728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 19 Juni 2017

    Edan! KPK Semakin “Ganas”, Wajar Banyak Pihak yang “Panas “

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, OTT KPK dilakukan di Mojokerto, Jawa Timur. Dalam OTT tersebut, KPK menciduk enam orang. Mereka tiba di Kantor KPK pada Hari Sabtu (17 Juni 2017) pukul 16.00 WIB. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, KPK menangkap ketua DPRD Kota Mojokerto, Purnomo, yang tidak lain adalah kader dari PDIP. Selain itu, ada pula Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Pemkot Mojokerto bernama Wiwiet  Febryanto. Tidak hanya ketua DPRD Mojokerto, bahkan wakil ketua DPRD Mojokerto pun tak luput dari aksi penangkapan oleh KPK.

    Ketua DPRD Mojokerto, Purnomo, yang berhasil diringkus KPK sore ini diduga bertanggung jawab menerima suap sebesar Rp 30 juta. Salah seorang petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebutkan bahwa uang tersebut digunakan oleh tersangka untuk keperluan pribadi menjelang lebaran.

    Semula, KPK tidak menduga bahwa Ketua DPRD Kota Mojokerto turut andil dalam kasus ini. KPK hanya membidik Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang, Wiwiet Febryanto dan Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto yang bernama Umar dari Partai Amanat Nasional (PAN). Tetapi akhirnya KPK mencurigai bahwa Ketua DPRD Kota Mojokerto pun terlibat.

    Satu hal yang cukup menarik dari penangkapan para pejabat legislatif daerah tersebut adalah sikap PDIP yang memberhentikan Purnomo dari struktur kepartaian. Partai yang memiliki lambang kepala banteng ini ingin memberikan efek jera kepada kader yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan sekaligus ingin memberikan peringatan kepada kader-kader yang lain agar tidak melakukan tindakan yang serupa. PDIP selaku partai yang melahirkan pejabat-pejabat daerah maupun pusat, memiliki komitmen untuk tidak membiarkan korupsi merajalela dalam partai.

    Sikap yang tegas dari PDIP ini layak diberikan apreasiasi. Selanjutnya, kita tinggal menunggu sikap dari PAN. Akankah PAN juga berani melakukan hal yang sama terhadap kadernya yang terbukti telah korupsi? Apakah PAN juga mempunyai keinginan untuk tidak membiarkan korupsi beranak pinak dalam tubuh partai mereka? Tunggu saja keputusan PAN sembari kita duduk manis menikmati kopi.

    Ketajaman dan ketegasan KPK dalam menangani permasalahan korupsi yang ada di tingkat daerah menunjukkan bahwa KPK memiliki komitmen yang tinggi dalam pemberantasan korupsi.  Bahwa memang sudah seharusnya korupsi diberantas tidak hanya di tingkat pusat, namun hingga di tingkat daerah. Banyak pihak yang meminta KPK agar membuka kantor cabang di setiap daerah agar penanganan kasus korupsi di tingkat daerah bisa terselesaikan dengan cepat dan baik. sayangnya, KPK-dalam akun Twitter resminya beberapa waktu yang lalu- menyatakan belum bisa merealisasikan keinginan tersebut .

    KPK memang tidak pernah mengenal kata gentar dalam kamus perjuangan mereka ketika memberantas korupsi. Baru-baru ini, KPK juga melakukan operasi tangkap tangan pada sejumlah pejabat tinggi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Banyak pihak yang tidak menyangka jika pejabat BPK melakukan tindakan suap menyuap. Tetapi KPK sukses menangkap basah pejabat-pejabat tersebut.

    Kita sebenarnya tidak perlu heran dengan keberanian KPK karena bahkan sekelas jenderal polisi tertangkap tangan dan korupsi pada tubuh TNI pun ditelanjangi oleh KPK. Maka wajar jika banyak pihak merasa “panas” dengan “keganasan” KPK ini. Tidak peduli pejabat, ketua DPR/DPRD, Ketua MK, dan pejabat eksekutif sekalipun akan berhadapan dengan KPK jika ada penyelewengan terhadap uang milik rakyat.

        Sudah sewajarnya kita sebagai rakyat ikut berdiri bersama KPK sekalipun banyak pihak yang menghembuskan keraguan akan independensi dan kredibilitas KPK. Tidak usah ragu untuk mengambil sikap terhadap KPK. Kita akan terus mendukung KPK karena KPK sudah berjuang sepenuh jiwa dan raga mereka bahkan sampai mengorbankan keselamatan nyawa mereka hanya demi menyelamatkan uang kita agar tidak dirampok oleh para penjahat berdasi yang duduk di kursi jabatan.

    Kita  tidak perlu bersusah payah karena KPK sudah pasang badan untuk mengamankan uang rakyat. Abaikan pendapat-pendapat pihak-pihak kepanasan tersebut karena kita tahu persis bahwa mereka yang tidak ikhlas melihat KPK bekerja dengan baik adalah mereka yang tidak menginginkan korupsi musnah dari  bumi pertiwi.

    Siapa KPK? KPK adalah kita.

    Siapa pihak yang kepanasan? Mereka adalah musuh kita, penjahat uang rakyat.


    Penulis  :      maulida fadhila    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Edan! KPK Semakin “Ganas”, Wajar Banyak Pihak yang “Panas “ Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top