728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 20 Mei 2017

    Sandiaga Uno, Kembali Berkomentar Tanpa Data Yang Valid

    Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno, kembali membuat statement atau pernyatan konyol, karena tanpa melihat data yang valid dan otentik terlebih dahulu. Sandiaga Uno hanya sekedar membuat pernyatan pujian untuk daerah yang sedang dikunjunginya, yaitu Bogor. Pernyataan itu disampaikan dalam kunjungan pribadinya ke Bogor dalam rangka memeriahkan acara Kebun Raya Bogor 200K Maraton, hari ini.

    Mengapa saya sebut kunjungan pribadi, karena memang Sandiaga Uno belum dilantik menjadi wakil gubernur, masih ada sekitar 4 bulan lagi dia akan resmi menjabat wakil gubernur DKI Jakarta. Dan selama empat bulan tersebut semua kemungkinan masih bisa terjadi. Jadi saat berkunjung ke Bogor, Sandiaga Uno tidak mewakili siapa-siapa, hanya mewakili diri sendiri.

    Kembali ke persoalan statement ngawur, tanpa berdasarkan data di atas. Demikian statement Uno, “Berbeda dengan daerah lain, pelari hanya bisa berlari di pinggiran saja, rebutan dengan kendaraan,” kata pasangan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan ini (Sumber  ).

    Benar-benar ngawur dan berani, asal bicara. Apakah Sandiaga Uno sudah pernah berkeliling di semua kota di Indonesia untuk mencari info data tentang kota atau daerah yang memberikan fasilitas lari untuk masyarakat ke seluruh wilayah Indonesia? Atau paling tidak browshing via internet, untuk mencari tahulah. Saya yakin belum. Jika belum sekali-sekali pergilah ke Salatiga dab!

    Di kota kecil nan sejuk ini, fasilitas lari untuk warga bejibun banyaknya, dan di Salatiga, untuk lari tidak usah rebutan dengan pengendara kendaraan karena memang sudah ada area khusus. Di mana saja di Salatiga tersedia fasilitas itu? Di dekat jalan lingkar Salatiga, dekat agro wisata Salib Putih ada taman kota Salatiga nan sejuk, di dalam kota, ada lapangan Pancasila (pansi) yang sangat ramah untuk berlari, di kecamatan Tingkir (  LINK), ada Taman Tingkir yang luas dan sangat ramah lingkungan. DI semua tempat yang saya sebutkan di atas, masyarakat bisa dengan leluasa berlari.

    Jadi, kalau belum pernah mengadakan survey, jangan asal ngomong. Sekarang anda masih calon terpilih, belum resmi menjabat. Dan kedatanganmu ke Bogor itupun misi pribadi. Bukankah tujuanmu hanya untuk mendapatkan simpati dari masyarakat Bogor, sesuatu yang minim kau dapatkan di Jakarta yang menurut perhitungan KPU 58% memilihmu, namun tanpa apresiasi?

    Kedatangan Sandiaga Uno ke Bogor, selain menghadiri acara Kebun Raya Bogor 200 K Marathon juga ada tujuan lain . Tujuan dolannya Sandiaga Uno ke Bogor, adalah sekalian ingin mempromosikan sepatu pruduk OK OCE, One Kecamatan One Center for Enterpreuneur kan? Lalu pertanyaannya, bukankah kalian berdua (dengan Anies Baswedan) belum disahkan sebagai pejabat DKI Jakarta? Mengapakah kalian sibuk promosi?Jika promosi itu bagian dari “cicilan” tugas kalian sebagai pejabat? Mengapakah pak gubernur terpilih pasanganmu, Anies Baswedan mengelak bertanggung jawab atas keruwetan parkir di tanah abang ( LINK )? Dan malah menyerahkan ke Gubernur yang kalian penjarakan? Mengapakah kalian tidak solid kawan?

    Okelah, tujuan Sandiaga Uno ke Bogor mengemban banyak misi, baik misi pribadi dan juga misi golongan. Permasalahannya adalah, pernyataan-pernyataan konyol seperti yang saya ungkapkan di awal tulisan ini. Sebagai seeorang calon pemimpin, apalagi memimpin Jakarta dengan semilyar persoalannya, adalah sembrono dan gegabah mengucapkan pernyataan tanpa data otentik dan valid . Itu sangatlah berbahaya karena akan ada banyak komentar bermunculan mengritisi setiap tutur kata seorang pemimpin. Namun jika memang sudah siap dengan akibat dari ucapannya, ya silakan.

    Namun perlu diketahui, akibat pernyataan itu, yang mengatakan hanya Bogor yang memberi fasilitas untuk pelari, itu artinya merendahkan para pemimpin kota-kota lain di seluruh Indonesia. Doa dan harapan saya semoga para gubernur, walikota, bupati dan camat di seluruh Indonesia dewasa menyikapi pernyataan Sandiag Uno ini.

    Namun jika toh para pemimpin kota-kota di seluruh Indonesia tidak terima dengan pernyataan Sandiaga Uno, ya silakan di klarifikasi. Yang jelas, pernyataan itu sudah pasti melukai kota-kota atau daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, yang sudah membangun fasilitas-fasilitas untuk masyarakat yang salah satunya adalah fasilitas olah raga (lari) di masing-masing kota.

    Hari ini, dalam peringatan hari kebangkitan Nasional, Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, sudah mengucapkan pernyataan yang sembrono. Pernyataan yang tidakada dukungan data valit sehingga bisa melukai daerah-daerah lain. Namun semua sudah terjadi dan masyarakat bisa menilai, seperti apa wakil gubernur terpilih Jakarta. Khusus untuk warga Jakarta, silakan jalani lima tahun kebersamaan kalian dengan pemimpin pilihan kalian sendiri.

    Salam




    Penulis  :   Dony Setyawan   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sandiaga Uno, Kembali Berkomentar Tanpa Data Yang Valid Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top