728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 14 Juni 2017

    Beruntunglah Kita Punya Anggota DPR Seperti Ini

    Refleksi dari sikap anggota dewan, yang memaksakan diri menggulirkan pansus angket KPK, tampak dari caranya bertahan dari berbagai lontaran kritik, yang muncul silih berganti dan dari segala arah. Seolah sudah kepalang tanggung, terus menerus melemparkan tepisan atas keberatan para penentang.

    Para penentang pembentukan pansus, yang tengah berupaya mempersoalkan etika para penggagas melalui Majelis Kehormatan Dewanpun, tidak luput dari serangan balik. Bahwa para pelapor telah melakukan langkah keliru dan salah alamat, menjadi salah satu senjata mereka sebagai pembenaran berjalannya pansus.

    Dengan sikap para inisiator pansus angket kali ini, penulis ingin mengajak para pembaca melihatnya dari sisi lain. Dan jika sepakat, maka inilah cara kita menilai situasinya tanpa harus susah payah mempedulikan nasib dewan. Biarkanlah mereka menuai sendiri hasil kerjanya, baik dan buruknya citra dewan adalah cermin dari kinerja yang rakyat tidak turut campur di dalamnya. Kalau apatisme kita sebagai masyarakat yang mendudukkan mereka di Senayan, sudah sampai tahap ini, dan mereka tidak lagi menerima hujatan, kritikan atau apapun komentar yang sebelumnya kerap terlontar, apa kira-kira yang akan terjadi ?

    Kondisi komplek gedung DPR yang senyap dari serbuan media, tidak ada demo tuntutan kepada mereka, tidak ada pengaduan yang mereka terima, dan masyarakat membiarkan apa kehendak para wakilnya berperilaku. Dan kita hanya fokus kepada derap pembangunan yang setiap saat kita dukung habis-habisan. Cukuplah kita mencatat nama-nama mereka, agar pada Pemilu yang akan datang kita punya daftar untuk dieliminasi dari daftar calon yang dipilih.

    Fokus untuk memberi semangat kepada Presiden dan pasukannya menjalankan roda pemerintahan yang bersih, bebas dari penyalah gunaan keuangan negara, bersih dari penyelewengan. Masyarakat dengan penuh harapan, langkah demi langkah pencapaian punggawa Jokowi-JK memajukan peradaban bangsa. Biar kita fokus hanya kepada mereka yang sejak pagi hingga malam memikirkan warga negaranya. Yang bekerja demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, menuju kehidupan yang adil dan makmur, lohjinawi tata tenteram.

    Kita tinggalkan hiruk pikuk pertentangan politik yang sumpek itu, seolah kita asyik sendiri, dan mereka di  sana tidak kita lirik sedikitpun. Kira-kira bagaimana respon mereka ? Suka citakah mereka ? Atau bertambah jumawakah mereka ? Patut kita buktikan, itupun kalau kita bersepakat.

    Dari poin inilah kita mulai berfikir, sebenarnya, dan sesungguhnya kita patut juga bersyukur, dengan kelas anggota dewan hingga saat ini, pasukan Jokowi-JK seolah bertanding tidak menemukan lawan sebanding. Karena kabinet Kerja dengan nafas “ngos-ngosan” sibuk berjuang, hingga khalayak baru-baru ini menyaksikan, dua ibu menterinya hanya sempat beristirahat ketika menunggu penerbangan. Sementara lawannya atau biasa disebut mitra kerjanya sibuk ber-eforia, seolah tidak melihat sisi positif eksekutif sama sekali. Mereka seperti super sibuk menggali berbagai kekurangan sekecil apapun, yang jika berhasil menjadi temuan, akan menjadi amunisi yang siap dipakai bahan menyerang dan melemahkan eksekutif.

    Kita perlu merasa beruntung mempunyai dewan sekelas ini, jika mereka tidak lagi mendengar saran dan kritikan kita, kitapun tidak usah lagi memperhatikan apapun yang mereka kerjakan. Tidak usah lagi mengeluarkan energi, untuk mendorong mereka membuktikan, keseriusan mengelola negara ini sebaik-baiknya.

    Jikapun seorang Presiden beberapa harti lalu, sudah memberikan isyarat, bahwa kita perlu memiliki lembaga KPK yang kuat, yang memiliki legitimasi mumpuni, harusnya mereka mengartikan, jangan mengganggu sepak terjang KPK dengan dalih membenahi, melalui pansus apapun. Jika hanya untuk membenahi, banyak cara lain yang bisa diambil.

    Mujur kita menyaksikan, hanya sebeginilah itikad dewan, bukannya mengejar ketertinggalan target menyelesaikan pekerjaan mereka sendiri, bukannya sibuk dengan agenda yang sudah jauh-jauh hari mereka canangkan. Akhirnya kita cukuplah berpaling untuk tidak usah lagi perhatikan para anggota dewan, karena mereka tidak mendukung upaya mitranya mengikis berbagai gangguan pembangunan, berupa pemberantasan korupsi.

    Para penggagas hak angket sepertinya tidak memerlukan citra baik mereka sendiri, atau mungkin langkahnya ini cermin kepanikannya, untuk mengangkat masalah, seolah-olah sangat genting, menyangkut kemaslahatan masyarakat luas, pada masalah yang hanya mereka sendiri yang berkepentingan. Penggagas angket sudah sampai kepada sikap, memposisikan diri sebagai representasi masyarakat luas, ketika kasus yang melilitnya ditelisik KPK. Di pihak lain, justru masyarakat yang diwakilinya berharap, dewan tidak usah melakukan langkah seperti ini.

    Maka upaya terakhir untuk menghentikan bergulirnya hak angket, seperti yang disarankan Professor Yusril Ihza Mahendra, adalah melalui upaya hukum. Bisa saja kita coba cara yang disarankan pakar hukum tersebut, dan tentu pengadilan akan memberikan keyakinan, sah dan tidaknya agenda dewan yang sudah mulai bergulir ini





    Penulis :  Ruskandi Anggawiria   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Beruntunglah Kita Punya Anggota DPR Seperti Ini Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top