan di lengan anggota FPI saat atribut FPI mereka diganti oleh polisi menjadi gambaran betapa figure si imam sangat besar itu sangat dikultuskan. Dan bisa jadi masih banyak tindakan-tindakan anggota FPI yang lain namun tidak dijumpai.



    Jika mereka, anggota FPI itu mau berpikir secara kritis dan konstruktif, maka gerakan mereka akan menjadi gerakan yang konstruktif dan pruduktif. Mereka gagal beragama dengan baik dan benar. Mereka gagal mempelajari agama dengan tepat karena hanya mengandalkan pemahaman si imam sangat besar mereka. Jika mereka bisa beragama dengan benar, maka mereka akan selalu kritis dengan apa saja. Mereka akan mendialogkan teks-teks suci dan semua fakta serta  fenomena dengan kejernihan nurani dan batin yang diterangi cahaya Illahi.

    Namun semua itu tidak dilakukan mereka. Mungkin karena mereka memang malas belajar tentang agama dan teks-teks sucinya sehingga mengandalkan tafsiran si imam sangat besar mereka. Mereka mungkin berpikir bahwa sosok imam apalagi imam sangat besar itu sudah 99% seperti Tuhan sehingga tidak pernah salah dan malah harus diikuti dan ditaati.

    Fenomena FPI dengan imam sangat besarnya adalah bagian dari Indonesia yang sedang menuliskan sejarahnya. Entah sejarah apa yang tertulis karena nantinya anak cucu kita semua yang akan membaca dan menilainya. Namun yang pasti, FPI dengan segala fenomenanya, yang di dalamnya ada si imam sangat besarnya, dengan keberingasannya, dengan cara berpikir dan beragamanya, sudah membuat repot negeri ini.
    Kelak, anak cucu kita akan menilai sejarah ini. Dan jika ada diantara mereka yang menilai mengapa masyarakat yang lain (dan kita di dalamnya) tidak berupaya meluruskan jalan bengkok FPI, itu menjadi sebuah keniscayaa sejarah karena nampaknya memang banyak dari kita yang mendiamkan FPI dan bahkan hanya meninton tingkah polah mereka.



    Belajarlah Dengan Kritis agar tidak mudah dibodohi oleh siapa saja..


    Penulis   :  DONY SETYAWAN    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: FPI Dan Rizhieq SHihab Sedang Menuliskan Sejarahnya Di Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top