728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 08 Juni 2017

    Fadli Zon Dalam Irama Persekusi dan Perkusi

    Beberapa hari ini kita dihebohkan dengan pemberitaan tentang persekusi, baik melalui media massa maupun media elektronik. Tindakan persekusi sangat tidak mengindahkan hukum yang berlaku saat ini. Persekusi adalah tindakan yang tercela dan sangat merugikan korban. Tekanan psikologis akan terus menghantui korban, beban hidup dari kekerasan persekusi akan dibawa oleh korban selama menjalani kehidupan pribadinya.

    Kita sadar bahwa Negara Indonesia adalah negara hukum. Aturan sudah jelas untuk ditaati dan dijalankan. Bagi yang melanggar hukum, pasti akan berurusan dengan hukum itu sendiri. Apabila kita membahas tentang penegakan hukum pasti akan muncul banyak pertanyaan. Pertanyaan utama tentang penegakan hukum adalah bagaimana masyarakat bisa melihat dengan jelas penegakan hukum sama untuk semua masyarakat Indonesia.

    Kegiatan persekusi yang saat ini menjadi isu nasional juga mendapat tanggapan dari Ketua DPR Fadli Zon. Dia menilai penegakan hukum tidak berjalan adil atau hanya berjalan sesuai selera penguasa. Fadli Zon berkomentar “Hal inilah yang kemudian mendorong masyarakat untuk menempuh cara dan modelnya sendiri demi mendapatkan keadilan”,. Saya berpikir tindakan persekusi berbeda dengan tindakan main hakim sendiri di tengah-tengah masyarakat.

    Tindakan main hakim sendiri melibatkan banyak masyarakat sekitar. Tindakan ini terjadi karena korban dari tindakan masyarakat pasti sudah melakukan tindakan kriminal. Biasanya dilakukan karena pihak aparat keamanan tidak ada ditempat kejadian. Tindakan main hakim sendiri biasanya dilakukan secara membabi buta. Sementara tindakan persekusi adalah tindakan pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Menurut hemat saya komentar dari Fadli Zon berada pada ruang abu-abu.

    Seharusnya Pak Fadli Zon harus tegas di dalam mengambil keputusan. Terutama di dalam persekusi yang saat ini menjadi perhatian dia. Apakah mendukung persekusi atau menolak persekusi?. Bukan menyerahkan sepenuhnya tindakan persekusi ke tangan pemerintah terutama aparat keamanan. Pak fadli zon juga mememiliki peran di dalam mengatasi tindakan persekusi. Apakah dengan mengutuk tindakan persekusi?

    Saya menduga tindakan persekusi saat ini telah dibawa oleh Pak Fadli Zon ke ranah politik. Ini dibuktikan dengan pernyataannya yang isinya “ Jangan kemudian sibuk mengurusi isu persekusi, namun kasus-kasus hukum yang besar dan utama diabaikan”. Apakah maksud kasus hukum yang besar adalah kasus yang saat ini menimpa Rizieq Shihab dengan Firza Husen, dan kasus mega proyek E-KTP, kalau itu saya sangat setuju dengan pernyataan Pak Fadli Zon.

    Masalahnya kasus hukum yang besar tidak disebutkan. Menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat apakah masih banyak kasus hukum besar yang saat ini terjadi di Negara Indonesia. Kalimat ambigu sebaiknya jangan dilemparkan kepada masyarakat, karena bisa berdampak fatal di tengah-tengah masyarakat.

    Kalimat-kalimat yang bisa mengundang perpecahan sebaiknya direm. Tingkat gesekan, pertikaian dan hujat-menghujut ditengah-tengah masyarakat saat ini masih mudah terjadi. Apakah dilakukan melalui media massa atau melalui sosial media. Salah satu contoh adalah tindakan persekusi.

    Saya memliki saran yang baik kepada Pak Fadli Zon untuk bisa mengurangi tindakan persekusi di tengah-tengah masyarakat. Melalui Pak Fadli Zon untuk mengkampanyekan musik perkusi demi menjaga dan melestarikan salah satu jenis alat musik bangsa yang saat ini mulai redup. Masyarakat saat ini sudah mulai asik untuk mendengar musik yang dimainkan melalui media eletronik.

    Musik perkusi yang dulu sering kita saksikan di media televisi melalui lawakan OVJ, sangat indah didengar. Instrumen perkusi yang biasanya dipukul, digosok, dikocok, diadukan, atau dengan cara apapun dapat membuat getaran sebagai pengiring dalam sebuah permainan musik. Sehingga telinga yang mendengar bisa menikmati indahnya alunan musik.

    Karena saya melihat salah satu contoh kasus persekusi adalah tindakan yang dilakukan terhadap Mario di laman youtube. Sangat memprihatinkan. Pemukulan yang menyebabkan psikologis seorang anak terganggu dan membuat kemarahan bagi orang-orang yang menyaksikannya. Tekanan mental dan psikologis sangat dalam dirasakan oleh korban.

    Saat ini penegakan hukum terhadap orang-orang yang melakukan persekusi juga sudah berjalan. Para korban telah mendapatkan perhatian dan perlindungan dari berbagai pihak.

    http://www.jpnn.com/news/ada-persekusi-fadli-zon-ingatkan-pemerintah-sadar-diri

    Salam perkusi..



    Penulis    :  Juleo Simanjuntak     Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Fadli Zon Dalam Irama Persekusi dan Perkusi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top