728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 21 Mei 2017

    Tanggapan Tegas Luhut Terhadap Tuduhan Amien Rais Terkait Pejabat Yang Terima 10 T dari Reklamasi

    Sebelum Pilkada DKI berlangsung, Amien Rais adalah orang yang sangat getol menyerang Ahok-Djarot. Proyek reklamasi yang dilaksanakan oleh Ahok-Djarot menjadi sasaran empuk Amien Rais untuk menjegal Ahok. Tidak tanggung-tanggung, Amien Rais sampai menuduh bahwa ada pejabat negara yang menerima 10 T dari proyekn reklamasi. Sayang sekali Amien Rais tidak bisa membuktikan tentang kebenaran dari pernyataannya.

    Amien Rais bahkan cenderung melupakan pernyataanya setelah Ahok-Djarot kalah. Tidak ada lagi tuduhan pejabat menerima 10 T dari reklamasi keluar dari pernyataan Amien Rais. Amien Rais sudah tidak getol lagi menyerang reklamasi.

    Pernyataan Amien Rais tentu saja membuat pemerintah geram. Pasalnya, proyek reklamasi bukanlah proyek Ahok-Djarot semata, namuan proyek pemerintah Indonesia. Siapa si yang tidak sakit hati dituduh menerima dana 10 T dari proyek reklamasi?

    Tuduhan-tuduhan yang dilayangkan kepada pemerintah terkait reklamasi tidak hanya dari Amien Rais. Rata-rata mantan orang-orang yang sakit hati karena Jokowi menjadi presiden menjadi barisan kelompok ini.

    Menanggapi tuduhan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumberdaya, Luhut Binsar Pandjaitan membantah berbagai tuduhan yang dilayangkan ke pemerintah karena menolak rencana gubernur Jakarta terpilih, Anies Baswedan untuk menghentikan reklamasi Teluk Jakarta. Ia membantah keras proyek reklamasi penuh dengan kepentingan.

    Selain itu, ia membantah tuduhan proyek reklamasi ini didukung dana dari pihak lain. “Kampungan itu, jadi jangan ada yang ngomong pemerintah dikasih triliunan sama ini itu. Mulutnya dijaga, jangan asal ngomong saja,” ujar Luhut.

    Apa pun tindak lanjut reklamasi, kata dia, harus sesuai dengan data yang mendasar. Data yang mendasar merupakan hasil penelitian yang mempunyai semua komponen.

    Luhut mengatakan pihaknya tak masalah dengan akan seperti apa proyek reklamasi ke depan. Namun, ia berharap jika memang gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan hendak menjadikan proyek reklamasi sebagai pelabuhan maka harus memiliki landasan basis data yang kuat.

    “Ya nggak masalah mau dijadikan apa pun. Tapi asal semua berangkat dari studi yang jelas,” ujarnya.

    Pernyataan Luhut menunjukkan dirinya geram dengan orang-orang yang menuduh tanpa membawa bukti. Jika yang menuduh adalah orang-orang biasa nampaknya masih wajar. Namun salah satu orang yang menuduh adalah tokoh nasional seperti Amien Rais. Tokoh nasional seharusnya menjadi teladan dan tidak memperkeruh suasana. Namun sayangnya, Amien Rais belum bisa menjadi teladan. Amien Rais justru ikut memperkeruh keadaan.

    Apalagi dengan gelar profesor, sangat memalukan ketika Amien menuduh sesuatu tanpa membawa bukti. Padahal seorang profesor harusnya paham bahwa data adalah hal yang sangat penting bagi sebuah argumen. Namun Amien lebih terlihat bukan seorang profesor.

    Kekhawatiran Luhut jika proyek reklamasi dihentikan oleh Anies-Sandi bukan tanpa alasan. Reklamasi adalah solusi untuk menyelamatkan Jakarta agar tidak tenggelam. Disamping untuk menyelamatkan Jakarta, reklamasi juga bisa menjadi sumber pendapatan untuk daerah.

    Luhut bahkan kemudian menantang Anies-Sandi jika nanti mau merubah reklamasi menjadi pelabuhan, harus ada basis studi yang kuat dan jelas. Tidak bisa membuat proyek tanpa terlebih dahulu melakukan studi dari berbagai bidang ilmu, seperti ilmu lingkungan, ekonomi, dan yang lain.

    Luhut sebenarnya juga sedang menjelaskan kepada Anies-Sandi bahwa reklamasi bukan proyek asal-asalan, apalagi untuk mengeruk keuntungan pribadi. Tuduhan ada pejabat pemerintahan yang mendapat 10 T juga sangat mengada-ada. Proyek reklamasi bukan proyek baru. Ide pencetusnya sudah sejak era Suharto.

    Sebelum benar-benar digarap, proyek reklamasi telah melalui berbagai studi dari berbagai disiplin ilmu. Misalnya, proyek reklamasi telah dianalisis  dari ilmu lingkungan terkait dampak lingkungan yang akan timbul dari proyek reklamasi ini. Semua sudah diperhitungkan dengan matang. Dengan berbagai pertimbangan dan melalui studi yang panjang, akhirnya proyek reklamasi mulai digarap.

    Reklamasi sebetulnya bukan hal yang baru. Di beberapa negara seperti Singapura, Dubai, Hongkong, dan Belanda telah melaksanakan reklamasi. Terbukti, reklamasi memberikan manfaat yang besar untuk negara-negara tersebut. Jadi sangat aneh ketika hal yang sudah lumrah diberbagai negara dan memberikan dampak positif justru di Indonesia harus dipolitisasi. Dengan dalih merusak lingkungan dan merugikan nelayan, mereka terus menuduh dan membuat fitnah bahwa ada pejabat yang mendapat 10 T.

    Terlepas dari itu semua, penolakan reklamasi lebih kuat nuansa politiknya. Selain isu penistaan agama, politisasi reklamasi juga turut andil dalam menjegal Ahok.



    Penulis   : saefudin achmad   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Tanggapan Tegas Luhut Terhadap Tuduhan Amien Rais Terkait Pejabat Yang Terima 10 T dari Reklamasi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top