728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 11 Juni 2017

    Aksi Bela Ulama 96 Hanya diikuti 150 Orang, 6.999.850 lainnya sudah Insyaf, Rizieq Shihab Ketar -Ketir

    Kemarin, lagi-lagi sekelompok umat islam melakukan  aksi untuk kesekian  kalinya, kali ini dengan label Aksi Bela Ulama 96. Meskipun sebelumnya sudah berkoar-koar bahwa aksi akan diikuti banyak umat seperti aksi-aksi sebelumnya, tetapi toh nyatanya aksi  Jumat  (9/6/2017) kemarin  di Masjid Istiqlal  sungguh mengenaskan. Karena tidak sampai ribuan umat yang datang, tetapi kabarnya hanya  ratusan orang saja.  Jumlah peserta aksi menurut  Kapolsek Sawah Besar, Komisaris Polisi Ridwan R Soplanit hanya ada sekitar 100 sampai 150 orang.

    Aksi  yang  disebut-sebut  sebagai perlawanan pasca pimpinan FPI Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq, terlihat sudah berupaya mengajak elemen umat islam untuk ikut datang. Ajakan untuk hadir dalam aksi  bela ulama yang katanya ulama yang  di kriminalisasi sudah diserukan di media sosial . Artinya upaya pengalangan massa sudah dilakukan ,dan berharap massa yang turun seperti pada aksi-aksi sebelumnya



    Tetapi toh tetap saja yang hadir hanya ratusan orang. Lalu kemana 6.999.850 orang lainnya yang kabarnya ikut dalam aksi-aksi yang pernah dilakukan di Monas dahulu? Lha iya, lha wong yang datang kemarin hanya 150 orang, berarti sisanya untuk mengenapi  yang katanya 7 juta  umat  yang hadir dalam aksi di Monas kemarin nggak hadir dong? Apakah mereka sudah insyaf?

    Entahlah, hanya mereka yang tahu kenapa aksi kemarin senyap dan tidak lagi gegap gempita seperti aksi terdahulu.

    Yang jelas diakui atau tidak sekelompok umat islam (yang gampang tersulut)  tidak lagi mengebu-gebu untuk memberikan dukungan pada aksi bela ulama 96 kemarin.



    Aksi  bela ulama 96 senyap, Rizieq Shihab ketar-ketir

    Pengerahan massa  yang bertajuk Aksi  Bela Islam yang berjilid-jilid kemarin tanpa bisa di pungkiri sangatlah kental aroma politiknya. Meskipun kelompok umat islam yang turun aksi mati-matian membela diri dan tidak mau di tuduh aksi mereka bernuasa politis untuk mengoyang Ahok, tetapi toh semakin hari semakin kelihatan mereka tidak bisa mengelak dari tuduhan tersebut.  Setelah Ahok   dan pasangannya Djarot kalah dalam kontestan Pilkada DKI Jakarta, ditambah Ahok dinyatakan bersalah dan di vonis 2 tahun penjara,  tujuan untuk menjegal Ahok kembali memimpin DKI Jakarta telah tercapai. Pada titik ini, segala macam aksi turun ke jalan sudah tidak menarik lagi. Setidaknya kelompok bersumbu pendek tersebut tidak  lagi mempunyai dasar yang kuat untuk turun ke jalan membuat kegaduhan.



    Pun ketika pimpinan tertinggi yang juga junjungan  Front Pembela Islam (FPI) terlibat masalah hukum dan dinyatakan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang), umat islam  dari berbagai daerah yang  pernah  turun jalan di Jakarta tidak lagi mau turun. Mungkin dalam pikiran mereka bilang,” EGP (emang gue pikirin), itu masalah yang memalukan sekali, masak gue ikut belain.”  Jangankan berbondong-bondong datang, memberikan support saja sepertinya mereka ogah. Hal itu terlihat dari sepinya respon di media sosial   terhadap ajakan untuk ikut turun dalam aksi 96 kemarin.

    Sepinya peminat Aksi Bela Ulama 96, mau tidak mau membuat Rizieq Shihab ketar ketir dan semakin gundah gulana. Rizieq Shihab yang saat ini dikabarkan sedang berada di Arab Saudi kemungkinan sedih luar biasa dan resah gelisah karena ternyata respon umat islam tidak seperti yang di harapkannya. Bagaimana mungkin ‘jutaan’ umat islam yang kemarin ramai-ramai bersamanya, tunduk di bawah komandonya kita hanya tinggal 150 orang saja? Rizieq  pusing kepalanya. Karena kabarnya Rizieq baru mau pulang ke tanah air asalkan dia  di jemput dan di sambut  jutaan umat bak  umat menyambut ulamanya atau bak rakyat menyambut rajanya. Penjemputan oleh jutaan umat menjadi hal yang penting bagi seorang Rizieq Shihab karena memberikan kekuatan lahir dan batin  yang ia butuhkan untuk menghadapi kasus hukum yang akhir-akhir ini mampu  membuat hidupnya tidak nyaman lagi. Dan yang jelas Rizieq merasa akan di bela oleh kelompoknya yang berjumlah besar. Sehingga kemungkinan dalam jumlah massa besar itulah ia berharap  bisa menekan pemerintah untuk menghentikan kasusnya.

    Melihat minimya aksi kemarin, kemungkinan besar  Rizieq  Shihab tidak akan segera pulang ke Indonesia. Ia tidak akan berani mengambil resiko telah ‘ditinggalkan’ umatnya saat menghadapi sejumlah kasus hukum yang antri menunggunya di tanah air.  Kemungkinan besar  ia akan pulang jika  6.999.850 umat islam kembali ‘amnesia’ dan turun ke jalan untuk mendukungnya. Paham kan teman….. **


    Penulis   :  Suci    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Aksi Bela Ulama 96 Hanya diikuti 150 Orang, 6.999.850 lainnya sudah Insyaf, Rizieq Shihab Ketar -Ketir Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top