728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 14 Juni 2017

    Ahok Belum Pasti Akan Dipindah Ke Lapas Cipinang, Jaksa Agung Dan Dirjen Lapas Saling Lempar Tanggung Jawab

    Setelah Ahok dan JPU mencabut banding, maka Ahok berubah status menjadi narapidana. Seyogyanya narapidana tidak akan tinggal di Mako Brimob namun di Lapas sebagaimana narapidana yang lain. Namun sejak JPU mencabut banding sampai sekarang belum ada kejelasan Ahok akan dipindah ke Lapas Cipinang atau di Lapas yang lain.

    Sebelumnya, Fadli Zon sudah meminta agar Ahok secepatnya dipindahkan ke Lapas. Sebaliknya, Djarot dan pengacara Ahok justru meminta Ahok agar jangan dipindah ke Lapas Cipinang dengan alasan kemananan dan sudah penuh.

    Persoalan apakah Ahok akan dipindah ke Lapas Cipinang atau tidak nampaknya tidak akan selesai dalam waktu dekat ini. Minimal, saat ini Ahok masih bisa merasakan di Mako Bribob beberapa hari ke depan.

    Sampai saat ini, Dirjen Lapas dan Jaksa Agung sendiri belum menemukan langkah untuk menentukan nasib Ahok selanjutnya. Bahkan mereka saling lempar tanggung jawab.

    Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengatakan, terkait apakah Ahok akan dipindah ke Lapa Cipinang menjadi bagian dari Dirjen Lapas Kementerian Hukum dan HAM dan bukan kewenangan Jaksa.

    “Itu urusan Dirjen Lapas. Tugas Jaksa Penuntut Umum hanya mengeksekusi. Selebihnya di mana ditempatkan itu, bukan kewenangan jaksa. Kewenangan Dirjen Lapas,” kata Prasetyo di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (12/6/2017).

    Sementara Dirjen Lapas Wayan Dusak menyampaikan hal sebaliknya. Ia justru meminta Jaksa menjelaskan terkait Ahok.

    “Memang dari kita belum ada kebijakan apa. Menunggu Jaksa. Jaksanya enggak lapor ke saya. Enggak ke Dirjen, ke lapas atau ke rutan mana. Kalau mau tanya ke jaksa,” jelas Wayan.

    Dia juga menegaskan, masih menunggu eksekusi dari kejaksaan. Sebab, terkait Ahok harus benar-benar inkracht terlebih dahulu.

    “Iya sudah dicabut. Kalau sudah inkracht baru ada eksekusi. Hanya eksekusinya di mana. Jadi menunggu eksekusi jaksa. Jaksanya belum tahu eksekusi di mana,” tegas Wayan.

    Meski demikian, dia menuturkan, jika memang seandainya dipindah ke Cipinang, maka harus melihat kondisinya terlebih dahulu.

    “Itu kan ada di Mako Brimbob sana. Kita siap saja, kalau memang nanti dipindahkan di Cipinang, kita lihat situasinya. Kalau situasinya memungkinkan tidak seperti kemarin, kenapa tidak. Kalau kondisinya tidak memungkinkan, cari solusi lain,” tegas Dusak.

    Terkait soal kondisi tak memungkinkan, dia menjelaskan, harus aman bagi Ahok, meskipun statusnya sudah bersalah.

    “Kalau kemarin katanya pendemo di luar seperti itu. Di dalam pro dan kontra juga. Kan kita enggak bisa jaga Pak Ahok terus. Jadi kalau lebih safety di mana. Walau salah tetap dilindungi,” ujar Dusak.

    Melihat sikap Dirjen Lapas dan Jaksa yang saling melempar tanggungjawab memang terlihat aneh. Mereka seperti tidak ingin menjadi penentu nasib Ahok selanjutnya. Seperti ada rasa enggan untuk meindahkan Ahok ke Lapas Cipinang.

    Saya rasa alasan untuk memidahkan Ahok ke Lapas Cipinang atau ke Lapas yang lain sudah cukup kuat. Ahok dan JPU telah mencabut banding. Ahok juga telah siap jika dipindah ke Lapas Cipinang. Namun mengapa Dirjen dan Jaksa cenderung enggan untuk segera memindahkan Ahok ke Lapas Cipinang.

    Terlepas dari aturan bahwa narapidana tidak boleh tinggal di Mako Bribob dan harus ditempatkan di Lapas, khsusus untuk Ahok menjadi hal yang berbeda. Ahok memang narapidana, namun Ahok narapidana yang sangat dihormati dan dicintai masyarakat. Ahok menjadi napi bukan karena kesalahannya, namun karena fitnah keji begundal politik. Ahok bahkan masih menjadi pusat perhatian meskipun sedang ditahan.

    Saya menduga baik Dirjen Lapas dan Jaksa sangat menaruh hormat kepada Ahok. Mereka tidak ingin Ahok mendapatkan gangguan ketika dipindah ke Lapas Cipinang. Meskipun Ahok narapidana, Ahok adalah mantan gubernrur yang sangat berjasa memajukan Jakarta. Baik Dirjen maupun Jaksa saya yakin juga merasakan manfaat dari sentuhan tangan dingin seorang Ahok.

    Rasanya tidak tega ketika memperlakukan mantan gubernur yang telah banyak berjasa seperti memperlakukan narapidana-narapidana yang lain. Apalagi Ahok adalah orang yang sangat taat hukum, serta kasusnya juga sangat politis. Dugaan saya seperti itu. Bisa jadi benar dan bisa jadi salah.





    Penulis :  saefudin achmad    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahok Belum Pasti Akan Dipindah Ke Lapas Cipinang, Jaksa Agung Dan Dirjen Lapas Saling Lempar Tanggung Jawab Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top