728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 18 Juni 2017

    Anies, Kemenangan Pilkada DKI Karena Pertolongan Allah. Dasar Wong Edan

    Diberitakan tanggal 12 juni 2017, seorang Anies Baswedan mengatakan bahwa kemenangan Pilkada DKI yang memenangkan pasangan Anies-Sandi merupakan pertolongan Allah SWT. Anies menambahkan bahwa: dimana-mana pasangan yang memberikan sembako akan memenangkan pertarungan dalam Pilkada. Namun di Jakarta berbeda, karena pemilihnya rasional maka sembako dikembalikan dan warga memilih pasangan Anies-Sandi. Berita selengkapnya bisa dibaca disini

    Jujur, membaca berita ini saya mau muntah. Rasanya sangat aneh sekali kelakuan Anies Baswedan semakin kesini semakin hari. Apalagi terasa sangat geli karena pernyataan ini ducapkan ketika bulan suci ramadhan dimana sebagai muslim sudah sewajarnya intropeksi diri dan berbenah agar lebih baik bukan terus-terusan memperkeruh suasana menjadi tambah buruk. Saya bukan Ahoker ya, itu beberapa kali saya tegaskan di beberapa artikel saya. Saya hanya mencoba mendukung orang-orang baik dan dalam pandangan saya Ahok itu orang baik jadi sudah semestinya didukung. Jadi saya menulis artikel ini bukan karena bentuk dukungan kepada Ahok namun karena saya pribadi sangat tergelitik dengan pernyataan Anies-Sandi ini.

    1. Pilkada DKI putaran kedua itu tidak hanya melibatkan 4 orang saja ( Anies-Sandi dan Ahok-Djarot). Berbagai element masyarakat juga turur serta dalam Pilkada DKI. Ada yang murni mendukung, ada yang karena memiliki kesamaan kepentingan. Sebut saja Harry Tanoe bergabung dengan Anies-Sandi padahal didalamnya ada Rizieq CS. Sebuah omong kosong jika orang-orang berbeda pandangan bisa sejalan dalam 1 gerbong kalau tidak membawa bendera masing-masing yang biasa kita sebut sebagai bendera kepentingan.
    2. Karena begitu banyak ormas, golongan atau kelompok yang bersatu dan mengerucut dalam 1 kubu. Apakah Anies amat yakin bahwa orang-orang dikubunya bisa berjalan lurus dengan pemikiran dan kepentingannya?. Bukankah golongan-golongan yang bergabung dengan Anies juga memilki kepentingan tertentu?
    3. Kok bisa-bisanya Anies Sandi memberikan klaim bahwa pihak sebelah membagi-bagikan sembako dan pihaknya yang mendapatkan pertolongan Allah SWT? Apakah dia bisa menjamin bahwa yang membagi-bagikan sembako bukan orang-orangnya? Apakah dia bisa memastikan bahwa yang membagi-bagikan sembako bukan dari golongannya yang menyusup kepada golongan musuhnya? Namanya juga politik, terkadang putih menjadi hitam dan terkadang hitam pun semakin hitam. Jadi hanya ucapan kosong ketika Anies mengatakan ini. Makanya saya berani mengatakan seperti judul diatas. “Dasar Wong Edan”

    Ketika Pilkada DKI Anies-Sandi sendiri seolah melabeli dirinya dan golongannya sebagai golongan orang-orang muslim, hal itu bisa dilihat dari kampanye di media massa yang menganalogikan pemilihan jodoh berbeda agama. Karena Anies-Sandi melabeli diri mereka dan golongannya sebagai orang muslim, maka sekarang secara pribadi saya ingin memberikan sedikit pengajaran terhadap umat muslim. Agar tidak terus-menerus dipermainkan oleh para politikus busuk yang terus menerus menggunakan agama sebagai langkah awal demi mencapai kepentingannya. Saya pribadi bukan ulama, saya hanya manusia biasa yang tinggal di desa terpencil di kota Jombang jadi saya mohon maaf sebelumnya apabila penafsiran saya setelah ini sederhana. Karena berasal dari keterbatasan pengetahuan penulis.

    Tertulis dalam buku Dienul Islam karangan Drs. Nazrudin Razak, terjadi dialog antara Nabiullah Muhammad SAW dengan sahabatnya ketika beliau hendak mengangkat sahabatnya sebagai Gubernur di Yaman:
    Nabi       : Bagaimana engkau akan memutuskan perkara yang dibawa orang (umat) kepadamu?
    Mu’adz : Hamba akan memutuskan dengan Kitabullah (Al-qur’an)
    Nabi       : Dan jika dalam kitabullah, engkau tidak menemukan persoalan itu?
    Mu’adz : Hamba akan memutuskan menggunakan sunah Rasul
    Nabi       : Dan jika tidak menemui hal itu dalam sunnah Rasul?
    Mu’adz : Hamba akan menggunakan pertimbangan akal pikiran (Ajtahidu bil al ra’yi) tanpa bimbang sedikitpun.
    Nabi       : Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang menyebabkan utusan Rasulnya menyenangkan hati Rasulullah

    Apa hikmah yang kita petik?
    Pada masa modern ini, terlalu banyak muslim bodoh yang terlalu terbawa emosi dalam memutuskan sebuah perkara. Banyak muslim yang memutuskan sesuatu secara emosional tanpa menggunakan pertimbangan yang matang dengan akal sehatnya.
    Contoh: Si Rizieq itu sudah terbukti pengecut karena tidak berani pulang dan menghadapi hukum, si Rizieq juga terbukti sebagai tersangka kasus chat seks karena pihak kepolisian tidak mungkin memberikan label tersangka begitu saja tanpa adanya bukti-bukti yang kuat. KIra-kira, umat muslim bodoh macam apa yang masih saja membela orang macam Rizieq? Mereka seolah taklid dan buta dalam membela yang mereka sebut ulama seperti Rizieq tanpa harus menggunakan pertimbangan akal sehat dalam menilai sebuah perkara.

    Contoh lain dapat kita lihat selama Pilkada DKI. Begitu banyak banner bertebara menolak mayat, banner bertebaran menyudutkan Ahok sebagai pribadi penista agama, banyak banner bertebaran agar memilih Anies-Sandi sebagai pemimpin yang melabeli dirinya sebagai muslim. Ini jelas sebuah kebodohan yang nyata, karena memilih seorang pemimpin tidak harus berdasarkan emosional. Begitu banyak pertimbangan matang yang harus dipikirkan dalam memilih seorang pemimpin salah satunya adalah track record. Apalagi kita hidup dan bernaung di Negara demokrasi, dimana Negara ini akan maju jika kita mampu memilih pemimpin terbaik diantara yang terbaik.

    Di bulan suci ramadhan, mari kita belajar merenungi segalanya. Belajar berpikir sebelum bertindak. Tidak mudah terombang-ambing oleh segala isu yang sebenarnya hanya permainan bagi elite politik semata. Sudah saatnya di bulan suci ini kita belajar menjadi muslim yang cerdas. Itulah arti ramadhan yang bisa saya bagikan untuk teman-teman.

    Semoga bermanfaat
    Terima kasih




    Penulis    :    Mukhlas Prima Wardani   Sumber   :   Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Anies, Kemenangan Pilkada DKI Karena Pertolongan Allah. Dasar Wong Edan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top