728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 25 Mei 2017

    Wow, Apakah Pelaku Bom Kampung Melayu adalah Yahudi & Kafir?

    Tadi pagi sekitar pukul 09.00 wib saya potong rambut sama anak saya yang baru berusia 7 tahun. Sambil menunggu anak saya potong dan gilira

    n saya membaca Jawa Pos. Saat itu sudah ada berita bom panci kampung melayu. Setelah anak saya potong rambut giliran saya. Kemudian sambil dipotong rambut saya becakap dengan tukang potong.

    Saya :” Gila ya pak bom kampung melayu. Mau menjelang Ramadhan malah terjadi bom. Gak menghormati umat muslim yang akan mejalankan Puasa”

    Tukang Potong 1: “ Sudah masuk beritanya di koran pak. Pelaku bom satu meledak tapi tidak meledak kemudian lima menit kemudian meledak dan itulah yang memakan korban”

    Saya        :  “ Ooo gitu”

    Tukang Potong  1: “Sekarang apa

    apa informasi seba cepat ya Pak. Kejadian jam 21.00 WIB sudah pagi dimasukan koran”

    Tiba tiba ada masuk tukang potong satunya lagi dan dengan potongan klimis . Dia tiba tiba bicara

    Tukang Potong 2: “ Apa ada beritanya di koran? Cepat sekali beritanya. Pelakunya Yahudi dan kafir”

    Tukang Potong 1 “ Masa?

    Tukang Potong 2 “ Iya. Pelakunya Yahudi dan kafir”

    Saya kaget mendengar percakapan kaget. Saya amati tukang potong yang mengatakan pelakunya Yahudi dan kafir dari ujung kaki sampai kepala. Begitu necis, ganteng, klimis dan saya lihat kepalananya berjidat hitam.

    Jika dilihat jidatnya hitam pastilah tukang potong itu rajin sholat. Tapi mengapa orang yang rajin ibadah dengan cepat menunduh tanpa bukti

    dan fakta serta di kross cek kebenaran.

    Dari kejadian itu saya memahami itulah kondisi bangsa dan negaraku yang bernama Indonesia saat ini. Gampang menunduh, kami komentar dan gampang bersuara tanpa bukti sudah menyebar ke masyarakat.

    Maka tak salah jika setiap kejadian seperti  bom terjadi pasti akan banyak komentar tidak pada tempatnya seperti saat ini bom Kampung Melayu hanya digunakan pengalihan kasus Ahok, bom adalaah operasi intelegent untuk mendukung penutupan HTI, b

    om itu sebenarnya untuk mengalihkan kasus pesta gay, dan banyak isue yang dilempar begitu saja tanpa bukti yang memadai.

    Bahkan yang membuat kita geleng-gelek kepala  setelah bom Kampung Melayu muncul berita pelaku adalah  Wiryawan Indra warga Sukabumi dan Vicky Kurnianto warga Tangerang  dan itu menjadi viral di dunia maya. Padahal penyelidikan oleh Polisi saja baru di mulai dan belum menghasilkan apa-apa.


    Kadang saya ingin balik bertanya kepada orang-orang yang menyebarkan isue atau fitnah yang tidak pada tempatnya itu.  Jika ternyata anak, istri,kerabat kalian jadi korbannya? Apa yang kalian akan ungkapkan?  Jawab pertanyaan saya  ini. Pasti kalian akan bilang “ biadap”, mencaci  pelaku senak sendiri  atau bahkan ingin balas dendam sepeti  kejadian yang saya alami.

    Saya teringat ke jadian 13 April 2017, Istri dan Anak saya kegereja pagi tetapi saya ambil sore karena   pagi ada tukang bekerja di rumah. Tiba-tiba pintu rumah digedor gedor keras sama tetangga saya.

    “ Pak Wawan, tadi istri dan anak Bapak menyapa saya mau kegereja. Gereja mana?” kata tetangga saya

    “ Di jalan Soegiyopranoto  Pak. Ada apa ?” tanya saya  terk

    ejut.

    “ Ada boom Pak. Gereja Bapak di boom. Cepat  Pak. Kesana ini piinjam sepeda saya aja. Ini STNKnya Pak” kata tetangga saya.

    Saya cepat-cepat  pinjam sepeda tetangga saya dan dalam perjalanan hati saya benar-benar  galau. Antara memohon agar tidak terjadi apa apa pada istri dan anak saya, membayangkan anak dan istri saya jadi korban, mencaci maki pelaku, dan bahkan bersumpah akan balas dendam jika istri dan anak saya terjadi apa- apa. Dan untunglah istri dan anak saya tidak apa-apa. Hanya dua mercon besar yg dilemparkan “or

    ang gila” ke halaman gereja.


    Dari kejadian bom Kampung Melayu ini saya jadi paham mengapa negara kita di jajah Belanda 350 tahun dan mungkin negara kita masuk lima besar penjajahan terlama di dunia setelah Palestina yang  telah di jajah hampir tujuh dekade.  Belanda  mampu menjajah Indonesia selama itu karena menggunakan strategi divide et impera, politik adu domba. Masyarakat kita mudah percaya isu dan mudah menyebarkan isu tanpa di lakukan pengecekan dan cepat  bereaksi setelah mendapat isu. Jika pemeritah, ulama, dan masyarakat tidak bahu membahu mengatasi hal ini maka akan menjadi boom waktu yang akan memecah belah bangsa kita.



    Penulis :  Wawan Purnomo   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Wow, Apakah Pelaku Bom Kampung Melayu adalah Yahudi & Kafir? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top