728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 31 Mei 2017

    Setelah Karir Politik Hancur, Ahok Beralih ke Bisnis Minyak, Tebak Siapa yang Panik?


    Hari ini tim penasihat hukum menjenguk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di dalam tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Seorang anggota tim penasihat hukum Ahok, Teguh Samudera menceritakan keseharian Ahok di dalam tahanan sejak 9 Mei. Sudah 3 minggu tepat ia mendekam di rutan Mako Brimob.

    Teguh mengatakan bahwa Ahok setiap hari membaca Alkitab dan menulis Seword. Maaf, maksud saya menulis refleksi pemikirannya setiap hari, satu lembar kertas. Teguh memberikan update keseharian Ahok, tidak banyak yang berubah dari Ahok selama tiga minggu ini di rutan Mako Brimob.

    Saya cukup yakin makanan Ahok di Mako Brimob sama dengan Gatot. Namun lucunya Ahok di dalam rutan semakin sehat, dan Gatot sempat dilarikan ke rumah sakit karena darah tinggi yang menerpa dirinya. Banyak sekali haters yang mengatakan Ahok di Mako Brimob diperlakukan layaknya seorang yang digandrungi. Namun saya rasa, hal tersebut tidaklah benar.

    Mako Brimob adalah tempat tentara, maka makanan yang diberikan pasti bergizi dan penuh dengan vitamin. Apa yang didapatkan Ahok, juga didapatkan Gatot. Apa yang ditelan sama. Mereka sama-sama makan nasi, mereka pun sama-sama menikmati udara Depok yang agak suam-suam kuku. Dingin tidak, panas pun tidak. Suasana Jawa Barat sudah menjadi sebuah suasana yang cukup kondusif untuk hidup sehat.

    Apa yang masuk sama, namun yang keluar tidak harus sama. Ahok dan petinggi FUI sama-sama menikmati udara yang sama dan makanan yang sama. Namun mereka merespons dengan sangat berbeda. Teguh mengatakan berat badan Ahok naik, semakin berisi, karena latihan fisik yang dilakukan.

    Ketika mengetahui hal ini, saya langsung membayangkan sebuah film Batman vs Superman. Batman tidak seperti Superman yang memiliki kekuatan super. Namun Batman yang adalah manusia biasa, tentu harus berlatih fisik untuk mengalahkan Superman.

    Bukan hanya latihan fisik, saya percaya bahwa dukungan doa dari para pendukung melalui surat yang dikirimkan rutin kepada Ahok, membuat dirinya semangat di dalam menjalankan masa tahanannya di Mako Brimob. Ahok semakin sehat, ia pun juga latihan kung-fu dan keseimbangan badan. Ia juga rutin membaca Alkitab khususnya Injil Yohanes, dan juga belajar bahasa Mandarin.

    Sebelum dipenjara, Ahok pun sudah mengatakan bahwa ia tidak ingin masuk ke dunia politik. Ia ingin menjalankan bisnis perminyakan. Mengapa bisnis minyak? Tentu kita tahu Ahok tidak sembarangan memilih apa yang ingin ia kerjakan. Kita tahu bagaimana the man of integrity yang dikenal dengan nama Ahok ini juga menjadi orang yang terkadang usil dan suka mengerjai orang.

    Ahok tentu tahu bahwa di Indonesia, industri migas saat ini banyak sekali mafia-mafia nakal yang tidak suka harga minyak turun. Tidak sedikit dari mereka yang juga kecewa kepada Jokowi mengenai tarif satu harga yang dilakukan di seluruh Indonesia, khususnya untuk Papua.

    Ahok pun sadar keberadaannya bukan hanya untuk menguntungkan dirinya sendiri, melainkan harus menjadi faedah bagi bangsa. Maka dengan keberadaan Ahok kelak di dunia minyak, ia akan memberikan banyak sekali kontribusi kepada bangsa, dan tentu tidaklah berlebihan jika kita jatuh kepada kesimpulan tersebut.

    Kita tahu selama ini bagaimana ia bekerja untuk rakyat. Ahok adalah anak “prematur” dari Soekarno. Mengapa prematur? Karena ia ada di Indonesia pada waktu yang kurang tepat. Jujur saja, Indonesia saat ini masih belum dewasa menerima keberagaman, meskipun Pancasila sudah berdiri selama hampir 75 tahun.

    Setidaknya kita belajar satu hal dari kondisi Ahok saat ini. Ahok yang ada di dalam tahanan, justru semakin terlihat bebas melakukan hal-hal yang diinginkan. Berbeda dengan Rizieq, di dalam kebebasannya mangkir dari panggilan polisi, ia semakin terlihat seperti orang yang terikat, dan semakin sulit bergerak. Setelah ia keluar dari penjara, ia akan merintis bisnis minyak, yang lagi-lagi akan membuat para mafia migas mulai ketakutan.

    Sepertinya keberadaan Ahok di dunia minyak, akan membuat Pak Tua juga ketar ketir, karena ia pun memiliki anak perusahaan di bidang energi. Wah, semakin Ahok diikat, justru semakin menakutkan. Alkitab dibaca, surat cinta dibaca, fisik dilatih dengan Kung Fu dan latihan keseimbangan, dan membuat ia semakin terlihat mengerikan!

    Betul kan yang saya katakan?



    Penulis :   Hysebastian    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Setelah Karir Politik Hancur, Ahok Beralih ke Bisnis Minyak, Tebak Siapa yang Panik? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top