728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 18 Mei 2017

    Tanjung Priok Belum Efektif, Anies Tambah Pelabuhan di Lahan Reklamasi, Sarat Korupsi

    Lagi-lagi lelucon baru dilontarkan Anies mengenai keinginannya membangun pelabuhan di lahan reklamasi. Bukannya digunakan untuk membangun rumah susun dengan DP nol besar, Anies malah bermimpi untuk membangun pelabuhan.

    “Ya itukan janji kampanye seperti itu, bahwa yang sudah telanjur jadi akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan segala macam bisa di situ,” ujar Anies

    Sementara ini kita tahu bahwa prioritas yang harus dikerjakan adalah perumahan bagi warga miskin. Para nelayan yang sudah dijilat oleh Anies, tentu harus dilayani kepentingan mereka terlebih dahulu. Nelayan yang sudah mendukung Anies, seharusnya mendapatkan rumah yang pantas di lahan reklamasi. Namun ibarat kacang lupa akan kulitnya, begitulah Anies lupa akan janjinya. Janji Anies tidak lebih dari topeng yang sudah selesai digunakan, dan siap dibuang.

    Menurut Anies, pulau reklamasi dapat dijadikan sebagai lahan olahraga, pentas seni dan budaya, atau sarana lain yang dapat memberikan manfaat yang sangat luas kepada warga Jakarta dan sekitarnya. Lagi-lagi Anies lupa dengan janji rumah DP nol besar.

    Mengingat tanah di Jakarta yang semakin mahal dan semakin sulit ditinggali, tentu harapan warga Jakarta akan rumah harusnya dijadikan prioritas Pemprov DKI Jakarta. Pada intinya, Anies ingin memanfaatkan pulau reklamasi tersebut untuk publik. Mungkin ia berpikir bahwa membangun rumah nol besar, tidak berfaedah untuk publik. Tentu kita harus memaklumi Anies, dia sepertinya kurang sehat.

    Sudah terbuka seluruh kecacatan dan kemandulan program yang dijanjikan oleh Anies Sandi. Dari awal mereka menolak reklamasi, namun sekarang reklamasi akan dilanjutkan. Kita juga tahu bahwa Anies akan menyediakan rumah dengan DP nol besar, namun pada akhirnya hal itu memang benar-benar nol besar.

    “Bisa (bangun pelabuhan di lahan reklamasi), jadi itu yang sudah saya sampaikan ketika di debat, bahwa kami ingin warga jakarta punya pantai. Ya kalau di situ ada berarti merasakan pantai yang terbuka untuk siapa saja, itu salah satu contohnya,” ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

    Anies melanggar janjinya dengan menggunakan lahan reklamasi bukan untuk rumah melainkan untuk pelabuhan. Sandi yang juga mengatakan program OK OCE tidak akan gunakan APBD, sekarang mulai mengemis kepada Djarot untuk menganggarkan program tersebut di APBDP. Hmm.. Bajingan tetaplah bajingan.

    Kita tahu bahwa Tanjung Priok saja sekarang belum 100 persen efektif, bagaimana mungkin Anies memiliki mimpi untuk membangun another harbour di negeri yang belum jadi tanahnya? Semakin tidak realistis saja Anies di dalam segala pemikirannya.

    Rumah DP nol besar masih ada tanah dan rumah, hanya tidak cocok saja harganya. Sekarang Anies semakin tidak realistis dengan memimpikan sebuah pelabuhan di tanah yang masih belum rampung. Luar biasa. Maksud saya, luar binasa.

    Djarot pun enggan untuk berkomentar banyak tentang ilusi Anies mengenai pembangunan pelabuhan di Teluk Jakarta. Djarot hanya mengatakan bahwa hal tersebut butuh kajian secara menyeluruh dan kompleks. Mungkin saja Djarot menganggap bahwa ilusi Anies hanyalah sebuah bualan dan lelucon belaka.

    Djarot menilai pada dasarnya kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta merupakan hal mutlak ANies Sandi setelah resmi menjabat. Djarot menganggap selama tidak melanggar aturan dan memberikan faedah, semua akan mendukung. Mungkin ini masalah keberpihakan.

    “Kalau ada peraturannya ya monggo, itu kan zamannya nanti Pak Anies dan Sandi, apa pun yang dilakukannya, misalnya baik pasti kita support,” – Djarot Saiful Hidayat

    Ini merupakan sebuah hal yang harus kita kawal. Anies bisa saja bermimpi saat ini. Namun kita sadar bahwa posisi Anies yang nanti akan menjabat menjadi gubernur, akan menjadi sebuah hal yang bisa dimungkinkan. Tentu pemprov akan menggunakan uang APBD yang diambil dari rakyat. Pada ahirnya, dengan terpilihnya Anies Sandi menjadi gubernur, uang rakyat akan digunakan untuk dihambur-hamburkan, tidak seperti Ahok.

    Betul kan yang saya katakan?


    Penulis : Hysebastian   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Tanjung Priok Belum Efektif, Anies Tambah Pelabuhan di Lahan Reklamasi, Sarat Korupsi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top